
"Sayang,sampai kapan kamu berangkat kerja naik motor?" Tanya Siska.
"Ya selamanya sayang,memangnya ada yang salah?" Timpal Bisma sambil menikmati sarapan buatan bik Ijah.
"Kan di garasi ada mobil Mama tidak di pakai sayang,kamu pakai mobil itu aja" Ujar Siska.
"Sayang,kamu lupa,kalau aku gak bisa nyetir?" Tanya Bisma.
"Kan bisa minta di ajarin sama Tukimin?" Timpal Siska.
"Sayang,aku engga enak sama Papa kamu" Ucap Bisma.
"Nanti aku yang ngomong sama Papa" Timpal Siska.
"Ehem,ada apa ini kok nyebut nyebut nama Papa?" Shandy datang dari arah ruang keluarga.
"Eh pah,sarapan pah" Ucap Bisma pada Shandy.
"Ini pah,tadi Siska bilang,daripada mobil Mama nganggur di garasi gak di pakai,gimana kalau di pakai sama Bisma aja,iya kan sayang?" Tanya Siska pada Bisma.
"Iya,kalau mau pakai,silahkan pakai saja Bisma" Timpal Shandy.
"Iya pah,tapi....
"Tapi apa?gak bisa nyetir?nantikan bisa kursus mengemudi,atau minta di ajarin sama Tukimin,iya kan pah?" Ucap Siska.
"Iya benar yang di katakan Siska,sebaiknya kamu belajar mengemudi,masa mantu Papa pergi kerja masih naik motor hehehe" Timpal Shandy sambil terkekeh.
"Iya sayang,kalau bisa,mulai nanti siang,belajar nyetir sama Tukimin" Ujar Siska.
"Maaf,nanti siang sepertinya belum bisa sayang,soalnya ada karyawan toko yang masuk rumah sakit" Timpal Bisma.
"Siapa yang sakit,Bisma?" Tanya Shandy.
"Maya pah,dia pingsan di toko,sudah tiga hari ini dia rawat di rumah sakit" Sahut Bisma.
"Sakit apa dia?" Tanya Shandy sambil minum susu hangat buatan bik Ijah.
"Kata Dokter sih asam lambung kronis pah,tapi hari ini kata Dokter sudah di perbolehkan untuk pulang" Timpal Bisma.
"Suruh Tukimin untuk menjemputnya ke rumah sakit,dan tolong kamu urus semua biaya administrasinya Bisma" Ujar Shandy.
"Baik pah" Sahut Bisma.
"Hari ini,biar Papa ke cafe naik mobil Mawar saja,biar Tukimin yang mengantar kamu ke rumah sakit" Ujar Shandy.
"Oke baik pah" Timpal Shandy.
"Siska berangkat kuliah dulu ya pah" Siska menyalami tangan Shandy.
"Iya kamu hati hati di jalan ya nak" Ucap Shandy.
"Iya pah" sahut Siska.
"Sayang,aku berangkat duluan ya" Siska menyalami Bisma.
"Iya sayang,kamu hati hati di jalan,bawa mobilnya jangan ngebut ngebut" Ucap Bisma.
"Oke sayang" Timpal Siska.
Mobil Siska pun sudah berlalu keluar dari garasi menuju ke kampus.
"Min,kamu hari ini tolong antar kan Bisma ke rumah sakit ya" Ujar Shandy pada Tukimin.
"Bapak,engga berangkat ke cafe pak?" Tanya Tukimin.
"Saya biar naik mobil Mercedes saja" Timpal Shandy.
"Oke baik Pak,mobilnya sudah saya panaskan Pak" Sahut Tukimin.
Bisma berangkat ke toko mebel di antar Tukimin.Setelah membuka toko mebel Bisma dan Tukimin pun segera bergegas menuju ke rumah sakit.
"Kalian sudah siap siap?" Tanya Bisma pada Maya dan Lasmi.
"Sudah kak,ini barang barang juga sudah saya beresin semuanya" Sahut Lasmi.
"Kalian tunggu sebentar ya,saya mau menebus obat dan menyelesaikan administrasinya dulu" Ujar Bisma.
"Iya kak" Sahut Maya.
Bisma pun segera ke kasir untuk membayar semua biaya administrasinya,setelah itu ia menebus obat untuk Maya.
"Maya,kamu sudah kuat untuk berjalan?" Tanya Bisma.
"Sudah kak" Sahut Maya.
