
Musim dingin telah berlalu tapi Sun Zie belum kembali seperti yang di jadwal kan.Ini sudah lebih dari satu bulan berlalu sejak kabar itu sampai.Keluarga besar Sun juga telah khawatir sekali. Mereka juga berinisiatif mengirim beberapa orang untuk mencari kabar tentang itu.
Setelah menunggu beberapa waktu, akhirnya sepucuk surat datang dari kota pusat.Kebetulan sekali,surat ini sampai di kediaman resmi pada saat Lanlan sendirian di rumah.
Lanlan tercengang ketika dia mulai membaca isi surat itu.Di kota pusat, kabar tentang gugurnya sang Jendral besar telah tersebar luas.Apalagi Istana juga membuat tugu penghormatan untuk nya yang bisa di baca oleh siapa pun.
Ada juga beberapa gerbong hadiah belangsung kawa yang di terima oleh keluarga tunangan nya.Beberapa harta peninggalan almarhum telah di ambil alih oleh istana.Adapun Kaisar mengatakan kota pusat sedang berkabung selama dua puluh minggu sejak kematian sang jendral dikonfirmasi.
Hati Lanlan langsung nyeri begitu selesai membaca.Berita apa ini?
Bukan kah dia akan pulang?
Bagaimana jika kabar ini benar? apa mungkin ada jendral lain dengan nama yang sama di kota pusat? Apa kali ini dia benar benar pergi? serius?
Tanpa sadar tubuh nya merosot di lantai yang dingin.Kali ini dia.. dia benar benar pergi?"Lanlan membeku di tempat.
Orang yang pertama pulang saat itu adalah Sun Yat. Dia memang sibuk tapi sangat jarang dia melupakan masalah rumah. Bagi Sun Yat tugas sebenarnya adalah mengurus rumah dengan baik. Jadi dia memang selalu pulang untuk memastikan Anak anak makan siang dengan teratur.
Tapi saat ini hanya Lanlan yang perlu diperhatikan sedang kan dua anak yang tinggal di asrama sekolah hanya akan pulang di hujung minggu.Dua bayi kembar juga sedang aktiv sekali jadi di usahakan agar tidak mengganggu Lanlan lebih banyak.
Batu kecil dan bintang kecil juga anak yang pengertian dan tidak rewel.Mereka malah terkadang lebih asik bermain di luar rumah bersama para pengasuh nya. Itulah sebab ya Lanlan hani sendirian hari ini.
Sun Yat buru buru mengemas makan siang Lanlan di mampan.Pelayan bilang Lanlan telah melewatkan waktu makan siang dengan berada di kamar sepanjang pagi.
Tok.. tok... tok...
Sun Yat mengernyit kan dahi karena tidak ada sahutan dari dalam kamar.Setelah menimbang dia membuka pintu kamar perlahan lahat. Pikirnya Lanlan pasti sedang tidur siang. Siapa tau begitu pintu di buka, dia melihat Lanlan duduk di lantai dengan diam tanpa ekspresi apa pun. Tapi begitu wajahnya sudah seputih kertas.
__ADS_1
"Sayang?"
Sun Yat terkejut dan buru buru datang untuk melihat kondisi Lanlan.Dia menguncang pelan tubuh Lanlan yang sedikit kaku.
"Sayang, sayang, ada apa? merasa pusing?"Lanlan baru pulih beberapa waktu kemudian.Dia menatap Sun Yat dengan kosong.
" Sayang?katakan sesuatu jangan diam begini? "ujarnya khawatir.
"Suami ke tiga, aku.. aku" tidak bisa berkata kata, Lanlan hanya membuka tangannya yang menggenggam surat sedari tadi.
Sun Yat yang bingung menggapai surat dan membacanya sekilas hanya untuk duduk dengan spontan di lantai.Hatinya terluka seketika itu juga.
"Kakak, kakak pertama, tidak mungkin kan Sayang? dia telah selamat dalam beberapa tahun ini dan kali ini pasti begitu juga kan? "
Dia tidak percaya,keberuntungan kakak nya hanya sampai di sini.Meski terpisah oleh jarak dan waktu tanpa sedikit pun kabar,hati selalu berbicara bahwa dia baik baik saja.Hanya saja sekarang kaisar sendiri telah mengkonfirmasi masalah ini jadi bisakah Kaisar salah tebak kali ini?
