Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
Tak.seimbang


__ADS_3

Di ruang ajaib, Lanlan bertarung sendirian. Dia biasanya fokus bekerja di dalam laboratorium tapi sekarang dia berada di luar ruangan terbuka.


Dulu sekali Lanlan akan memenuhi semua tempat untuk menanam biji-bijian agar tidak kelaparan. Sekarang karena biji bijian tidak lagi di tanam, mk a ini adalah ruang untuk Lanlan beristirahat santai.


Ada kursi dan meja antik di bawah pepohonan yang rimbun. Di sinilah biasanya Lanlan duduk untuk minum kopi sejenak jika tidak sedang di kolam renang.


Ada gedung muzium yang sebesar ruang Laboratorium, selebihnya kosong, hanya lapangan besar tanpa isi. Sebenarnya ini agak boros tapi Lanlan selalu berpikir, hidup nya sudah begitu sempurna jadi ruangan ini hanya bertindak sebagai pelarian sementara.


Tapi sekali lagi, hidup itu tidak pernah datar. Sekarang Lanlan bekerja keras, saat ini dia mengemas sekelompok kain besar.


Kain ini di temukan setelah Lanlan meneliti nya dalam waktu lama.Kain yang di buat untuk membuat jas hujan dan sepatu boat anti hujan.Meski demikian banyak bahan di tambahkan di sana sini,hingga dia begitu asyik nya tanpa sadar,kain telah berkembang sedemikian rupa.


Kemudian hari Lanlan berpikir, kain sejenis ini bisa di pakai sebagai terpal, tenda dan semacam nya. Tapi dengan kondisi ini, Lanlan berubah lagi,dia ingin membuat balon udara...


Hanya dengan pemikiran saja,Tiga puluhan jarum dan gunting bergerak di udara. Asisten tidak kasat mata, harus menjahit kain membentuk sebuah balon besar yang bisa membawa manusia.


Ada buku tentang ini,terkadang lanlan ingin membuat balon sejenis ini tahun depan sebagai daya tarik baru di kota bukit lapin, tapi rencana sekarang hanya lah tinggal rencana.


Balon udara akan di realisasi kan hanya saja penggunaan nya yang berbeda.


Di sisi lain, beberapa papan dan bambu segera terjalin erat.Mereka tidak memerlukan paku sama sekali, cukup menjalin diri sendiri sedemikian rupa hingga membentuk seperti keranjang besar. Ini cukup besar hingga bisa memuat sepuluh sampai lima belas orang sekali gus.


Semua 'asisten' bergerak lincah dengan cepat tanpa salah. Kemampuan jarum untuk menjahit di tambah dengan bantuan dari puluhan gunting, dalam dua jam mampu membuat sebuah balon besar yang kuat dan. kokoh. Mereka bahkan menjahit nya tiga kali bolak balik. Lanlan cukup puas dengan hasilnya.


Ada pun keranjang besar, siap lebih cepat daripada balon. Setelah mengunjungi 'Sun Yat' Lanlan keluar dari ruangan ajaibnya.


Dia tidak melihat Sun Qie dan siapa pun di luar.Dari itu dengan sangat santai dia mengeluarkan balon udara di halaman lengkap dengan pernak pernik nya.


Lanlan lari ke dapur untuk melihat apa yang ada untuk di makan, nyata nya hanya lah beberapa pon padi mentah dan ubi jalar yang hangus.


Untuk memandang kebelakang lagi, Lanlan pergi ke gudang besar. Biasanya banyak bahan pokok yang tersimpan untuk keperluan harian.


Tapi Lanlan menganga ketika melihat hanya ada beberapa kantong kecil di sana. mereka cukup lengkap sebenarnya tapi hanya dalam jumlah kecil.


Sebelumnya Sun Qie juga meminta para budak mengambil isi gudang tapi para budak terlalu khawatir tentang Sun Qie,jadi mereka meninggal kan beberapa lagi untuk dia makan.


Lanlan mendesah lagi.


Untuk menghemat waktu, Lanlan pergi lagi ke ruang ajaibnya. Di sana dia bebas 'memasak'.Setelah berpikir lagi, dia harus kembali menanam sesuatu meski tidak sebanyak sebelumnya.

__ADS_1


Dia masih memiliki dua peti koin emas yang bisa menghidupi keluarga nya di masa depan. Tapi untuk berjaga jaga di saat darurat, ini di perbolehkan.


Di satu sisi, ada panci yang memasak di sisi lain Beberapa benih mengubur kan diri di tanah yang subur. Mereka pandai menyusun diri sendiri dengan baik.