"Oh,oke kalau begitu,sekarang kita pulang" Ajak Bisma pada Maya dan Lasmi.
Sesampainya di parkiran Tukimin membantu Lasmi untuk memasukkan barang barang ke dalam bagasi mobil,dan Tukimin pun segera melajukan kendaraannya menuju ke rumah Maya.
Sesampainya di depan gang yang sempit dan kecil,Tukimin pun memarkirkan mobilnya di pinggir jalan,karena gang nya sangat kecil dan sempit sehingga mobil pun tak bisa masuk.
"Maya,rumah kamu yang mana?" Tanya Bisma.
"Di sebelah sana Pak,masuk lagi ke dalam gang" Sahut Maya sambil menunjuk ke gang yang sempit dan sumpek.
Maya pun berjalan duluan dan di ikuti oleh Bisma,Lasmi dan Tukimin.Sesampainya di depan rumah Maya.
"Tok...tok...tok" Maya mengetuk pintu rumahnya.
"Assalamualaikum" Ucap Maya.
"Wallaikumsallam" Ucap seorang anak kecil berusia lima tahun sambil membukakan pintu.
"Kak Maya sudah pulang?" Teriak anak kecil tersebut sambil memeluk Maya dengan wajah sumringah.
"Mari silahkan masuk Pak,Lasmi dan mas Tukimin" Ujar Maya.
Bisma,Lasmi dan Tukimin pun masuk ke dalam rumah yang kecil dan sumpek tersebut.
"Maaf ya duduknya di lantai,di rumah ini tidak ada Sofanya" Ucap Maya.
__ADS_1
"Iya gak apa-apa May,santai aja May" Timpal Lasmi.
"Sebentar ya,saya buatkan teh dulu ke dapur" Ucap Maya sambil berdiri.
"May,biar aku aja yang ke dapur membuat teh,kamu duduk aja disini" Timpal Lasmi sambil berdiri lalu menuju ke dapur.
"Kamu tinggal sama siapa di sini?" Tanya Bisma pada Maya.
"Sama Ibu dan ketiga adikku kak" Timpal Maya.
"Lalu ayahmu?" Tanya Bisma.
"Bapak merantau ke Malaysia kak,udah dua tahun gak ada kabar" Ucap Maya sambil menunduk dengan raut muka sedih.
"Oh begitu,kalau Ibu kamu sekarang kemana?" Tanya Bisma lagi.
"Jualan sayur di pasar kak,adik yang pertama lagi sekolah SMP dan yang kedua sekolah SD kak" Ucap Maya.
"Oh,yang bukain pintu ini,adik yang paling kecil ya?" Tanya Bisma lagi.
"Iya kak,baru lima tahun,rencananya tahun depan baru mau masuk TK" Timpal Maya.
"May,gula sama teh nya di simpan di mana?" Lasmi berteriak dari Dapur.
Maya pun segera berdiri dan berlalu menuju ke arah dapur.Antara dapur dan ruang tamu, ruangannya menyatu hanya di sekat dengan dengan gorden lusuh.
"Ini Las,di dalam toples" Maya mengambil toples pink berisi gula pasir.
"Teh nya mana May?" Tanya Lasmi lagi.
"Itu depan kamu Las" Maya menunjuk ke arah teh yang terletak di atas meja.
"Oh iya hehehe,ya udah,kamu pergi ke depan lagi sana" Ujar Lasmi.
"Adek manis,sini dek" Ujar Bisma memanggil adik Maya yang tengah duduk di depan pintu kamar.
"Itu sana dek,di panggil kak Bisma" Ujar Maya pada adiknya Lina.
"Adek namanya siapa?" Tanya Bisma.
"Lina" Sahut Lina.
"Umurnya berapa tahun?" Tanya Bisma lagi.
"Lima tahun" Jawab Lina.
"Nih,kakak kasih uang jajan buat kamu ya" Bisma mengeluarkan uang lima ratus ribu rupiah dari dalam dompetnya.
"Bilang apa dek?" Ujar Maya.
"Terima kasih kak" Ucap Lina.
"Sama sama hehehe" Bisma mengelus rambut Lina.
"Silahkan di minum teh nya,kak Bisma dan mas Tukimin" Ujar Lasmi menyodorkan dua cangkir teh di hadapan Bisma dan Tukimin.
"Terima kasih Lasmi" Ucap Tukimin.
