
( POV Lasmi )
"Dek,ayo kita berangkat" Tiba-tiba Tukimin nongol di depan pintu kamar.
"Oh iya mas,sebentar aku ambil tas Handphoneku dulu" Sahut Lasmi.
Lasmi berdiri dari tempat tidurnya,ia pun menaruh piring serta sendok di atas meja nakkas,lalu ia pun segera bergegas keluar kamar.
"Mas,kita berangkat sama siapa?" Tanya Lasmi.
"Sama pak Bisma dek" Sahut Tukimin.
"Kalau bos Shandy sama siapa mas?" Tanya Lasmi lagi.
"Bos Shandy akhir akhir ini dia lebih suka bawa mobil sendiri dek" Sahut Tukimin.
Sesampainya di garasi mobil,Tukimin dan Lasmi langsung naik ke dalam mobil.Tak berapa lama kemudian Bisma pun muncul,ia langsung duduk di sebelah Tukimin.
"Ayo min kita berangkat" Ujar Bisma.
"Baik pak" Sahut Tukimin.
"Dek,mau permen gak dek?" Tukimin menyodorkan permen pada Lasmi yang duduk di jok barisan tengah.
"Makasih mas" Lasmi meraih permen dari tangan Tukimin.
"Oh iya,ternyata di belakang ada Lasmi ya hehe,Las gimana,betah gak tidur di sini?" Tanya Bisma.
__ADS_1
"Betah kak hehe" Sahut Lasmi.
"Ya betah dong pak,apalagi kalau di samping mas min,iya enggak dek hehehe" Timpal Tukimin sambil cengengesan.
"Oalah min,min,kamu ini pagi-pagi udah gombal hehehe" Bisma terkekeh.
"Iya gak apa-apa gombal pak,kan sama istri sendiri hehehe" Sahut Tukimin sambil terkekeh.
"Ternyata kak bisma bisa bercanda juga ya,saya kira kak Bisma orangnya kaku dan tidak suka bercanda hehe" Celetuk Lasmi.
"Wah dek,pak Bisma ini orangnya sebenarnya humoris,cuma kalau di depan karyawan suka jaim ya pak hehehe" Tukimin terkekeh meledek Bisma.
"Iya,mungkin kalau orang yang tidak kenal dekat dengan saya,pasti mengira saya ini orangnya kaku,bahkan dulu sewaktu saya masih ngajar di kampus,anak-anak didik saya menjuluki saya sebagai dosen sombong dan angkuh,termasuk Siska istri saya,dulu kalau manggil saya dosen sombong bin angkuh" Ucap Bisma menjelaskan.
"Oh begitu ya kak,ternyata dulu kak Bisma dosen,dan kak Siska mahasiswanya begitu ya kak" Sahut Lasmi sambil mengangguk anggukan kepalanya.
"Bebas mau panggil pak boleh,mau panggil kak juga boleh,kalau panggil kak,berati saya masih muda dong min,semua karyawan di toko mebel,manggil saya kak semua hehehe" Timpal Bisma sambil terkekeh.
"Iya,habis udah jadi kebiasaan sih kak,dari sejak pertama saya kerja di toko mebel,kita manggilnya kak semua hehe" Timpal Lasmi.
"Eh,gak terasa ya,kita sudah sampai aja nih" Ucap Bisma.
Tukimin segera memarkirkan mobilnya di depan toko mebel.Bisma turun terlebih dulu dari dalam mobil,ia pun langsung membuka rolling door.
Bisma pun masuk ke dalam toko mebel tersebut,lalu ia pun bergegas menuju ke dalam ruangan kerjanya.
Sementara itu di dalam mobil,Lasmi seperti enggan untuk turun dari mobil.
__ADS_1
"Ayo turun dek" Ajak Tukimin.
"Iya mas sebentar" Sahut Lasmi.
Lasmi pun turun dari mobil pelan-pelan,ia pun berjalan sangat lambat seperti siput.
"Kenapa dek,masih sakit ya dek?" Tanya Tukimin pelan.
"Iya mas,masih terasa sakit dan perih" Sahut Lasmi pelan.
"Las,ngapain kamu jalannya kayak pinguin gitu?" Teriak Maya.
Sontak saja wajah Lasmi merah merona,ia pun menundukkan kepalanya menahan malu.
"Mas,kamu apakan tuh si Lasmi sampai jalannya kayak pinguin gitu?" Tanya Maya.
"Ah kamu,mau tahu aja May" Sahut Tukimin.
"Halah enggak di kasih tahu juga aku udah paham kok,kalian habis belah duren ya semalam hehehe" Maya terkekeh meledek Tukimin dan Lasmi.
"May! sssstttttt" Lasmi menempelkan jari telunjuk di bibirnya.
"Hahahaha,aduh,aduh aku jadi pengen tahu deh,semalam kalian habis berapa ronde sih hahaha" Maya bukannya diam,ia malah tertawa terbahak-bahak meledek Tukimin dan Lasmi.
"Apaan sih May?berisik banget sih kamu! " Ucap Lasmi kesal.
BERSAMBUNG
__ADS_1
*****