Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
balon udara


__ADS_3

Dalam waktu sekejap, ada ribuan mayat tidak utuh di depan pintu gerbang bukit lapin. Siapa yang tai mayat mayat itu dulunya orang yang gagah tidak kenal takut. Sekarang Sun Qie menimbun nya menjadi bukit mayat kemudian membakar mereka hingga habis.


Sun Qie tidak akan membiarkan Bukit lapin benar benar kosong. jika tidak ada orang, hantu pun bisa menjadi penghuni nya.


Meski begitu,Sun Qie masih punya hati nurani, dia melakukan ritual kremasi agar roh roh itu nyaman tinggal di bukit lapin ini.Tidak lupa dengan kata kata yang penuh dengan kebencian.


"Jangan salahkan aku, jika ingin balas dendam, carilah Kaisar "


Setelah membakar dengan bantuan minyak yang banyak, mereka kembali ke kediaman resmi. Lanlan baru saja terlelap ketika mereka masuk ke halaman.


"Apa ini?"


Di halaman, ada keranjang besar seukuran kapal,ada juga kain besar yang teronggok tidak jelas bentuk nya. Ini aneh dan untuk apa.Tapi Sun Qie tidak heran lagi dengan hal hal ganjil yang tiba-tiba ada, sudah biasa.


"Mungkin dari istriku,nanti saja,mari kita istirahat di dalam.Kita bisa berangkat besok pagi"sebelumnya mereka harus bergegas tapi sekarang mereka jadi lebih santai.


" hem baiklah" setelah melihat keampuhan senjata senjata itu, mereka tidak merasa aneh lagi.Mereka malah merasa tidak sabar melihat apa dan untuk apa itu.Hanya saja sekarang waktu nya tidak tepat, mereka meras begitu bersemangat memotong 'tahu'


Jadi mereka perlu istirahat sejenak.


Pertama masuk, Sun Qie langsung ke kamar Lanlan yang seperti nya tidak tau apa yang terjadi.Dia melihat Lanlan tertidur pulas dengan pot 'abu' di samping nya.


Lanlan mencari pot yang persis sama dan meletakkan abu palsu di dalam nya.Pot abu yang asli sudah di letakkan di muzium untuk lebih aman.


Sun Qie tidak berniat untuk mengganggu,dia pikir Lanlan lapar jadi dia akan pergi ke dapur.Tapi di dapur para penjaga bayangan sudah duduk cantik di meja makan dengan beberapa hidangan sederhana.


Sun Qie langsung masam. Sepanjang pernikahan mereka, Lanlan tidak pernah masuk ke dapur tapi sejak Sun Yat pergi..


Sun Qie duduk di meja dan memulai makan siang dengan patuh. Air matanya ingin keluar ketika menyantapnya. Lanlan tersayang memasak nya dengan susah payah,tapi dia bahkan tidak bisa memakannya.


Asinnn....


Harus bisa,makan.. makan...


Sun Qie mengintip ke arah enam penjaga bayangan yang makan dengan santai. Mereka benar benar tidak merasakan sesuatu tentang masakan ini. Mungkin mereka sudah terbiasa dan tidak pilih-pilih makanan. asal bukan racun pasti di embat...


Gluk...


Gluk...


Gluk...


Selesai makan, Sun Qie menyesap tiga cangkir air sekaligus,perutnya langsung penuh dengan air.


"Ahhh....aman..! "


Bagaimana cara penjaga bayangan makan, Sun qie tidak peduli. Dia pergi ke aula utama setelah makan dan duduk di kursi.

__ADS_1


Tak lama, ke enam penjaga bayangan datang, mungkin mereka sudah membersihkan piring kotor sebelumnya. Sun Qie ingin membicarakan cara untuk mereka pergi.


"Kita berjalan kaki ke kota berikut nya, lalu beli gerbong kereta untuk sampai di sana.Menurut mu ini bisa terjadi? "Katanya meminta ide dari pria bertato.


"Kalian sekarang adalah buronan dengan harga tinggi,jadi itu ide yang buruk"pada titik ini sebenarnya ada keanehan kecil.


Tidak pernah ada tuan yang bertanya pada penjaga bayangan, apa yang harus dilakukan selanjutnya.


Biasa nya mereka hanya menerima perintah saja. Mereka bahkan tidak di perbolehkan untuk bertanya.Tidak biasa memang tapi hati terasa hangat.


Mereka berbagi pikiran dalam beberapa waktu tapi menemukan jalan buntu. Paling bagus jika mereka bisa sampai di tempat dengan cepat tapi banyak halangan lain.


Perjalanan akan berlangsung lama dan Lanlan begitu lembut tidak mungkin tahan dengan itu.Mereka harus berjalan tanpa bisa di ketahui oleh mata mata Kaisar. Semua langkah harus di pikir kan lebih dalam. Pemikiran Kaisar sudah jauh ke depan jadi dia mungkin saja sudah memblokir segala jalan yang paling memungkinkan untuk di lalui oleh mereka.