"Suami ketiga, kirimkan surat ini pada yang lain, tinggal kan aku di sini sebentar"
"Sayang, bisakah kau bersabar?"
"Aku akan, jangan khawatir, pergilah"
Sun Yat bangun dengan lesu dan berjalan ke pintu.Sebelum pergi dia melihat Lanlan sekali lagi. Seolah olah Lanlan adalah orang yang paling terluka di sini.
Sedangkan Sun yat?
Selain terkejut dan sedih ada juga rasa bersalah yang besar.Jika di tanya kenapa, sebenarnya dalam beberapa hari sebelum nya, dia dan kakak ke dua sedikit gugup dan berpikir kakak adalah saingan cinta terberat nya. Sempat juga berpikir adalah lebih baik juka dia tidak pulang sama sekali. Setelah di pikir lagi, pemikiran seperti itu adalah jahat dan tidak benar.Sekarang Kakak pertama benar benar tidak akan kembali lagi, tidak akan pernah bisa.Siapa yang bisa di salah kan.
__ADS_1
Lanlan duduk dan bangun dalam waktu berdekatan. Dia sedikit linglung pada akhir nya memilih berbaring di kang.
Beberapa memori tentang Sun Yat bukan lah memori tentang keabadian cinta, hanya sosok kuat yang mendominasi meskipun dalam keadaan cacat fisik.Dia cukup mampu memberikan ketenangan fikiran ketika keluarga di pisahkan.
Hanya dengan kepercayaan dirinya yang kuat dian mampu memimpin keluarga nya menjadi lebih baik.Sifat sifat awal seorang jenderal jelas terlihat di waktu muda.
Setelah berpisah, dia bangkit dan bergerak di belakang layar.Dengan petunjuk nyaSun Qie fi lemparkan ke ladang keluarga.Dengan petunjuk nya juga Sun Yat bertindak di dapur dan dua anak segera bertugas di mencari sayuran liar sementara ayah dan ibu nya tidak ada hubungannya sama sekali. Keluarga kecil yang terorganisir dengan baik.Semua berkat dia.
Keahlian nya bertarung di hutan juga terlihat di medan perang. Banyak orang yang tidak akan pernah menyangka, dirinya pernah membunuh seekor Harimau dewasa hanya dengan tangan kosong.
Demi bulu harimau yang mulus tanpa robek, dia merencanakan sesuatu pada harimau itu.Setelah mengawasi harimau di sarangnya selama beberapa hari, Sun Yat pulang ke rumah.
Pada saat itu kakinya sudah cedera tapi tidak begitu parah.Jadi dia masih bisa berjalan pincang.Dia pulang demi meminta Sun Qie ke kota untuk membeli beberapa ramuan yang bekerja sebagai obat tidur.
Dengan membawa obat tidur dosis besar, dia bersama Sun Qie naik ke gunung hanya untuk menaburkan beberapa pon obat tidur ke sarang harimau dengan diam diam.
Setelah menunggu beberapa waktu, harimau tidur tanpa mengerti hari itu dia tertidur untuk selamanya.Tanpa banyak usaha dia berhasil menundukkan harimau muda dalam sekali jalan.
Tapi mereka pergi ke kota melalui sisi bukit yang lain. Mereka berdua menjual nya dengan harga tinggi.Kondisi yang masih segar dan bagus tanpa banyak luka membuat mereka mendapat hampir empat puluh koin perak saat itu. Hanya dengan uang itu keluarga mereka berpisah dengan hati tenang.
Semua berpikir, uang yang di gunakan untuk membeli Lanlan adalah uang dari perpisahan keluarga, itu tidak benar sama sekali.
Mereka memiliki banyak uang saat itu dari menjual harimau diam diam tapi kesehatan Sun Yat masih menggunakan banyak usaha pada akhirnya kaki Sun Zie tidak pulih dan uang terus menipis dari waktu ke waktu.
Setelah menimbang banyak hal,Sun Zie menerima usul ibu untuk mengambil Lanlan sebagai istri bersama.Mereka harus memiliki wanita di rumah tapi tidak akan mungkin memiliki banyak uang untuk mahar jadi...
Lanlan semakin masuk ke dalam kenangan lama dan terpaku untuk itu. Di saat yang sama, kabar itu sampai ke keluarga yang lain.Tidak ada yang tidak sedih dengan kabar ini dan jelas malam ini adalah malam terburuk dalam keluarga Sun.
__ADS_1