Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
dua jebakan batman


__ADS_3

Gerobak sapi sun zie bergerak menuju desa. Sun zie dan ibunya pulang setelah memeriksa bahan apa yang perlu stok untuk besok.Sambutan pembelian cukup bagus,pelanggan nya masih ada di golongan menengah ke atas karena lokasi toko yang bagus. Kata orang belum kaya bila belum membeli barang di toko Lanlan Mall.


Stok beberapa barang bahkan tidak cukup sampai siang namun lanlan tetap tegas dengan keputusan nya. Tapi meskipun begitu,Beberapa jenis barang contoh nya sabun mandi dan beberapa wewangian jadi cepat habis dan siapapun bisa berjalan dengan bangga bila dapat membeli beberapa barang itu di sana.


Di dalam gerobak masih ada beberapa orang penumpang termasuk paman lanlan yang ke kota menjual balok es.Dia sibuk bercerita dengan pengalaman nya hari ini.Dia mendapatkan pesanan dan mengantarkan nya tadi pagi tapi itu belum cukup, masih ada beberapa balok es yang perlu di kirim siang ini dan keuntungan nya masih lumayan bagus. Senyuman nya cerah sampai ke telinga.


"Hari ini masih untuk dua perunggu tapi besok ada beberapa pesanan lagi jadi buat lah es lebih banyak baik? "


"Baik paman, jangan takut lanlan kami bisa membuat banyak es batu,hahaha"Sun zie yang jarang tertawa tapi dia sekarang ikut tersenyum, dia ingin memamerkan lanlan di mana mana agar semua orang tau dia lah suami yang beruntung itu.


"Huh anak itu sungguh berbakat hanya saja bakat nya baru terbuka sejak masuk ke rumah kami jadi terimakasih untuk kalian"nenek langsung menanggapi


"Ya dia bintang keberuntungan kalian tapi kami juga bisa mendapatkan sinar itu masih berkata ibu sun dan penutup "


"Hohoho kau benar anak itu tidak menyimpan dendam sama sekali hanya tau bagaimana menghasilkan uang, lihat saja, toko kami laris setiap hari walaupun harga nya sedikit mahal"


"Tidak masalah mahal ini juga karena tokonya memerlukan biaya operasional yang cukup besar lagi pula kemasan dan harga nya jelas dan jujur"


"Kau benar hahaha"


"Hari ini ada beberapa stok yang kosong di toko.Lanlan enggan memasok nya lebih banyak katanya nanti susah di hitung di penghujung hari"


"Hemm ada baiknya kalian belajar menghitung, takut nya kepingan perak tidak cukup di hitung dengan tangan"


Mereka tertawa bahagia, senang bisa menghasilkan uang.Perjalanan pulang ke desa tidak terasa dan itu nyaman.Tapi gerobak sapi di hentikan oleh paman kang lelaki tua di pinggir desa.


Lelaki ini agak kurus tapi sedikit bersih. Dia berkeringat bergegas datang ke gerobak sapi Sun Zie.


"Ohh untung lah aku bertemu kalian di sini,ada masalah di rumah kepala desa, ayo cepat lah ke sana"


"Masalah?"


"Ini sun Qie yang di arak ke desa"


"Apa? " ketiga nya terkejut mendapatkan kabar dari lelaki tua ini.

__ADS_1


Lelaki tua itu bercerita panjang lebar tentang kejadian Sun Qie yang berpelukan di ladang.Ini memalukan untuk keluarga, wajah tiga orang yang tadi tertawa jadi hitam. Sapi di pecut agar lebih cepat,penumpang juga tak sabar ingin melihat kegembiraan yang langka di desa mereka.


Tiba di rumah kepala desa ada sun Qie yang sudah babak belur di hakimi warga.Dia terbaring tak berdaya di tanah, bajunya juga sudah robek di sana sini.Orang orang berbusa berbicara kotor tentang nya.


"Qie'er, oh putra ku adaapa dengan mu huwaaaa" Nenek sini menghamburkan diri memeluk Sun Qie yang lemas.Berkali kali dia menyapu luka di sekujur tubuh nya.


"Qie'er..... "


Sun Zie datang langsung ke kepala desa dan bertanya tentang kronologi penangkapan.Makin lama wajahnya makin hitam seperti pantat kuali.Urat tangan nya menonjol karena mengenggam terlalu keras.


"Nikahkan mereka besok" putusnya marah. Dia segera ingin memisahkan diri dari lelaki bejat tak tau diri ini.


"Bagus ini pengaturan yang benar" beberapa orang menganggap ini hal yang baik jadi dengan mudah semua nya setuju. Nenek sun tak bisa berkata kata hanya duduk menangis di tanah sambil memeluk Sun Qie yang berontak tak terima.


"Ibu.. aku.. ti.. dak... " Meskipun menyangkal nya tapi siapa yang mau percaya. Sun Qie putus asa tanpa harapan.


