
Hanya diperlukan waktu setengah jam bagi Lanlan dan rombongan nya sampai ke kediaman resmi.Tapi pemandangan Sun Qie di serang segera membuat Lanlan ketakutan.
"Ayo bantu dia!! "
Dengan cepat tiga orang lagi bergabung untuk membantu Sun Qie.Beruntung sekali, kemampuan seorang penjaga bayangan dengan tato simbol matahari cukup kuat. Dia menumbangkan dua musuh hanya dengan waktu lima menit.
Orang era ini bersikap jujur bahkan ketika saat berperang sekali pun. Sekarang kekuatan sudah tidak seimbang lagi.Musuh hanya tinggal satu, itu adalah orang yang bertarung dengan Sun Qie.
Meski pun gerakan Sun Qie cukup bagus tapi fakta nya fia hanya lah seseorang yang tidak berpengalaman.Jadi dengan semua kemampuan yang ada, dia pada akhirnya hanya lah bertahan tanpa bisa membuat luka yang berarti pada musuh.
Ketika pria dengan simbol matahari tiba, dia langsung mengambil alih posisi Sun Qie.Melihat itu, Sun Qie hanya bersikap jujur dengan mundur dari area pertempuran.
Bayangkan jika itu di era modern, kita menang jumlah,lalu kenapa kita tidak main keroyokan.Begitu jujurnya sampai sampai Sun Qie dan dua penjsadar bayangan yang tersisa memilih menonton kegembiraan dari samping.
Mereka sebenarnya seimbang hanya saja musuh sudah bertarung lebih dari dua jam sebelumnya dan ini membuat celah bagi pihak Lanlan. Tapi untuk menang juga tidak bisa di katakan mudah, dia perlu lebih dari satu jam sebelum benar benar kehabisan nafas.ckckckck beri tepukan untuk penjaga bayangan...
"Sayang? kau.. kau pulang?" akibat kelelahan Sun Qie gagal mengidentifikasi Lanlan lebih awal.Ketika dia melihat Lanlan pertama kali, dia merasa itu adalah sebuah mimpi. Tapi batu yang menggantung du hatinya akhirnya jatuh juga ketika dia mendengar suara Lanlan yang lebih saru minggu tidak di dengarnya lagi.
"Ya suami ke dua,aku pulang,maaf aku terlambat"kata-kata Lanlan tercekat tidak begitu jelas. Tiba tiba saja air mata Lanlan runtuh seperti air hujan.Dia berlari masuk ke pelukan Sun Qie dan menangis tersedu sedu.
" Sayang.. sudah lah.Sekarang kamu sudah kembali dengan selamat, tapi..Yat'er....!!"
"Aku tau, aku minta maaf, seharusnya aku lebih memperhatikan kesehatan nya, tapi aku tidak, ini....semua adalah salahku. Sebagai seorang istri, aku tidak bertanggung jawab Maaf kan. aku.. hiks.. hiks... hiks.. "
__ADS_1
"Lanlan ini bukan salah mu, sayang"
"hu..hu.. hu.. Suami kedua.. di mana.. abunya? "
"Ayo, itu ada di kamar mu.Dia pasti ....senang jika melihat kau datang. Lanlan...dia paling mengkhawatirkan mu, hingga dia.... "Tidak mudah bagi siapa pun untuk menceritakan kisah sedih ini. Dan kata kata itu tercekat di tenggorokan tidak bisa di teruskan lagi.
Sun Qie mengirimkan Lanlan ke kamar tempat pot abu jenazah Sun Yat di simpan.Lanlan langsung menangis lagi melihat pot itu.
Dia punya sosok yang tinggi kurus namun juga tampan dan berkulit putih yang halus.Kebaikan nya, kasih sayang nya dan perhatian nya tidak bisa di ukur tapi sekarang lihat lah. Seluruh tubuh nya sekarang hanya bisa menempati satu pot kecil.Hanya satu pot tidak lebih...
Di dalam kamar itu, Lanlan dan Sun Qie sama sama menangis dan menyesali diri sendiri tentang betapa cueknya diri mereka terhadap Sun Yat. Suara tangis yang bahkan meracuni telinga penjaga bayangan yang sekarang tidak lebih dari enam orang saja.