"Maya kami pamit dulu ya,kamu istirahat saja di rumah dulu,kalau sudah sembuh baru masuk kerja" Ucap Bisma.
"Iya kak,terima kasih banyak ya kak,maaf aku udah ngerepotin kak Bisma" Timpal Maya.
"Kamu tidak ngerepotin,karena itu memang sudah menjadi kewajiban kami mengurus karyawan,kalau ada yang sakit" Ucap Bisma.
"Lasmi,kamu mau disini,atau mau pulang?" Tanya Bisma pada Lasmi.
"Saya ikut ke toko aja kak" Sahut Lasmi.
"Apa kamu gak capek ikut ke toko? sebaiknya kamu Istirahat saja dulu di rumah Lasmi,besok kamu baru masuk kerja" Ujar Bisma.
"Ya sudah kak,kalau begitu saya numpang sampai simpang aja kak,nanti dari simpang saya naik ojek ke rumah saya" Ucap Lasmi.
"Rumah kamu di mana?" Tanya Bisma.
"Di perumahan griya asri kak" Sahut Lasmi.
"Ya sudah kita antar sampai ke rumah kamu,kamu pasti capek Lasmi,habis jagain Maya di rumah sakit" Ucap Bisma.
Bisma pun bergegas berjalan menuju ke tempat di mana Tukimin memarkirkan mobilnya.
"Las,aku boleh minta nomor hp kamu gak?" Tanya Tukimin pada Lasmi.
"Untuk apa mas?" Timpal Lasmi.
"Iya,ada deh hehehe,bolehkan aku minta nomormu Las?" Tanya Tukimin lagi.
Lasmi tak mempedulikan ucapan Tukimin,ia malah mempercepat langkahnya menyusul Bisma.
"Hey,kenapa kalian lama sekali jalannya?" Tegur Bisma.
Tukimin segera menyalakan mesin mobilnya,dan Bisma pun duduk di depan sebelah Tukimin,sedangkan Lasmi duduk di jok barisan tengah.
Sesampainya di depan rumah Lasmi,Bisma pun turun untuk menemui ibunya Lasmi.
"Assalamualaikum Bu,maaf tiga hari kemarin Lasmi menunggu kawannya di rumah sakit" Ucap Bisma pada ibunya Lasmi.
"Iya Pak Bisma,gak apa-apa,kemarin juga saya kesana menjenguk kawannya Lasmi,sambil membawakan baju ganti untuk Lasmi" Ucap ibunya Lasmi menjelaskan.
"Oh iya?Ibu kemarin ke rumah sakit?" Tanya Bisma.
"Iya Pak,syukur Alhamdulillah kalau Maya sudah sembuh dan bisa pulang,ibu ikut senang" Ucap ibunya Lasmi.
"Iya Bu,Alhamdulillah maya udah sembuh dan udan boleh pulang,saya permisi pamit dulu ya Bu" Ucap Bisma pada ibunya Lasmi.
"Iya Pak,terima kasih sudah mengantarkan anak saya sampai ke rumah Pak" Ucap wanita paruh baya tersebut.
"Iya sama sama Bu,mari Bu,permisi" Ucap Bisma.
"Ayo min,kita ke toko sekarang" Ujar Bisma pada Tukimin.
"Sebentar Pak" Tukimin membuka pintu mobilnya kemudian lari menghampiri ibunya Lasmi.
__ADS_1
"Bu,saya pamit dulu ya" Ucap Tukimin sambil menyalami tangan ibunya Lasmi.
"Oh iya mas,terima kasih ya mas" Sahut ibunya Lasmi.
Tukimin pun bergegas menuju ke mobil dan segera menghidupkan mesin mobilnya.
"Min,min,ada ada saja kamu" Bisma menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Tukimin.
"Biasa Pak,pamit dulu sama calon ibu mertua hehehe" Timpal Tukimin sambil terkekeh.
"Min,kamu bisa ajari saya belajar nyetir mobil gak?" Tanya Bisma.
"Bisa Pak,mau kapan Pak?sekarang juga ayo pak" Sahut Tukimin bersemangat.
"Nanti saja belajarnya,kalau Papa sudah berangkat ke Jakarta,biar kamu gak keteteran ngatur waktunya" Ucap Bisma.
"Oke siap Pak" Timpal Tukimin.
Keesokan harinya pagi-pagi Shandy berpamitan pada Siska dan Bisma untuk berangkat ke Jakarta.