"Baik mari kita putuskan demikian, jadi pernikahan akan di langsung kan besok pagi" kepala desa wang cukup murah hati atas keputusan ini tapi ada yang lupa dengan singa betina yang baru datang bersama rombongan lain.


"Pernikahan? siapa?"tanya lanlan bergelegar hingga beberapa orang menyingkir memberi jalan padanya. Di jalan tadi lanlan sudah mendengarkan kisah Sun Qie. Dia makin geram apatah lagi suami ke duanya ini tak pernah mengakui hal ini.


"Ya siapa kalian yang bisa memutuskan hal ini, ayo hadapi aku! " pekiknya marah. bukan satu tapi dua suaminya akan lepas dari genggaman. Ini tidak bisa di biar kan. Rupa nya banyak lotus putih di desa yang polos ini.


"Lanlan, adapun kau Terima atau tidak kau tidak punya kualifikasi apapun dengan identitas mu saat ini jadi kau tidak bisa bicara omong kosong"kepala desa wang sedikit mengeluh atas perkataan lanlan yang menurut nya itu tak wajar.Semua keputusan sudah bulat dan di setujui oleh orang ramai.


" Kepala desa wang, aku menghormati mu selama ini, tapi sekarang kau belum membuka matamu.Cari tau sebab akar masalah dan tanyain pelaku atau korban tapi tidak kalian main hakim sendiri. Masalah ini kalau tidak di selidiki lebih lanjut maka jangan salah kan aku membawanya ke yamen"Ancam nya tak takut


"Apa yang akan kau selidiki lagi, kami saksi nya"kata warga yang kebetulan menyaksikan adegan peluk memeluk itu.


"Ya ya kami melihat dengan mata kepala kita sendiri"


"Lanlan, kau punya tiga suami jadi mengapa tak kau lepaskan satu, lihat betapa serakah nya dirimu"Semua orang punya satu suami malahan para suami malah punya selir dan selir lagi tapi dia masih punya tiga dan bersikeras mempertahankan ke tiganya tanpa ampun.


"Ya benar dia serakah"


"Ckckckck"

__ADS_1


Semua mulai menuduh lanlan secara langsung hingga lanlan mendidih di tempat. Tiba-tiba dia menghentakkan meja hingga meja roboh terbelah dua.


"Diam.....


" Lanlan sabar lah, Adik ke dua juga bersalah, dia...


"Apa?Suami pertama, dengar kan, arti dari sebuah keluarga adalah berdiri bersama baik susah ataupun senang. Tapi lihatlah dirimu, apa kau bertanya padanya? "Orang luar tak akan mengerti tapi kenapa Sun Zie memilih percaya orang lain tanpa bertanya terlebih dahulu, menurut lanlan ini lucu.


"Aku...


"Jika suatu hari aku di jebak lelaki di rumah apa kau akan membuang aku tanpa bertanya ada apa dan kenapa? "pertanyaan lanlan tak masuk akal dan terkesa berani. Matanya membulat penuh menusuk ke dalam mata sun Zie.


"Lanlan itu masalah lain, kita...


" Tidak kau sama seperti semua orang, meskipun aku belum lama mengenal kalian, tapi aku yakin suami ke dua ku adalah orang yang baik tapi kalau itu kau, suami pertama makan mungkin aku percaya "Dia marah benar benar marah, sebagai kakak tertua dia gagal melindungi adik nya malah ikut mendorong nya ke lubang api.


"Apa?"Sun Zie merah padam di marahin lanlan di depan semua orang. Tapi dia harus menahan dan mengakui memang dia belum bertanya pada adik ke duanya.Tapi seburuk itukah dia di mata lanlan.


" Lanlan apa maksud mu, sun qie di jebak? "tanya kepala desa tak puas, dia merasa dia di fitnah karena bias. Desa nya selalu damai tanpa pertengkaran apapun tapi mengapa sekarang jadi begini.


"Aku percaya itu, ada sekelompok orang yang mengincar nasi putih kami. Kalau masalah nya hanya suami ke dua mungkin aku tak akan meributkan nya tapi lihatlah lagi, ini suami ke tiga ku juga berkerabat kulit di sungai, hah, alasan apa lagi ini yang bisa di buat bula tidak jebakan,sungguh lotus putih" Lanlan meludah ke tanah dengan jijik.


"Sun Yat? "Sun zie tercengang lalu menatap. lurus ke arah adik bungsu nya.


"Kakak"


"Ada apa ini, kenapa tiba-tiba ada kejadian aneh di desa kita" beberapa orang berbisik bisik, keraguan mulai tampak.


"ya kau benar, di sini sun Qie di sana sun Yat aneh kan?"semua berkata kata tak jelas namun tiba tiba lanlan merubah angin, dari marah jadi menangis sedih. Dai memegang tangan kepala desa yang bisa di anggap tabu juga.


"Kepala desa, tolong bantu kami.. huwaaaa.... "


?????


????

__ADS_1


__ADS_2