
Kejadian di pantai sore ini membuat dunia lanlan terbalik. Sun Yat adalah orang yang paling dia percaya bahwa tidak akan melakukan sesuatu yang membuat hatinya terluka.
Dulu dia sempat berpikir bahwa orang yang pertama kali membuangnya di dalam hidup mereka adalah Sun Zie yang kasar dan tidak punya perasaan itu.
Dia bahkan pernah melakukannya meskipun dengan alasan pengorbanan untuk negara. Sampai sekarang Lanlan masih berpikir apakah jalan yang diambil oleh Sun Zie waktu itu benar atau pun salah.
Lanlan tidak tahu, yang pasti adalah Sun Zie melakukan itu berdasarkan pembenaran dalam idealisme nya sendiri.
Hanya saja dia melakukan itu tanpa persetujuan,bahkan tampa bertanya kepada dirinya.
Apa Lanlan mau berkorban atau tidak.
Adapun Sun Qie adalah seorang lelaki yang tidak memiliki pemikiran yang stabil . Hanya melakukan sesuatu berdasarkan perintah tanpa berpikir apa itu baik, buruk ,rugi atau untung.
Kadang-kadang Lanlan sendiri bertanya apakah lelaki itu bodoh atau seorang pengecut. Lelaki yang tidak pernah bisa mempertahankan marwah seorang istri. Menyerahkan segala keputusan kepada saudara tertua tanpa bisa mencari solusi sendiri.
Lanlan kecewa hari itu karena di antara tiga suami, dia tidak mendapatkan satupun perlindungan yang sewajarnya di dapatkan oleh seorang istri.
Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa dia adalah seorang lelaki yang setia. Ketika lanlan pergi dia lah yang telah berusaha mencari nya kemana pun sehingga dia bahkan tidak bisa merawat dirinya sendiri.
Tapi di hari ketika dua saudara itu membuat lanlan kecewa, Sun Yat tidak ada disana. Jadilah Lanlan tidak pernah tahu apa keputusan yang diambil nya jika dia ada di tempat kejadian waktu itu.
Pernah sekali Lanlan berpikir bahwa jika Sun Yat ada di tempat mungkin dia akan berperilaku sama dengan kakak keduanya tapi nyatanya dia berusaha mengatakan kepada diri sendiri bahwa suami berondongnya itu berbeda.
Apalagi setelah pertemuan di dunia modern, dia telah menunjukkan bahwa dia memang memperjuangkan Lanlan dari dua kakaknya sebab itulah arti lanlan menjadi luluh dengan mudah.
Tapi apa yang terjadi sekarang kenapa jadi begini.
Saat ini lanlan dan dua mantan suami sudah kembali ke hotel tapi mereka berdiam diri di kamar lanlan.
Sejujurnya semua orang terluka dalam kejadian ini. Hanya saja jangan sampai semuanya menjadi berlarut-larut.
Zidane berdiri menatap pemandangan melalui jendela kamar hotel. Berdiri di sana sambil mencerna apa yang terjadi.
" lanlan,cobalah untuk meletakkan dirimu di posisinya dia telah menunggumu lebih dari sepuluh tahun, jadi ketika bertemu dengan seseorang yang mirip dengan dirimu dia kalah. itu saja " kata zidane.
" Tidak zidane ,dia tidak kalah malah dia menang. Dia mendapatkan " aku " yang dulu .Tapi dia terlalu egois hingga dia menginginkan aku yang sekarang" mungkin lanlan tidak akan terluka begitu dalam jika saja Sun Yat mengakui hal ini saja awal.
Zidane mencoba mengalah kali ini ,untuk pertama kali di dalam hidupnya dia duduk seperti bersimpuh di depan Lanlan. Mencoba menenangkan hati Lanlan dan hatinya sendiri dengan memegang tangan wanita yang pernah di nikahi nya itu,untuk memberikannya kehangatan dari hati ke hati.
" berpikirlah lebih baik anggap saja ini adalah seleksi alam dan sekarang calon suami mu itu hanya tinggal aku dan Sun Qie " Lanlan tertawa kecil mendengar itu,Zidane masih sempat saja berkata hal yang aneh.
Seleksi alam atau seleksi suami.Perkataan apa itu.
Tapi Sun Qie yang duduk di sofa berkata dengan lesu.
" bagaimana keadaan Sun Yat sekarang, dia pasti sedih karena kita sudah memutuskan hubungan dengannya"
Mereka tidak kembar tapi selalu hidup bersama sama dalam susah ataupun senang . Sekarang mereka dekat tapi telah berpisah hanya karena peraturan. Meskipun ada ponsel yang mendukung akan kah kakak pertama marah jika Sun Qie nekat menghubungi Sun Yat?
