Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
jatuh cinta kah?


__ADS_3

Matahari yang mulai tenggelam di ufuk timur tanpak indah jika dilihat dengan mata telanjang. Di sinilah Lanlan dan enam anak berada.


Mereka duduk di bawah Gazebo kecil di kediaman nya.


Ada rasa yang familiar yang datang menghampiri hati ran lan rasanya sudah begitu lama dia tidak menikmati keindahan matahari bersama anak-anak.


Sun Qie sudah diberitahu tentang bagaimana lanlan meyakini jika ini memang adalah reinkarnasi anak-anak mereka.


Awalnya Sun Qie tidak begitu peduli tentang status. Namun justru berpikir bagaimana jika suatu hari anak akan mereka adopsi.


Mendengar bagaimana lanlan yakin, dia juga merasa begitu antusias dan bergerak cepat agar anak-anak bisa segera mereka raih. Akibatnya dia harus rela pulang lebih lama.


Sementara lanlan duduk bersama anak-anak menanti kepulangan Sun Qie rumah. Lain pula halnya dengan Sun Yat yang tidak jauh.


Mari mundur satu jam sebelum nya.


Saat itu Sun yat masih merasa galau. Dia tetap saja ingin kembali seperti dahulu tapi jalannya sudah diblokir dengan sumpah tiga saudara kandung.


Suasana yang indah di pulau lapin nyatanya tidak mampu mengobati lubang hatinya yang menganga.Dia yang di harap kan sudah tidak bisa di gapai lagi.


Penantian seribu tahun yang sia-sia.


Semua terjadi hanya karena sebuah obsesi yang tidak masuk akal. Sekarang dia telah kehilangan Riana juga lanlan seng dewi.


Masih untung dua kakaknya menerima dirinya dengan baik jika tidak apa yang harus dia lakukan.


Sun yat berjalan sendirian di pasir putih tanpa menyadari ada seseorang yang berlarian ke arahnya.Sehingga ..


Buk..

__ADS_1


Dalam kondisi yang tidak siap tentu saja Sun Yat merasa sakit ketika tubuhnya tiba-tiba di tubruk oleh seseorang yang tidak dikenal sama sekali.


Merasa tidak bersalah tentu saja Sun Yat sedikit emosi. Karena orang yang menabrak nya ini jelas melakukannya karena tidak hati-hati. hanya saja dia belum berbicara tapi orang yang menabrak nya sudah menangis dan lebih dahulu. Dari suaranya saja orang bisa tahu jika itu adalah seorang gadis remaja.


" kakak maafkan aku aku tidak sengaja" katanya di sela-sela tangis nya. Kepalanya menunduk untuk membersihkan sisa-sisa pasir di celana nya.


Gadis itu memakai hijab berwarna pink polos.


Dia juga memakai pakaian serba tertutup yang tentunya berbeda dari kebiasaan Sun Yat. Tapi menemukan seorang gadis muda memakai hijab sangat lazim di Indonesia. Hanya saja ini bukanlah negara indonesia jadi dari mana gadis ini datang.


Sen Yat mendapati jika celana di lutut gadis itu sedikit robek akibat benturan mereka berdua. Atau celana itu memang sudah robek sebelumnya . Entah lah.


"Kamu tidak apa apa?"Tanya Sun Yat.


Mendengar pertanyaan Sun Yat, gadis itu menengadah kan kepalanya dan tersenyum kearah Sun yat seraya berkata dengan lirih


"Tidak kak ,aku baik-baik saja"


Mendengar suaranya , melihat wajahnya tiba-tiba saja hati Sun Yat berdetak secepat kuda yang berlari.


Ini....


Seumur hidup hati Sun Yat tidak pernah berdebar secepat ini. Meskipun itu di depan lanlan. Sejujurnya di hati Sun Yat ,lanlan adalah seorang dewi yang harus dimuliakan. Apalagi ketika itu statusnya adalah suami dan istri.


Dia menghormati nya ,dia menghargai nya ,dia menyayanginya tapi apakah dia juga mencintainya?


Sejak kejadian bersama Riana ,hatinya juga sering bertanya apakah perasaan yang selalu di sematkan di hati untuk lanlan bisa disebut dengan cinta.


Jika itu adalah cinta ,kenapa tidak ada kecemburuan ketika lanlan bisa bersama dengan dua saudaranya yang lain.

__ADS_1


Jika itu ada cinta kenapa dia tidak bisa sabar untuk menunggunya sedikit lebih lama. Cinta yang sebenarnya adalah cinta yang tidak mengenal waktu. Alih-alih menunggu lanlan asli datang,dia malah tidak menolak lanlan kw.


Bersama lanlan, hatinya tidak pernah berdetak kencang. Bersama lanlan dia tidak pernah merasakan cemburu sedikit pun. Bersama lanlan dia juga tidak pernah merasa ingin melindungi karena ada dua kakak yang sudah memenuhi itu.


Tapi sekarang hatinya bisa berdetak begitu kencang hanya dengan sekali lihat. Itupun kepada gadis yang belum pernah dia lihat sebelumnya.


Apakah selama ini dia memang tidak pernah mencintai seorang lanlan melainkan hanya memenuhi tanggung jawabnya sebagai seorang suami bersama. Apakah kakak tertua benar dia tidak pernah mencintai hanya merasakan sebuah obsesi.


Jika hatinya berdetak sekarang untuk gadis di depannya ini apakah ini yang disebut dengan cinta...


"Halo aku Sun Yat "


"Ohh hai kakak, aku dinda hehe"


Dinda nama yang bagus seindah orangnya.hai panggil aku kanda. Sun Yat makin terpesona melihat senyum manis yang diberikan oleh gadis yang mengaku bernama dinda ini.


Akhirnya mereka berbicara panjang lebar dengan duduk di tepi pantai meskipun masih memiliki jarak.


Dinda datang ke pulau lain karena sepupunya mendapatkan hadiah jalan-jalan gratis. Kebetulan sekali sepupunya ini memiliki seorang anak si usianya jadi dia diajak untuk menemani sepupunya itu.


Adapun kenapa dia berlarian tadi itu karena dia sedang mencari sepupunya yang pergi entah kemana. Beruntung sepupunya ini baru saja menelpon mengabarkan bahwa dia sedang ada di penginapan.


Dia ingin kembali ke penginapan tapi Sun Yat menahannya untuk bertanya beberapa hal lagi. perbincangan mereka tidak begitu lama hanya memakai waktu sepuluh menit tapi bagi Sun Yat itu adalah sepuluh menit yang paling berharga di dalam hidupnya.


Sepeninggalan gadis itu, Sun Yat masih duduk di tempat semula menikmati matahari tenggelam. Dia jelas merasakan sebuah dorongan yang aneh keinginan untuk mengetahui lebih lanjut siapa gadis itu.


Meskipun mereka baru saja bertemu tapi wajah dan senyumannya sudah terutama jelas di benak Sun Yat.


Senyumannya begitu manis dan telah di rekam jauh ke dalam pikirannya. Sehingga matahari yang tenggelam kalah indah nya sekarang.

__ADS_1


Dinda...


Nama yang indah.


__ADS_2