Gairah Wanita Kesepian

Gairah Wanita Kesepian
Bab 62. Ino Menghubungi Dinda Kembali.


__ADS_3

( POV Ino )


Setelah enam bulan aku memblokir semua akses komunikasi dengan Dinda,sekarang aku menyesal dan aku baru menyadari ternyata ada rasa rindu di hati ini,dan aku merasa bersalah sekali,dan kenapa dulu aku memblokir semua yang berhubungan dengan Dinda,karena aku ingin memperbaiki hubunganku dengan Nova,makanya aku sengaja menghilangkan jejak agar tidak ada komunikasi lagi antara aku dengan Dinda.


Namun tak bisa aku pungkiri,kini aku merasa rindu sekali terhadap Dinda,dan aku pun selalu berusaha mencari Facebook Dinda kembali dengan menggunakan akun palsu yang aku buat,lalu aku mengirimkan email pada Dinda.


"Tuuuuttttt... tuuuuttttt... tuuuuttttt" Ino Menghubungi Dinda.


"Hallo" Terdengar suara Dinda di ujung telepon.


"Hallo juga,kemana aja mbeb,gak pernah ada kabar?" Tanya Ino.


"Ada aja,gak kemana mana" Sahut Dinda.


"Lagi sibuk apa sekarang mbeb?" Tanya Ino.


"Lagi sibuk jualan online" Timpal Dinda.


"Oh bagus dong mbeb,ada kegiatan positif" Sahut Ino.


"Iya,eh tolong bantuin aku dong beb,bikinin Instagram untuk jualan online" Ujar Dinda.


"Boleh mbeb,nanti aku bikinin ya" Timpal Ino.


"Oke terima kasih banyak ya sebelumnya hehe" Ucap Dinda.


"Sama sama mbeb,eh aku add kamu loh di Facebook,konfirmasi dong mbeb" Ujar Ino.


"Namanya siapa ya?soalnya banyak banget yang minta pertemanan di Facebook,belum sempat aku konfirmasi semuanya,karena memang aku sortir setiap ada permintaan pertemanan" Tanya Dinda.


"Nama Facebooknya Karenina ayu,aku pakai nama cewek" Sahut Ino.


"Hmmm....oke nanti aku konfirmasi ya" Timpal Dinda.


"Kamu sekarang lagi dekat sama siapa mbeb?" Tanya Ino.


"Ada seseorang,namanya Deddy,ia sudah punya dua orang istri dan tujuh orang anak" Ucap Dinda jujur.


"Udah lama hubungannya sama dia?" Tanya Ino.


"Ya setelah kamu menghilang,gak lama kemudian aku dekat dengannya" Timpal Dinda.


"Aku juga sekarang lagi dekat dengan seseorang" Ucap Ino tak mau kalah.


"Sama siapa?" Tanya Dinda.


"Ada janda,dia seorang pengusaha dari Bogor" Sahut Ino berbohong.

__ADS_1


"Oh begitu,ya udah dulu ya bye" Dinda menutup teleponnya.


"Ah,kenapa Dinda menutup teleponnya,padahal aku kan masih pengen ngobrol sama dia,aku sengaja mengarang cerita kalau aku lagi dekat sama janda dan seorang pengusaha itu,supaya Dinda panas dan cemburu" Batin Ino.


"Kok setelah aku ngomong gitu Dinda langsung mematikan teleponnya ya?apa jangan-jangan dia cemburu?" Batin Ino.


Sementara di tempat lain,Dinda semakin ilfill dan jijik terhadap Ino.Sudah menghilang tanpa kabar,kemudian ia datang kembali hanya untuk ngasih tahu hal yang tidak penting menurut Dinda.


"Semenjak kamu menghilang dari kehidupanku, rasa ini sudah pudar dan sirna,di tambah lagi kamu sekarang datang kembali dengan cerita baru,membuatku semakin ilfill" Batin Dinda.


Keesokan harinya Ino menghubungi Dinda kembali dan mengarang cerita,kalau dirinya kini tengah berada di kota Palangkaraya bersama seorang janda dan katanya seorang pengusaha tersebut.


{ Dinda,sekarang aku lagi di Palangkaraya,di hotel Swiss-Belhotel danum,kamu bisa datang kesini gak mbeb?" }


{ Mbeb,aku nginap disini sama pengusaha asal Bogor itu }


{ Mbeb,kalau mau ketemu datang aja kesini,aku di hotel lantai empat,kamar nomor 405 }


Ino mengirimkan pesan pada Dinda,dan ia pun sengaja mengarang cerita seperti itu,dan Ino pun berharap Dinda panas dan cemburu.Ino ingin tahu apa reaksi Dinda setelah ia mengirimkan pesan tersebut pada Dinda.