" hahaha kalian semua salah paham dengan maksud ku" Zidane tertawa geli seolah olah itu adalah masalah yang lucu.Dia langsung duduk di sofa yang sama dengan Sun Qie menatap adiknya dengan pikiran yang tidak di mengerti.
" Katakan padaku apa yang membuat kita bersaudara ?" tanya Zidane kepada Sun Qie yang terus menatap lantai .
" itu karena kita lahir dari orang tua yang sama " jawab nya sedih.Saudara karena ayah dan ibu yang sama,saudara sedarah.Itulah lah hubungan mereka.
" lalu sekarang ?" tanya zidane.
" Apa maksud kakak dengan sekarang ?" tanya nya yang malah dia tidak mengerti.
" ingat kah kau di dalam kehidupan sekarang jika kita sama sekali tidak terkait darah?" Sun Qie makin jauh dari kata mengerti .Yang dia tahu,mereka tetaplah saudara sampai tujuh kehidupan tapi mengapa ada pertanyaan itu.
Zidane langsung memeluk Sun Qie ke dalam pelukan. Hal yang jarang dilakukan sejak dulu. Bisa dihitung bahwa beberapa kali dia pernah memeluk adik-adiknya seperti ini .Mau tidak mau Sun Qie menjadi semakin sedih.
Zidane Menepuk-nepuk punggungnya beberapa beberapa kali untuk memberikan rasa nyaman kepada adiknya ini.
" Yang menghubungkan kita sekarang bukanlah darah tapi perasaan. Selagi ada perasaan bahwa aku adalah kakak pertama kalian, selagi itulah posisi itu masih ada" katanya seraya tersenyum pada sangat adik.
" ini juga tidak hanya untuk Sun Yat tapi juga untukmu" Tambah nya lagi.
" jadi maksud kakak kita masih sama seperti yang dulu?" Mata Sun Qie berbinar,sepertinya sang kakak berubah pikiran dan memaafkan kesalahan Sun Yat itu.
" Tentu saja tidak!" jawab Zidane cepat.
" Maksudnya kak?" tanya Sun Qie.
Baru sebentar ini kakak pertamanya berkata bahwa mereka masih saudara tapi mengapa dia menyangkal nya dalam sekejap.
"kelak Sun Yat hanya bisa memanggil Lanlan dengan sebutan kakak ipar, kau paham?"
Kata kata itu seperti menyiram air ke api.Kesedihan yang membelenggu hilang entah kemana. Berganti dengan tumbuhnya benih benih harapan baru.
"Maksud kakak ,saingan cinta hanya ada kakak sekarang?"Kata Sun Qie berbinar.
__ADS_1
"Ya "
Lanlan yang masih dalam keadaan sedih jadi menatap mereka berdua dengan tidak percaya. Adakah mereka berdua masih berbahagia dengan kehilangan adik hanya gara-gara memperebutkan wanita. Sungguh picik jika memang itu yang mereka pikirkan.
Mereka berdua masih berkata banyak tapi Lanlan hanya ingin tiduran jadi ikan asin seharian. Hati lanlan lelah.Jadi dia mengusir dua orang yang tidak punya hati itu.
"Aku mau istirahat, ayo keluar "
"Lanlan sayang,capek ya.. ulu.. ulu ..ulu " Kata Sun Qie dengan gaya mengemaskan .Mereka lanlan yang baru putus, tentu aja pintu untuk nya terbuka lebar.
Pacar lama pergi,pacar baru datang,hehehe.
Bukan nya senang,malah Lanlan merasa jijik melihat kelakuan Sun Qie yang seperti menati do atas luka orang lain.
"Pergi nggak,pergi" usir Lanlan lagi.Tapi Sun Qie langsung menjawab dengan ejekan.
"nggak"
"Sun Qieeee"
"Lanlannnn"
"Sun Qieeeeee"
"Lanlannnn?"
"Kau..kau,Zidane cepat luar bawa adik mu keluar " kata Lanlan kepada Zidane. Sun Qie tidak mau akur tapi dengan kakak nya pasti nurut. Tapi dia salah ,zidane bahkan tidak melirik nya.
Zidane tidak mau masuk ke dalam perseteruan tidak penting. Dia pergi meninggal mereja yang masih berdebat.
Dia adalah kakak pertama jadi dia harus lebih kuat dari yang lain. Siap bilang dia tidak bersedih.Dia bisa membujuk yang lain, tapi siapa yang bisa membujuknya.
Mereka sudah seperti tiga tubuh dengan satu jiwa. Tidak terpisahkan meskipun maut sekalipun. Hanya saja ada hal yang terkadang di luar jangkauan manusia.
