
( POV Lasmi )
"Tak ku sangka,sekarang aku telah menjadi istrinya mas Tukimin,jujur sebenarnya aku belum siap menikah, tapi ibuku bilang,kalau kita menolak laki-laki itu pamali,dan jodohnya nanti pasti akan lama lagi,bahkan akan susah untuk menikah,memang pemikiran ibuku masih tergolong kolot sih,tapi aku juga tidak mau menjadi anak durhaka pada orang tua" Batin Lasmi.
"Tamu undangan semuanya sudah pada pulang,pasti mas Tukimin sebentar lagi masuk kamar,jujur aku takut banget,kata orang orang malam pertama itu sakit dan pasti mengeluarkan darah dari vagi*a kita, daripada aku nanti sakit,mendingan aku alasan ke kamar mandi aja" Batin Lasmi.
"Dek,mas boleh masuk?" Suara Tukimin mengagetkan Lasmi yang sedang melamun.
"Iya mas,masuk aja! " Sahut Lasmi.
"Kreeeeekkkk" Tukimin pun masuk ke dalam kamar Lasmi.
"Mas,aduh aku kebelet mas,aku ke kamar mandi dulu ya mas" Ucap Lasmi.
"Iya dek" Sahut Tukimin.
Lasmi pun segera bergegas menuju ke kamar mandi,ia pun masuk ke dalam kamar mandi,dan berjongkok di dalam kamar mandi sambil melamun.
"Ah,aku aman sekarang,aku diam disini aja sampai besok pagi,jadi aku tidak merasakan sakitnya malam pertama,tapi masa iya aku harus tidur di kamar mandi?" Batin Lasmi.
"Kalau tidur di sofa itu enggak mungkin,nanti ketahuan sama ibu" Batin Lasmi.
__ADS_1
"Duh makin lama makin dingin lagi nih,mana capek seharian berdiri habis resepsi,mana mataku udah ngantuk lagi" batin Lasmi.
Lasmi berjongkok di kamar mandi,punggung Lasmi bersandar ke dinding,semakin lama matanya semakin berat,lalu ia pun memejamkan matanya.
"Tok...Tok...Tok" Terdengar suara pintu di ketuk dari luar.
Lasmi pun terperanjat kaget,ia membuka matanya dan mendengar suara Tukimin di balik pintu.
"Dek,dek,apa kamu masih di dalam dek?"
"Dek,kamu lagi ngapain dek,kok lama di kamar mandinya dek?"
"Tok...Tok...Tok" Terdengar suara pintu di ketuk dari luar.
"Las buka pintunya Las,ibu kebelet nih mau masuk kamar mandi" Ucap ibunya Lasmi.
"Hah ibu?ibu belum tidur?" Batin Lasmi.
Lasmi pun membuka pintunya,ia melihat ibunya berdiri di depan pintu kamar mandi dan persis di belakang ibunya berdiri seorang pria yaitu Tukimin.
Mata Lasmi berkunang-kunang,ia tak begitu jelas mendengar ibunya bicara apa,kakinya melangkah keluar dari kamar mandi dan tiba-tiba semuanya manjadi gelap.
__ADS_1
Brukh!
"Aku terjatuh di lantai,saat itu juga yang aku rasakan gelap gulita dan aku tak ingat apa-apa,dan ketika ada aroma minyak kayu putih menyengat di hidungku,perlahan aku mataku dan samar samar aku melihat ibuku dan mas Tukimin" Ucap Lasmi pada Maya.
"Kasihan dong mas Tukimin gagal malam pertamanya,gara gara kamu ngumpet di kamar mandi Las?" Tanya Maya.
"Begitulah ceritanya May,jujur sampai sekarang aja aku masih takut May" Ucap Lasmi.
"Hah,ini udah hampir sebulan loh kalian menikah,jadi kalian melakukan malam pertama sampai sekarang?" Maya mengernyitkan dahinya.
"Iya May,tapikan mas min bilang,dia akan sabar menunggu sampai aku siap" Timpal Lasmi.
"Sesabar sabarnya suami,kalau kelamaan begitu kasihan juga Las,jangan sampai suami kamu jajan di luar Las" Ucap Maya.
BERSAMBUNG
*****
Hii teman teman semuanya terima kasih telah berkunjung kemari ya.Yuk baca kaya terbaru aku "NASIB SEORANG JANDA" di angkat dari kisah nyata dan bumbui dengan fiksi modern.
Happy reading bestie 🥰
__ADS_1