
Selir ke dua masuk ke dalam kediaman resmi paman ke tiga.Suasana meriah begitu terasa tapi kali ini bibi ke tiga tidak begitu terluka.Di hati dia merasa kehangatan dari ibu mertua.Dalam diam dia menyesali keputusan nya dulu tapi dia bertekad akan mempertahankan kedamaian keluarga Lan sampai akhir hayat nya. Keluarga ini berhak bahagia setelah merasa pahit di sepertiga kehidupan.
Satu selir dan dua selir, banyak wanita yang memiliki ini dan banyak juga yang mampu mengatasi intrik-intrik licin para selir tapi dia bisa belajar dan bertanya pada Lanlan, keponakan yang mampu.
Hanya saja keponakan ini mempunyai hidup terbalik, dia wanita yang memiliki "Dua selir" di samping satu suami resmi.
Adapun Lanlan, orang yang di pikir kan.lagi lagi tidak berpartisipasi dalam proses pengangkatan selir kedua. Kali ini dia sudah sukses menyelesaikan misteri biji plastik.
Ada beberapa lagi dokumen tentang penggunaan biji plastik yang akan di ajukan pada keluarga han.Penemuan biji plastik pasti akan membuat riak besar dalam bidang pot dari tanah liat.
Untuk menghindari kerugian yang tidak perlu, maka kesepakatan ini harus di berikan pada keluarga itu.Bukan karena masa lalu, tapi keluarga ini memang memiliki bakat , jujur dan bisa dipercayai.Senang mengenali mereka lebih awal.
Bukan hanya praktis, pot dari plastik mudah di bentuk dan ringan tidak mudah pecah. Untuk pengiriman jarak jauh, pot dari plastik paling cocok.Melalui pengemasan yang bagus bukan tidak mungkin bahan terkait lebih tahan lama.
Bersama dengan biji plastik,Lanlan juga telah bekerja sama dengan kota Z untuk membeli sejumlah barang lagi.
Kebetulan pihak kota Z memiliki bahan aluminium dan beberapa bahan untuk membuat kaca.Ini mungkin masih memerlukan waktu lagi tapi itu tidak akan lama lagi untuk pabrik pengalengan ikan.
Botol kaca juga akan mengambil alih tugas pot tanah liat di masa depan. Lanlan sangat menantikan tiga hal ini. Pot plastik, botol kaca dan ikan dan buah kalengan.
Akan ada banyak produk yang di hasilkan di masa depan.Buah buahan agak sulit dijual segar jadi salah satunya adalah pengawetan.
Setelah bekerja tanpa "lelah" di ruang ajaib nya, dokumen tentang tiga produk ini segera berpindah tangan pada sang sekretaris.
Sekretaris harus menyelesaikan nya dan ini sangat mudah karena mereka sebenarnya hanya tinggal praktek tanpa harus meneliti lagi. Hanya menunggu bahan bahan nya tiba di bukit lapin.
__ADS_1
Setelah sekretaris pergi, Lanlan berdiri di depan jendela. Tangan nya mengelus elus perutnya yang sudah agak gembung.
Matanya menangkap salju yang turun dengan kepingan kecil yang indah. Saat ini dulu di desa,biasanya orang akan "berhibernasi"di rumah. Terlalu dingin untuk beraktivitas.
Tapi sekarang, bukit lapin tidak melakukan itu. Sebaliknya bukit lapin sedikit semarak. Bukit lapin sedang menerima " turis"gelombang pertama nya.
Lanlan pergi diam diam ke theater bukit lapin. Di sini dia melihat beberapa "turis" yang agak bingung dan merasa aneh dengan tema yang di tulis dengan kaligrafi cantik di dinding.
Di era ini, orang jarang melihat pementasan. Hanya rumah bordir yang melakukan itu tapi dengan sedikit perilaku nakal dengan maksud meraih tamu.
Meski pun "turis" datang dengan misi bisnis tapi mereka sebenarnya membawa serta beberapa. keluarga. Masih awal tapi hampir semua hotel terisi meski tidak bisa di bilang penuh.