Sementara di tempat lain Dinda sedang duduk di pantai berdua dengan Deddy.Deddy sengaja mengajak Dinda untuk healing ke pantai sambil menikmati es kelapa muda.


"Iiih mantap banget anginnya sepoi-sepoi ya bang" Ucap Dinda sambil tersenyum.


"Iya,rasanya tenang dan damai kalau melihat air laut seperti ini ya Din" Sahut Deddy.


"Aku sengaja bawa kamu ke pantai ini,supaya kamu tidak stress Din,kamu setiap hari merekap orderan terus,sekali kali kita itu perlu healing,biar fresh otak kita Dinda" Ucap Deddy sambil tersenyum.


"Iya,makasih ya bang hehehe" Ucap Dinda.


"By the way,itu es kelapa mudanya manis gak Din?" Tanya Deddy.


"Engga manis nih,mungkin Abang yang jualan es degannya lupa ngasih gula" Timpal Dinda.


"Sini es degan punya kamu,Abang bawa kesana,biar Abang mintain gula sama dia" Ucap Deddy kemudian berlalu sambil membawa es degan milik Dinda.


"Derttttt... Derttttt... Derttttt" Pesan masuk dari Ino.


"Hmm.... maksudnya apa ini,dia ngasih tahu kalau dia sekarang lagi nginap sama janda pengusaha itu,dan Ino nyuruh aku kesana,mau ngapain coba?malas banget,makin jijik dan ilfill" Batin Dinda sambil membaca pesan Ino.


Dinda pun tak membalas pesan Ino,ia segera menghapus pesan Ino tesebut.


"Din,ini es kelapa mudanya,cobalah pasti sekarang udah manis" Ucap Deddy tiba-tiba mengangetkan Dinda.


"Oh iya,makasih ya bang" Ucap Dinda.


"Mau rokok Din?" Deddy menyodorkan sebungkus rokok pada Dinda.

__ADS_1


"Hmmm...tahu aja deh,kalau aku lagi pengen ngerokok hehehe" Ucap Dinda.


"Apa sih yang aku gak tahu tentang kamu Din, semuanya aku udah tahu,bahkan ********** pun aku udah tahu hehehe" Ucap Deddy sambil terkekeh.


"Huh! mulai deh omes" Timpal Dinda sambil menghisap rokoknya.


"Din,kamu lapar gak,kita makan di restoran seafood yuk?" Ajak Deddy.


"Yuk,kayaknya tempatnya juga oke tuh buat foto foto" Sahut Dinda bersemangat.


"Oke,aku siap jadi fotografer kamu,kapanpun, dan dimana pun hehehe" Ucap Deddy.


Dinda dan Deddy pun segera berlalu menuju ke restoran seafood,lalu keduanya pun menikmati makanan laut tersebut dengan lahapnya.


Dua hari kemudian Ino menghubungi Dinda kembali dan ia pun mengabari sudah pulang dari Palangkaraya.


"Tuuuuttttt... tuuuuttttt... tuuuuttttt" Ino menghubungi Dinda.


"Hallo" Terdengar suara Dinda di ujung telepon.


"Mbeb,sekarang aku udah di Bogor lagi" Ucap Ino.


"Oh iyakah?" Sahut Dinda.


"Iya,mbeb aku udah buatkan kamu Instagram,nanti aku kirim ke WhatsApp aja ya nama instagram dan password nya" Ucap Ino.


"Oke,terima kasih banyak ya beb" Ucap Dinda.


"Sama sama mbeb,Facebook Karenina ayu udah di konfirmasi belum?" Tanya Ino.


"Udah" Jawab Dinda.


Siang itu Dinda berselancar di Facebooknya,ia sibuk membalas komentar dan messenger dari para customernya.Di tengah kesibukannya chat bersama customer ia mendapatkan notifikasi dari Facebook Karenina ayu.


Dinda penasaran dan mengklik notifikasi dari Facebook akun palsu Ino tersebut.Dinda kaget karena Ino memposting foto Dinda yang sedang jalan jalan di pantai bersamanya kala itu.


"Hah! kamu masih menyimpan foto aku?" Dinda berkomentar di akun palsu Ino tersebut.


"Iya dong hehe" Balas Ino.


"Kok siang siang gini online,emang gak shalat Jum'at ya?" Komentar Dinda.


"Iya,ini sebentar lagi mau jumatan" Balas Ino.


Dinda pun log out dari Facebooknya dan melanjutkan aktivitasnya seperti biasa berjualan online.Sementara di tempat lain Ino juga telah log out dari Facebook akun palsu miliknya tersebut.


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


********


__ADS_2