Hanya padi jagung dan ubi jalar yang umum, tapi ini sudah lebih baik dari pada tidak.Untuk lebih dua jam , tanah di ruang ajaib sudah kembali jadi lahan pertanian.


Selesai berkarier di ruang ajaib, Lanlan keluar lagi tapi orang orang belum kembali.Lanlan hanya pergi lagi ke kamar pribadi nya untuk beristirahat sejenak.


Dia menghabiskan banyak waktu di ruang ajaib tapi itu baru dua puluh menit setelah Sun Qie dan yang lainnya pergi menuju ke pintu gerbang.


Karena kejatuhan bahan api dari langit,prajurit yang tersisa merasakan ketakutan yang belum pernah ada. Sekarang beberapa tabib sibuk berlarian di antara pasien-pasien nya.


Sementara beberapa orang yang di perkiraan wakil jendral sedang berdiskusi tentang maju ataupun mundur.


Banyak juga orang yang percaya pada tahayul. Mereka mengaitkan ini pada kehendak langit. Mereka masih berdebat tanpa tau kelompok tujuh orang datang mendekat secara diam-diam.


"Langit tidak mendukung pekerjaan kita, baru kali ini aku melihat kemarahan langit. Dia langsung menurunkan api neraka.Seperti nya Kaisar sudah membuat langit murka"


"Omong kosong, Kaisar sendiri adalah utusan langit yang b tidak akan lernah salah. Mungkin saja putri Lanniang memiliki barang kotor sebagai penjaga"


"Tidak.. kita harus mundur, barang kotor atau kehendak langit aku tidak peduli. Sekarang kondisi kita sangat memalukan sekali. Jika orang orang tau kita bisa malu untuk bertemu cucu"


Dari seribu orang sekarang hanya tinggal tidak. lebih dari empat ratusan lagi. Mereka jelas kalah sebelum berperang. Di mana wajah ini bisa di letakkan.


Mereka masih bisa mundur karena mereka belum memasuki pintu jadi ada banyak alasan lain yang pantas di cerita kan tapi jika mereka sudah masuk ke dalam, anak dan cucu diperkirakan akan malu seumur hidup. Bagaimana cara mereka untuk bertemu leluhur.


Sun Qie yang ingin melakukan uji coba tidak ambil pusing, dia bersiap..


Satu...


dua...


ti....


Duar... duar..


Duar.. duar...


Beberapa orang yang sedang istirahat tidak punya waktu mencari senjata lagi. Mereka hanya menggunakan insting masing masing untuk mencari musuh.

__ADS_1


"Itu dia...


Ups.. pria bertato di temukan. Singkat nya sengaja di temukan.Dia dan lima lagi penjaga bayangan dengan gagah berani tidak menggunakan kepandaian asli penjaga bayangan yang selalu bertindak dalam gelap. Sekarang waktu nya pergi dalam cahaya....


Satu sabetan pedang ringan di lepas, faktanya, korban langsung terbelah dua.Ini beneran terbelah dua dengan rapi.Sangking rapinya,darah korban saja tidak menempel di pedang.


Beberapa orang tercengang, pedang yang bagus. Dia memotong orang seperti memotong tahu. Jika ini di pihak kita akan bahagia tapi..


Pria bertato juga tercengang tidak percaya, tapi dia hanya berhenti sejenak.Langsung maju dan menebas secara acak.


Satu...


Dua..


Tiga...


Untuk beberapa waktu, seperti ada pesta berdarah. Mereka bahkan tidak menemukan lawan yang cocok.Lima penjaga bayangan, mencari mangsa seperti melihat nasi.Mereka bertaruh dengan menghitung korban. Siapa yang menghilang kan nyawa paling banyak.Rupanya membunuh bisa semudah dan seasyik ini.


Enam puluh dua....


Enam puluh tiga...


Enam puluh empat..


Sementara Sun Qie sudah mulai jemu dengan bom.Bom membunuh banyak orang dengan cara tidak asyik.Mereka akan langsung meledak di tempat tanpa perlawanan.Sun Qie merasa kurang bergerak jadi cari pedang yang bagus.


"Hei.. beri aku padang mu...


Tapi siapa yang mau memberikan sia pedang yang bagus itu. Sedikit kesal Sun Qie memilih menggunakan senjata api. Mari coba...


Pegang dan tarik pelatuk nya.


Dor....


" hem bagus juga "Satu mangsa langsung bocor di bagian kepala. Senjata api dengan dua belas peluru segera melesat dan mangsa tidak bisa kabur.


Dor.. Dor... Dor....


Dor... Dor.... Dor...

__ADS_1


Tujuh di banding lima ratusan orang, siapa sangka itu. Lima ratus semut di hadapan tujuh gajah...


__ADS_2