Sin Qie mungkin bagus dalam pertempuran tapi jelas kalah saing dengan otak maju yang di miliki oleh Sun Zie.


Semua orang sekarang terdiam dengan pemikiran masing-masing.Ketika Lanlan datang semua bangkit untuk memberi kan penghormatan padanya.


"Putri Lanniang, panjang umur!! "


"Tidak perlu begini, bangun lah"Lanlan tidak menyukai perlakuan seperti ini.


"Baik"


"Apa yang kalian bicara kan tadi,sepertinya kalian masalah?" tanya nya ramah


"Begini saja, tolong lakukan ini,pertama tama, ambil empat buah sepeda di gudang, bawalah ke halaman.Kau... bla.. bla... bla....


" Baik "


Tidak ada yang bertanya kenapa, tapi mereka sudah terbiasa begini, jadi mereka dengan cepat melakukan segala yang di perintah.


Empat sepeda keluar dari gudang,mereka mengerjakan semua yang Lanlan minta. Hingga sore semua hal selesai dilakukan. Pekerjaan mereka sungguh rapi dan halus. Lanlan mau tak mau merasa malu sebagai orang modern. Pengerjaan mereka sama seperti pengerjaan dari pabrik.


Karena sudah selesai, Lanlan mengatur isi dari keranjang besar itu.Ada ruangan kecil di sana.Dia meletakkan selimut dan membuat segala sesuatu yang nyaman untuk tiduran.Diluar ruang,ada kotak kecil yang segera penuh dengan senjata yang tersisa.


Panci sup sisa dan bubur nasi juga dia ambil.Siapkan beberapa sumpit juga untuk makan malam.


"Ambil sepedanya"


"segera"


Sepeda di susun begitu saja, ini akan berguna sebagai tenaga tambahan.Empat sepeda akan di hubungkan secara tidak langsung dengan empat kipas angin besar. Jika sepeda di kayuh maka kipas akan berputar itu bekerja baik sebagai gaya dorong.


Ada juga penghubung antara sepeda dan sesuatu yang digunakan sebagai kemudian. Jadi balonnya akan bisa bergerak sesuai keinginan alih-alih mengikuti langkah angin.


Ketika api pemicu di hidup kan, balon membesar seperti dipompa. Sun Qie merasa takjub tapi tidak juga mengerti untuk apa balon sebesar ini.

__ADS_1


"Sayang ini.. apa ini hadiah?" Sun Qie sudah biasa mendapatkan hadiah ulang tahun dari Lanlan. Tapi seperti nya ini bukanlah ulang tahun nya jadi hadiah sebesar ini sebenarnya untuk siapa, siapa yang berulang tahun. Pria bertato?


Sun Qie merasa asam di hatinya, SunYat baru saja peegi, abunya pun nasih hangat tapi Lanlan ingin mencari ganti, dan itupun dengan seseorang yang baru di kenal? huh..apa Lanlan kekurangan stik daging?


Wow..


Lanlan tidak tau apa yang di pikir kam Sun Qie yang jelas dia tiba tiba merasakan aura aneh disampingnya. Tapi dia acuh tak acuh.


Lanlan terjun langsung ke dalam keranjang besar, menunggu balon, besar dengan sempurna.


"Siapa di antara kalian yang bisa membawa perahu?"


Penjaga bayangan...????


"Saya" untung ada satu yang mengaku.


Kelebihan penjaga bayangan adalah mereka bisa hidup di mana saja dan bisa mendalami hidup seperti apa. Jadi salah satunya pernah menyamarkan diri menjadi nelayan.


"Baik, jadi kau di posisi itu"


Siapa yang tau jalan ke kota tempat jendral berada? "


"Saya tuan putri" seseorang menjawab dengan cepat. Dia tidak mengerti tapi jawab saja dulu.


"Jadi kau di posisi depan.Beri arahan pada dia dan selesai"tunjuk nya


"Baik" dia langsung berdiri di posisi yang di tunjuk.


"Sisanya duduk di sepeda, tugasnya kayuh lah dan kayuh saja, baik"


Tentu saja pria bertato tidak dapat tempat di sepeda.Dia juga ingin mencoba sepeda tapi mana dia ada waktu, tapi sekarang dia senang bisa bertugas untuk melihat pekerjaan semua orang dalam keadaan siap. Ini masih bisa di bilang naik sepeda bukan!!


"Jadi kita berangkat sekarang, kalian siap?"kata Lanlan bersemangat.


"Berangkat?"tanya pria bertato terkejut.


"Ya"


"Pakai balon?"tanya nya lagi.


"Tentu saja"


"Serius???


"Dua rius, hehehe"


Enam penjaga bayangan.. 🥶🥶🥶

__ADS_1


__ADS_2