
Pagi ini Shandy berpamitan pada Melly untuk pulang ke Palangkaraya.Perasaan Shandy sangat berat untuk meninggalkan Melly sendirian di apartemen.
"Sayang,Abang pamit dulu ya,kamu hati hati disini dan kalau kamu mau pergi kuliah atau shopping telepon Bejo saja ya" ucap Shandy yang tengah duduk di sofa ruang tamu.
"Iya,Abang tenang saja,aku pasti nurut sama kata kata Abang" Melly menghampiri Shandy dan duduk di pangkuannya.
"Rasanya Abang berat sekali meninggalkan kamu sendirian di sini sayang" ucap Shandy sambil membelai rambut Melly.
"iiih,Abang nih lebay deh" sahut Melly manja dan melingkarkan tangannya ke leher Shandy.
"Iya sayang,kalau tak ada urusan pekerjaan, rasanya Abang tak mau pulang ke Palangkaraya hehehe" jawab Shandy sambil mencubit hidung Melly.
"Tapi,Abang disana tak lama kan? tanya Melly.
"Tidak sayang,kemungkinan 2 sampai 3 hari saja di sana,begitu urusan pekerjaan Abang selesai,secepatnya Abang akan kembali ke Jakarta" jawab Shandy sambil memeluk Melly.
Melly pun mengecup bibir Shandy dan Shandy pun membalasnya dengan ******* bibir Melly.
"Tok.... tok....tok...." terdengar suara pintu di ketuk dari luar.
"Sayang,Bejo sudah datang,Abang berangkat dulu ya" Shandy pun mencium kening Melly.
"Iya bang,Abang hati hati di jalan ya,semoga Abang selamat tujuan" ucap Melly.
"Aamiin" sahut Shandy.
Melly pun bangkit dari pangkuan Shandy dan segera membuka pintu.
"Kreeeeekkkk..." pintu di buka.
"Pagi Pak Shandy,dan pagi juga non Melly" sapa Bejo dengan ramah.
"Pagi Jo,ayo kita berangkat,takut nanti terlambat sampai di airport" ajak Shandy.
"Pagi juga Bejo" sahut Melly sambil tersenyum.
"Oh iya sayang,ini kartu kredit Abang,kamu pegang saja ya,kalau kamu mau shopping atau ke salon pakai saja ini" ujar Shandy sambil menyodorkan kartu kreditnya pada Melly.
"Terima kasih Abang" sahut Melly sambil mencium punggung tangan Shandy.
Melly pun ikut turun ke bawah untuk mengantar Shandy dan Bejo sampai ke parkiran. Sesampainya di parkiran Shandy pun memeluk Melly dengan erat.
"Sayang,Abang berangkat dulu ya,ingat selama Abang pergi,kamu disini jangan nakal ya! ujar Shandy.
"Iya bang" timpal Melly sambil tersenyum dan membalas pelukan Shandy.
"Silahkan Pak" celetuk Bejo sambil membukakan pintu mobil.
"Eh,iya Jo,mari kita berangkat" sahut Shandy sambil melepaskan pelukannya.
"bye sayang muaaah" Shandy mengecup kening Melly lalu masuk ke dalam mobil.
Setelah mengantar keberangkatan Shandy, Melly pun segera bergegas menuju ke lantai atas untuk masuk ke dalam apartemen.
"Hmmm...aku ngapain ya disini sendirian,bosan mendingan aku shopping saja ke Mall, daripada suntuk sendirian disini" batin Melly.
Melly pun meraih ponselnya dan memesan taksi online.Sambil menunggu taksi online Melly pun bersiap siap dan segera turun lantai dasar apartemen.Tak berselang lama taksi online pun telah tiba di depan apartemen.
"Pondok indah mall pak" ujar Melly pada supir taksi.
"Iya mbak,sesuai aplikasi ya" sahut supir taksi.
"Iya" timpal Melly.
Sesampainya di Mall,Melly pergi ke boutique yang menjual khusus pakaian dalam wanita. Melly membeli tiga helai lingerie dengan warna dan desain yang berbeda.