Memang Lanlan telah mendirikan sekolah tari dan sekarang seperti nya tarian dan drama bisa di pentaskan setiap malam. Para "Turis" digiring untuk membeli tiket untuk bisa masuk.
Sama seperti di era modern, di sebelah konter tiket ada tempat untuk popcorn dan itu terjual cepat seiring tiket laku.Semua orang penasaran dengan apa yang akan di tampil kan malam ini.
Dulu mereka memang bertugas "menghibur" tapi pada akhir nya mereka merasa terhina di saat yang sama.Ada kekecewaan di hati tapi siapa mereka yang bisa menolak tradisi.
Setelah belajar acting selama beberapa minggu dengan panduan sebuah "dokumen" dari lanlan. Tibalah saat nya semua kerja keras ini di tampilkan. Kisah pementasan kali ini di beri nama.
...,...Putri Wen..
Nama gadis yang umum tapi sebenarnya adaptasi dari kisah cinderela yang memakai latar cina kuno.
Lanlan duduk di kursi VIP bersama Sun Yat. Dia fokus dan sangat menantikan pementasan ini.
__ADS_1
Seorang gadis berpakaian bangsawan keluar dengan tangisan pelan. Dia melambaikan tangannya lada satu gerbong kereta yang bergerak menjauh seraya bernyanyi dengan cara tradisional yang agak rumit.
Dalam nada lagunya, terdengar keluhan tentang ayah nya yang pergi berperang.Rupanya gadis ini adalah seorang putri jendral kecil.
Dalam lagu dia berkisah bagaimana sang ayah di paksa oleh ibu tiri agar membuat jasa demi pangkat yang tinggi.
Lagu demi lagu bergema di theater,bahkan ibu tiri dan dua gadis kecil lain hanya bernyanyi menghina kesedihan yang di derita.Tapi itu hanya penghinaan verbal.
Setelah bernyanyi selama dua puluh menit adegan segera berganti. Seorang lelaki separuh baya (menggunakan efek) berlari dan berputar dengan irama pedang yang dangkal dan tajam.
Di sinilah letak nya perbedaan Theater bukit lapin.Gadis muda tadi sebenarnya adalah gadis dewasa yang telah berkecimpung dalam dunia hiburan sejak dia masih muda.Dua berubah menjadi gadis belia yang lembut dan rapuh menggunakan efek kosmetik kontemporer.
Begitu juga dengan lelaki separuh baya yang sebenarnya adalah seorang gadis. Banyak orang percaya dunia hiburan adalah dunia Wanita jadi lelaki di dunia hiburan seperti nya adalah tabu.
Mengenai kesenian pedang, para penghibur di era ini di ajari dengan berbagai keterampilan dan seni beladiri dasar juga termasuk ke dalam nya
Ada lebih dari sepuluh orang yang menarik kan tarian pedang, alih-alih anggun dengan tambahan efek suara ini benar-benar menjadi tarian perang yang sesungguhnya dan darah merah palsu di pakai di mana mana, hasilnya ada beberapa penonton yang bahkan menjerit.
Tak ada lagu tapi semua terdiam dengan jantung di tenggorokan.
Lelaki separuh baya segera tumbang pada akhir nya dia di tinggalkan sendiri.Sebuah irama sedih mengiringi dalam beberapa menit sebelum beberapa orang datang dan menatapnya dengan berkata.
"Dia mati , bawa ataupun tinggalkan"
Sebuah wajah segera bersikap merenung jauh sebelum berkata lantang"tinggalkan saja dan kabari keluarga nya, dia gugur secara terhormat "
__ADS_1
Orang orang itu pergi meninggalkan "Jasad yang pelan pelan di tutupi ribuan bunga yang jatuh dari " langit "
Lanlan segera terhanyut dalam emosi, dia seperti kembali ke era modern dan melihat pertunjukan aslinya. Cinderella....