Zidane masuk ke kamar milik nya langsung terjun ke ranjang besar.Di sana lah Zidane menangis sejadi jadinya.Menepuk dada bahkan memaki diri sendiri.
Hiks...hiks..Ibu..ayah..maaf aku tidak bisa menjaga adik adikku hiks..hiks..
Dia memarahi si bungsu tapi sebenarnya dia marah dengan dirinya sendiri.
Sebagai seorang kakak tertua, bagaimana bisa dia tidak bisa melihat kelainan adik kecil nya itu.Bagaimana bisa dia tidak sadar jika ada yang berubah di dalam dirinya.
Sebagai kakak tertua dia telah gagal.
Tapi sebagai kakak tertua dia harus memisahkan diri untuk kebaikan semua orang.Adapun seleksi alam.
Sun Yat hanya ketiban sial.
Sudah beberapa lama pemikiran Zidane tumpang tindih.Dia juga tau jika sekarang lanlan masih bersama mereka ,maka tidak ada yang baik untuk nya.
Toilet keluarga.
Kata kata itu sangat mengguncang Zidane.Lanlan adalah wanita mulia dan paling suci terlepas dari usia dan kecantikan.
Dalam pernikahan ini tidak satupun di antara mereka yang punya pilihan. Semua hanya bisa menerima termasuk dirinya sendiri.
Dalam ingatan nya Lanlan kecil adalah gadis pemalu tidak banyak bicara.Masih tumbuh di depan mata.
Bagaimana suatu hari ketika dia dan dua saudara masuk ke dalam lingkaran pernikahan bersama nya dengan tiba-tiba.
Dia tidak nafsu dengan anak kecil tapi di situ lah awal ketidak berdaya nya.Dia terpaksa sama seperti Lanlan malam itu.
Begitu dengan dua saudara.
Mereka tidak punya pilihan lain.Tidak ada wanita yang mau menikah dengan keluarga melarat.Sun Qie terpaksa karena Sun Zie begitu juga dengan Sun Yat.
Ayah dan ibu hanya ingin merekrut menantu untuk dua anak tapi zidane menolak dengan alasan dia alasan pernah menikah.Biarkan giliran dia saudara.
ibu bilang mereka bahkan tidak punya uang untuk mahar.Jika bisa menikah mungkin ini adalah menantu terakhir dalam keluarga.
Sun Qie masih muda dan kuat tapi terlalu jujur dan blak blakan.
Sun Yat pula hidup di ujung tanduk bisa mati kapan saja.Jika di pikir semua saudara harus mengorbankan keinginan berubah tangga hanya karena tidak punya uang.
Kebetulan ada tawaran menyiapkan dari nenek Lan jadi gayung pun bersambut.Mereka memaksakan diri menyempurnakan pernikahan di malam itu.
Tapi siapa sangka Lanlan kecil pergi di ganti kan dengan Lanlan lain.Yang lebih dewasa dan bisa menerima mereka sekeluarga.
Untuk beberapa waktu,mereka lupa jika dia masih muda. Tapi Lanlan bisa membalikkan semuanya dengan mudah.Untuk alasan itulah Zidane menghormati nya alih alih jatuh cinta.
Tapi dia lebih mencintai negara ,apa yang salah dengan itu.
Sekarang setelah tidak ada lagi yang harus di korban kan.Kenapa masih terjebak dengan masa lalu.
__ADS_1
Lanlan yang baik dan suci tidak pantas untuk di katakan toilet umum apalagi toilet keluarga.
Sekarang semua orang memiliki pilihan.Lanlan bebas memilih siapa yang dia suka. Begitu juga dengan dia dan dua saudara.
Kenapa masih terjebak di tempat yang sama.
Sekarang kesempatan lain telah di buka oleh dewa.Sun Yat menemukan kekasih baru.
Apa pun alasannya Lanlan harus bahagia, entah itu bersama siapa.
Sun Yat gugur sekarang masih ada dia dan Sun Qie.
Zidane masih menangis ketika ponsel nya berdering. Malas tapi harus di jawab. Melirik sebentar no Hp yang manggil.Masih tidak mau menjawab. Tapi setelah panggilan ke tiga,dia mengangkat nya dengan tidak bersemangat.
"Halo "
"Tuan zie,apa keputusan mu?" ada suara seseorang di seberang,suara berat khas pria.
"Beri aku beberapa waktu , oke "Kata Zidane malas,dia belum sempat cuci muka,kata orang nyawa masih belum ngumpul.
"Berapa lama ya,kalau oleh tau tuan Zie?"Dari suaranya seperti ada sedikit pemaksaan di sini .Zidane tidak suka di paksa begini jadi dia ogak ogahan.