Setelah membayar lingerie di boutique dengan menggunakan kartu kredit milik Shandy. Kemudian Melly menuju swalayan untuk membeli buah buahan dan banyak camilan.
Selesai belanja Melly masuk ke restoran dan hendak mengisi perutnya yang sudah mulai keroncongan.
"Melly" tegur seorang pria.
"Eh Renaga,kamu disini juga? sahut Melly tersenyum sambil menoleh ke arah suara Renaga.
"Iya Mel,kok kamu jalan sendirian,mana teman teman kamu? tanya Renaga teman kampusnya Melly.
"Iya Ren aku sendiri saja" jawab Melly.
"Nanti malam masuk kuliah Mel? tanya Renaga.
"Iya masuk dong hehehe" jawab Melly.
"Maaf mas,mbak,mau pesan apa? tanya seorang pelayan.
"Chicken katsu sama orange jus,kamu mau makan apa Ren? tanya Melly pada Renaga.
"Oh gak Mel,aku barusan sudah selesai makan di meja pojok sana,aku melihat kamu duduk disini,makanya aku samperin kamu kesini hehe" Jawab Renaga.
"Oh begitu,ya sudah mbak pesan itu saja mbak" ujar Melly pada pelayan.
"Melly kamu pulangnya kemana,biar nanti saya antar ya?tanya Renaga.
"Oh,aku pulang ke apartemen,alah gak usah di antar Ren,aku pulangnya naik taksi online saja" timpal Melly.
"Padahal aku pengen tahu tempat tinggal kamu loh Mel" Renaga memandangi Melly sambil tersenyum.
"Iya Ren,terima kasih kamu sudah baik sama aku,tapi aku tidak mau merepotkan kamu Ren" ucap Melly.
__ADS_1
"Ah Melly,aku gak merasa di repotkan kok,malah senang bisa antar kamu pulang" timpal Renaga bersemangat.
"Terima kasih atas tawaran dan kebaikannya Ren,aku mau pulang naik taksi saja,maaf ya Ren" tolak Melly dengan halus.
"Oke baiklah kalau begitu,aku tidak akan memaksa kamu Mel,sampai jumpa nanti malam di kampus ya Mel" ucap Renaga sambil berdiri dan tersenyum pada Melly.
"Oke" sahut Melly membalas senyuman Renaga.
"Kalau begitu,aku duluan ya Mel" Renaga berpamitan kemudian berlalu dari hadapan Melly.
Setelah Renaga pergi,pelayan pun datang dan membawa makanan pesanan Melly.Sedang asik menyantap makanan,tiba tiba handphone Melly berdering.
"Kriinggg.... kriinggg.... kriinggg..."
Melly pun segera meraih ponselnya dari dalam tas,lalu menyentuh tombol hijau di layar ponselnya.
"Hallo sayang, Abang sudah sampai di airport Palangkaraya nih" suara Shandy terdengar di ujung telepon.
"Alhamdulillah kalau sudah sampai bang" sahut Melly.
"Sayang,kamu lagi dimana,kok ada suara musik? tanya Shandy.
"Lagi makan di Mall bang"jawab Melly.
"Sama siapa sayang,awas ya jangan nakal! ujar Shandy.
"Sendirian saja bang" jawab Melly.
"Benar sendirian,awas ya kalau nakal,Abang tak mau kehilangan kamu sayang" ucap Shandy di sebrang telepon.
"Iya bang sendiri,gak percayaan amat deh" jawab Melly kesal karena di curigai Shandy.
"Coba Abang sekarang mau video call,Abang mau lihat sayang" ujar Shandy.
Setelah Shandy melakukan video call,Melly pun memperlihatkan sekelilingnya untuk memastikan kalau Melly memang hanya sendirian di restoran itu.
"Oke sayangku,sekarang Abang percaya hehehe" Shandy tersenyum lega saat melihat ternyata memang Melly hanya sendirian di restoran tersebut.
"Sudah dulu ya bang,aku mau lanjut makan nih" sahut Melly.