Tapi waktu tidak banyak, lelaki bertato segera mengetuk pintu dan mengingat kan mereka harus bisa kabur secepatnya karena orang orang akan tiba sebentar lagi.
"Lanlan kita tidak bisa pergi bersama sama kau harus pergi dulu. Aku pasti bisa memberikan banyak waktu untuk mu percaya lah"
"Aku akan, tapi mereka begitu banyak. kita bahkan tidak memiliki orang dan senjata yang cukup, jadi sayang, jangan salah kan dirimu sendiri, baik?"
"Apa aku bodoh, suami ku? kau... kau perlu senjata kan? baik lah, ikut aku ke gudang sebelah.Jangan masuk sebelum aku panggil, baik?"
Sun Qie mengganguk tapi dia memikirkan bagaimana juka dia memukul kepala Lanlan sehingga dia pingsan. Minta seseorang membawa nya pergi jauh. Nanti ketika dia sadar maka dia sudah tidak lagi ada di bukit lapin.
Sama seperti pemikiran Sun Qie, pria bertato juga berpikir demikian. Senjata apa?mereka ada seribu orang sedang kan kita hanya ada enam.Jika pun mau berkorban, palingan hanya bisa mengulur waktu sepuluh menit saja. Ini adalah cara bagus untuk bunuh diri.
__ADS_1
Lanlan masuk ke gudang tapi sebenarnya masuk ke ruang ajaib nya. Bukan kah dia telah membuat beberapa bom dan berbagai alat-alat perang lainnya secara iseng. Sekarang waktunya untuk jadi berguna. Lanlan bukan orang kejam tapi dia juga bukan orang yang bisa di ganggu.Gunakan dan guling kan Kaisar.
Setelah berpikir lagi, Lanlan memutuskan akan membuat beberapa hal yang praktis untuk pergi dengan cepat. Sun Zie telah menunggu...
"Suami ke dua, kemarilah" panggil nya. Itu hanya lima menit tidak lebih. Tapi ini lima menit yang berharga.
Sun Qie dan enam penjaga bayangan segera masuk dengan niat tersembunyi.Menggenggam kain dengan obat tidur. Tapi begitu masuk mereka tercengang melihat barang barang yang tidak pada eranya ini.
"Ini.. ini apa?"Pria bertato segera bertanya dengan gugup. Dia tidak pernah melihat barang barang ini sebelumnya jadi dia hanya ingin bertanya, apa ini bisa di makan?
"Aku...memiliki ini dari dermawan,dulu dia mengirim kan beras dan sebagainya tapi alih-alih beras sekarang dia mengirim ini.Oh juga berkas tentang tata cara penggunaan nya.Kalian baca dan pelajari dengan cepat, bukan kah kita tidak punya banyak waktu lagi"jawabnya, dia memiliki misi yang baru.
Meski merasa takjub tapi siapa yang peduli mereka segera tenggelam ke dalam berkas petunjuk cara penggunaan benda panas ini. Lanlan sengaja menyerah kan berkas ini karena dia tidak punya waktu untuk melakukan itu.
Mereka adalah orang orang profesional di dalam bidang nya, jadi biarkan saja begitu.
Lanlan kabur lagi ke ruang ajaib nya tapi dia pergi dengan pot abu Sun Yat bersamanya. Dia meletakkan pot itu di sudut muzium, di tempat yang paling mencolok.
Dia harus cepat dan tidak boleh menyia nyiakan waktu walau sedetik pun. Nyawa Sun Zie masih belum diketahui. Dia akan gila jika kehilangan suami lagi.
Sementara di luar, seperti yang diperkirakan oleh Lanlan, mereka cepat mengerti bagaimana menggunakan semua senjata panas ini.
Sin Qie menimbang nimbang teropong jarak jauh.Dia mencoba dan yakin akan penggunaan nya.Sun Qie berlari ke atas dan naik lagi ke atap.Lalu lihat lah melalui itu.
__ADS_1
Benar saja, hanya dengan teropong dia melihat ribuan orang yang datang sudah lebih dekat dengan pintu gerbang bukit lapin...
"Hehehe.. datanglah untuk mati...