"Belum bisa di pastikan,tapi kalau kalian tidak sabar,cari saja yang lain " katanya ketus.
",Bukan begitu tuan zie,tapi masalah ini sungguh mendesak" paksa orang di seberang. Mereka sudah mendapatkan kabar jika ada pihak lain yang mengincar zidane, bibit unggul.
"Aku paham, tapi aku masih ada urusan penting yang harus aku tangani " jawab Zidane lagi.
"Tapi tuan zie,ini kasus darurat, kami..
"Aku sudah membuat keputusan, aku mundur " dengan begitu,telpon di putus sepihak.Dia tidak suka di paksa tapi memaksa orang masih hobinya.
Belum menjalin kerjasama saja sudah begitu menyebalkan apa lagi jika sudah.
Lupa kan saja.
****
Karena ada luka,tiga orang ini memesan tiket dan kembali ketika harinya. Semua berjalan sama seperti biasanya,hanya tidak ada acara telponan mesra yang terkadang Lanlan bahkan bersama Sun Yat.
Sunyi, pasti. Tapi ada Sun Qie yang romantis nya masih sama.Lanlan dengan cepat melupakan semuanya,toh dia tidak kekurangan Laki laki.
Buka karena dia sudah mati rasa tapi dia telah menanti waktu diri sendiri sejak dulu, janganlah terlalu cinta.
Sun Qie kembali sibuk dengan usaha online nya dan Lanlan yang jadi ikan asin seharian.Zidane juga masih sama,jadi kalelawar malam. Tapi tidak siapa yang berani menegur nya lagi.
Jendral di lawan.
Selama dua hari kemudian Sun Qie mendapatkan kabar jika surat menyurat pulau lapin sudah di tangan
Setelah mendapat surat pulau lapin,pembangunan akan bisa di mulai secepatnya.Sebuah pulau milik mereka sendiri. Lambang kebersamaan di masa lalu.Acara ini harus di rayakan dengan meriah.
Mendadak mendapatkan kabar baik tentu saja saudara yang lain harus tau.
Sun Yat terpukul dengan pemutusan persaudaraan itu,tapi setelah mendapatkan penjelasan dari Sun Qie akhirnya dia lega meskipun harus rela kehilangan hak untuk Lanlan.
Persaudaraan masih lebih penting.Tapi Lanlan masih lah benang merah bagi hubungan Kakak adik itu.
Jika masih menghormati hubungan itu,mau tak mau dia harus memanggil Lanlan dengan sebutan Kakak ipar.
Sakit memang tapi inilah konsekuensi nya.
Tapi Sun Yat belum berani bertatap muka dengan Lanlan. Masih perlu waktu untuk menerima posisi lain.
"Kakak ke dua, aku tidak bisa hadir tapi aku akan membayar semuanya.Lokasi, makanan ya?"Katanya ketika dihubungi oleh Sun Qie.
"Yat 'er lupakan semuanya, oke. Aku dan kakak pertama tidak marah.Sudah waktunya burung itu terbang tinggi.Dulu kita tidak punya wanita yang bisa dinoikih sekian dari Lanlan.Lanlan juga tidak punya pilihan selain menerima. Tapi sekarang beda lagi.Ada begitu banyak wanita yang cocok tinggal pilih mau satu dua "
"Kakak ke dua benar tapi semua adalah wanita biasa sedangkan Lanlan kita adalah dewi ,ini beda kak" keluh Sun Yat di seberang.
"Ups..kakak ipar,tau.Biasa kan menyebut nya dengan panggilan itu " Kata Sun Qie pura pura marah di telpon. Sun Yat yang mendengar nya jadi ingin nangis.
Hah, Dari pacar menjadi kakak ipar.Malang nya nasib kau Sun Yat.
" Jangan sedih adikku, berikan aku adik ipar yang cantik .Mungkin akan ada keponakan lucu tahun depan juga,hahaha"
Sun Qie tertawa tapi di seberang Sun Yat merana.Perlu waktu untuk memulihkan luka yang dia buat sendiri.
Sejak kapan kakak kedua belajar tidak punya hati seperti kakak pertama.Lanlan yang di impian sejak ribuan tahun sekarang harus menjadi kakak ipar.
Lanlan yang tidak tau jika dia menjadi pusat pembicaraan masih di kamar nya untuk mempelajari simbol dan beberapa formasi.
Niatnya untuk menghalangi niat buruk.hanya saja terkadang semua tidak berjalan sesuai rencana.Para dewa sudah menetapkan jalan lain untuk dia tempuh.
__ADS_1
Ada sesuatu yang terjadi dengan Sun Zie alias zidane.