"Iya silahkan di lanjutkan makannya sayang,nanti pulangnya jangan sendirian,Abang akan telepon Bejo untuk menjemput kamu disitu ya sayang" ujar Shandy.
"Oke bang" sahut Melly.
Melly pun kemudian melanjutkan makannya dan menikmati makanan yang ada di hadapannya.
"Kriinggg... kriinggg... kriinggg.." ponsel Melly kembali berdering.
"Hallo" ucap Melly.
"Hallo non,saya di suruh Pak Shandy untuk menjemput non, sekarang non lagi dimana? tanya Bejo.
"Oke baik non,saya segera meluncur kesana sekarang" timpal Bejo.
Selesai makan lalu Melly pun bergegas menuju kasir dan mengeluarkan kartu kredit milik Shandy untuk membayar makanannya.
"Kriinggg... kriinggg.... kriinggg" Bejo menelpon Melly dan Melly pun segera mengangkatnya.
"Hallo Bejo" ucap Melly.
"Non saya sudah sampai di depan Mall" sahut Bejo.
"Oke baik,aku segera keluar" ucap Melly.
Melly pun kini sudah berada di dalam mobil bersama Bejo.
"Non,pesannya Pak Shandy,kalau non mau keluar atau kemana mana,non harus hubungi saya,biar saya yang antar non" ujar Bejo.
"Oke Bejo,terima kasih ya Jo" timpal Melly.
"Kriinggg.... kriinggg.... kriinggg..." handphone Bejo berdering dan Bejo pun segera mengangkat ponselnya.
"Hallo Pak Aldo" ucap Bejo.
"Jo,kamu dimana,cepat ke cafe sekarang juga" ujar Aldo di ujung telepon.
"Tapi Pak,saya lagi mengantar non Melly" jawab Bejo.
"Non Melly siapa,cepat kesini,saya ada meeting dadakan di kantor pak Dermawan" ujar Aldo.
"Oke baik Pak,saya segera kesana sekarang" jawab Bejo gugup.
"Ada apa Jo? tanya Melly pada Bejo.
"ini barusan Pak Aldo minta tolong,katanya minta di antar ke kantornya pak Dermawan,ada meeting dadakan katanya non" jawab Bejo.
"Oh begitu,ya sudah sekarang kita ke cafe saja dulu,antar pak Aldo dulu, setelah itu baru kamu antar saya pulang ke apartemen" timpal Melly.
"Oke baik non" sahut Bejo.
Bejo pun melajukan kendaraannya menuju cafe, Sepuluh menit kemudian mobil yang di Kendari Bejo pun telah sampai di area parkir cafe.Bejo segera bergegas turun lalu masuk ke dalam cafe dan tak lama kemudian Bejo dan Aldo keluar lalu menuju ke area parkir mobil.
"Eh,ada Melly? tanya Aldo kaget ketika membuka pintu mobil, dan di dalamnya ternyata ada Melly yang sedang duduk sambil memainkan ponselnya.
"Eh i-iya Pak" sahut Melly yang sama kagetnya dengan Aldo.
"Melly,kamu sekarang tidak kerja di cafe lagi ya,kok tidak ada kabar selama ini kamu kemana saja? tanya Aldo di perjalanan.
__ADS_1
"Eh anu Pak,saya sekarang....." sahut Melly gugup.
"Mel,kamu kan masih muda,cantik dan menarik, menurut saya kamu lebih baik kerja di cafe saja daripada jadi pembantu di apartemen Pak Shandy" ujar Aldo.
"Tapi Pak Aldo,non Melly bukan jadi pembantu di apartemen Pak Shandy" celetuk Bejo menimpali ucapan Aldo.
"Lalu kerja apa dong? sahut Aldo.
"Non Melly ini adalah calon istri Pak bos" jawab Bejo.
"Hah! ? Aldo kaget dan terperanjat mendengar ucapan Bejo.
Aldo membulatkan matanya dengan sempurna lalu menoleh ke arah Melly,dan Melly pun hanya tersenyum.
Kini sirna sudah harapan Aldo untuk mendekati Melly.Sejak awal Melly melamar pekerjaan di cafe dan Aldo menerimanya sebagai karyawan sebenarnya Aldo sudah menaruh hati pada Melly.