"Bisma,saya titip Siska dan tolong jaga dia baik baik ya" Ujar Shandy.
"Iya pah,pasti saya akan menjaganya dengan baik" Sahut Bisma.
"Dan selama saya di luar kota,tolong kamu urus toko mebel dan cafe ya" Ujar Shandy.
"Oke baik pah,Papa tidak perlu Khawatir,saya akan mengurus semuanya" Timpal Bisma.
"Hati hati di jalan ya pah" Ucap Siska sambil menyalami tangan Shandy dan begitu pula dengan Bisma.
Shandy pun berangkat ke bandara di antar oleh Tukimin.Sepulangnya mengantar Shandy ke bandara,Tukimin langsung melajukan mobilnya menuju ke toko mebel.
"Hii Lasmi,kamu lagi apa?" Sapa Tukimin dengan ramah pada Lasmi.
"Eh,mas Tukimin,tumben kesini?" Tanya Lasmi.
"Iya dong,kan mau lihat kamu hehe" Ucap Tukimin.
" Ehem,ehem" Maya pura pura batuk meledek Lasmi dan Tukimin.
"Apaan sih May?" Ucap Lasmi matanya mendelik ke arah Maya.
"Hehehe" Maya terkekeh.
"Las,aku boleh minta nomor hp kamu gak?" Tanya Tukimin.
"Buat apa sih mas?" Sahut Lasmi kesal.
"Ya buat hubungi kamulah hehehe" Ucap Tukimin sambil cengengesan.
"Eh min,kamu sudah sampai sini rupanya?" Tanya Bisma yang baru keluar dari dalam ruangannya.
"Eh,iya Pak sudah" Sahut Tukimin.
"Kalau begitu,kamu tolong belikan nasi Padang buat kita makan siang" Bisma memberikan uang dua ratus ribu rupiah pada Tukimin.
"Berapa bungkus Pak?" Tanya Tukimin.
"Enam bungkus min" Ujar Bisma.
"Oke baik Pak" Timpal Tukimin.
Tukimin pun segera bergegas menuju ke rumah makan Padang.Dan sesampainya di toko mebel,Tukimin menyerahkan nasi Padang tersebut pada Bisma.
"Tok...tok...tok" Terdengar suara pintu di ketuk dari luar.
"Masuk" Ujar Bisma.
"Pak,ini nasi Padangnya" Ucap Tukimin.
"Letakkan satu bungkus di meja sana buat saya min,sisanya buat kamu dan bagi bagikan ke karyawan toko" Ujar Bisma yang sedang sibuk mengetik di depan laptop.
"Oke baik Pak" Tukimin pun meletakkan satu bungkus nasi Padang di atas meja.
"Ini uang kembalianya saya taro di meja ya Pak" Ucap Tukimin.
"Gak usah,kembaliannya buat kamu beli rokok min" Timpal Bisma.
"Oke,terima kasih banyak Pak" Ucap Tukimin.
Tukimin pun berlalu keluar dan membagi bagikan nasi Padang pada Maya,Lasmi,Indra dan Rahmat.
"Las,kita makan siang bareng disini yuk" Ajak Tukimin pada Lasmi.
"Di sana aja mas,makan rame rame sama yang lain" Sahut Lasmi sambil menunjuk ke arah Maya,Indra dan Rahmat.
"Oh begitu,ya sudah ayo" Timpal Tukimin.
"Cieee...cieee ehem ehem hehehe" Maya meledek Lasmi dan Tukimin.
"Apaan sih May,gak jelas banget deh" Timpal Lasmi kesal.
"Senyum dong Las mukanya,jangan sewot gitu ah hehehe" Maya terkekeh melihat raut wajah Lasmi yang di tekuk.
Selesai makan siang,Bisma mengajak Tukimin untuk belajar mengemudi.
"Las,mas pergi dulu ya" Ucap Tukimin berpamitan pada Lasmi.
"Los sana pergi" Ucap Lasmi ketus.
"Jangan marah marah gitu dong,nanti hilang cantiknya hehe" Tukimin menggoda Lasmi.
Lasmi tak menimpali ucapan Tukimin,ia berlalu begitu saja meninggalkan Tukimin.
"Yuk berangkat min" Ajak Bisma.
"Siap Pak" Sahut Tukimin.
Bisma dan Tukimin pun segera berlalu dari toko mebel tersebut dan mencari tempat yang sepi untuk belajar mengemudi.
BERSAMBUNG.....
__ADS_1
******