"Yah jomblo lagi deh gue,keduluan Pak Shandy" batin Aldo.
"Pak,kita sudah sampai di kantornya pak Dermawan" suara Bejo menyadarkan Aldo dari lamunan.
"Eh,oh iya Jo,sudah sampai ya? jawab Aldo terbata bata.
Aldo pun keluar dari mobil setelah berpamitan pada Melly dan Bejo.Kemudian bejo pun segera melajukan kendaraannya menuju apartemen. Dua puluh menit kemudian Bejo dan Melly telah sampai di area parkir apartemen.
"Jo,nanti jam 5.30 kamu kesini lagi ya,saya mau berangkat kuliah malam" ujar Melly pada Bejo sebelum turun dari mobil.
"Baik non,belanjaannya biar saya bantu bawa ke atas non" sahut Bejo.
"iya Jo,terima kasih ya" timpal Melly.
Sesampainya di apartemen Melly segera menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.Setelah mandi dan berpakaian Melly pun duduk santai di depan televisi sambil ngemil.
"Kriinggg.... kriinggg... kriinggg...." Handphone Melly berdering, Melly pun segera bergegas menuju kamar meraih ponselnya yang sedang di charger di atas nakkas.
"Hallo bang" ucap Melly.
"Hallo sayang,sudah sampai di apartemen ya? tanya Shandy di ujung telepon.
"Iya,sudah bang" jawab Melly.
"Syukurlah kalau begitu,ingat ya sayang,nanti kuliahnya di antar Bejo saja,jangan naik taksi online" ujar Shandy.
"Iya bang" jawab Melly.
"Abang kangen banget sama kamu sayang" ucap Shandy.
"Sama hehehe" sahut Melly menimpali.
"Sabar,tunggu Abang ya sayang" ujar Shandy.
"Iya Abangku sayang,aku akan selalu sabar menanti Abang hehehe" jawab Melly.
"Ya sudah dulu sayang,kamu hati hati ya sayang,ingat di kampus jangan nakal" Ujar Shandy.
"Iya Abangku sayang muaaah" jawab Melly.
Shandy pun menutup teleponnya dan Melly pun segera mencari nomor kontak kakaknya.
"Tuuuuttttt.... tuuuuttttt... tuuuuttttt..." Melly menelepon kakaknya.
"Hallo Mel" terdengar suara seorang pria di ujung telepon.
"Hallo kak Bayu" Melly menyapa kakaknya.
"Iya Mel,kamu baik baik saja di Jakarta Mel? tanya Bayu.
"Alhamdulillah baik kak,kakak sekeluarga bagaimana sehat? tanya Melly.
"Alhamdulillah sehat Mel" jawab Bayu.
"Ibu bagaimana kak,apakah ibu baik baik saja? tanya Melly.
"Iya ibu baik baik saja Mel,kemarin kakak kesana main ke rumah ibu" jawab Bayu.
"Oh, syukurlah kalau begitu,kak mungkin aku dalam waktu dekat ini akan pulang ke kampung" ucap Melly.
"Oh iya Mel,lagi libur kuliah ya? tanya Bayu.
"Tidak kak,tapi aku mau memperkenalkan seseorang sama ibu dan kakak" ucap Melly.
"Seseorang siapa maksudnya Mel? tanya Bayu.
"Calon suami kak" jawab Melly.
"Hah! bagaimana,a-apa maksudnya kamu Mel,kamu mau menikah muda? tanya Bayu.
"Iya kak" jawab Melly.
"Tapi kamu kan baru masuk kuliah,jangan jangan kamu hamil ya? tanya Bayu kaget.
"Tidak kak,aku tidak hamil,kakak tenang saja,aku baik baik saja disini kak" timpal Melly.
"Tapi Mel,ibu pasti shock mendengar berita ini" ucap Bayu dengan nada cemas.
"Ya sudah dulu ya kak,aku mau berangkat kuliah dulu" Melly mengakhiri teleponnya.
BERSAMBUNG......
__ADS_1
********