Gairah Wanita Kesepian

Gairah Wanita Kesepian
Bab 26. Shandy Cemburu Pada Renaga


__ADS_3

( POV Shandy )


"Sayang,Abang berangkat dulu ya"Shandy berpamitan pada Melly untuk berangkat ke Surabaya.


"Iya,Abang gak lama kan di Surabaya?Tanya Melly.


"Tidak sayang,paling lama dua hari saja Abang disana"Ucap Shandy sambil merangkul pinggang Melly.


"Ya sudah, Abang hati hati di jalan ya"Ucap Melly sambil memeluk Shandy.


"Iya,kamu juga jaga diri baik baik disini ya"Timpal Shandy.


"Iya bang"Sahut Melly sambil tersenyum.


Kemudian Melly pun mengantarkan Shandy sampai area parkir apartemen dan Bejo pun telah menunggunya di sana.


"Selama Abang pergi,kamu jangan nakal ya"Shandy pun mengecup kening Melly.


"Iya Abangku sayang"Melly pun melepaskan pelukan Shandy.


"Silahkan Pak"Ujar bejo membuka pintu mobil untuk Shandy.


Shandy pun masuk ke dalam mobil,lalu Bejo pun menyalakan mesin mobilnya,kemudian berlalu menuju ke bandara Soekarno-Hatta.


Melly pun segera naik ke atas dan bergegas masuk ke dalam apartemennya.


Sambil menunggu taksi online yang sudah ia pesan melalui aplikasi,Melly pun berdiri di depan cermin dan merias wajahnya dengan makeup tipis dan tampak natural.


"Kriinggg... kriinggg... kriinggg"Ponsel Melly pun berdering.


"Hallo"Ucap Melly.


"Saya sudah di depan apartemen mbak"Ucap supir taksi online.


"Iya,tunggu sebentar Pak,saya segera kebawah"Sahut Melly.


Setelah sampai di bawah Melly langsung naik taksi online tersebut menuju kampusnya.


"Ini Pak"Ucap Melly menyodorkan uang lima puluh ribu rupiah pada supir taksi.


"Iya mbak,tunggu ini kembaliannya mbak"Kata supir taksi tersebut.


"Gak usah pak,kembalianya buat bapak saja"Timpal Melly.


"Oke terima kasih banyak mbak"Sahut supir taksi.


Melly pun sudah turun dari taksi online


,lalu berjalan menuju ke ruang kelasnya dengan terburu-buru,tiba tiba....


"Bruaaaakkkkk"Melly menabrak seseorang.


"Aduh,maaf gak sengaja,maaf ya"Ucap Melly sambil mengambil buku bukunya yang berantakan di lantai.


"Kamu kok buru buru banget sih Mel?Suara Renaga mengagetkan Melly.


"Eh,Ren ternyata kamu ya,maaf aku gak sengaja ya Ren"Ucap Melly.


"Iya gak apa-apa Mel,santai saja jangan terlalu terburu-buru"Timpal Renaga sambil membantu memunguti buku buku Melly yang berserakan.


"Aku ada kelas sekarang Ren,dosennya killer,pasti kamu tahulah siapa yang aku maksud"Ucap Melly.


"Iya aku tahu"Sahut Renaga.


"Ya sudah,aku masuk kelas dulu ya Ren,bye"Ucap Melly sambil lari terburu-buru menuju kelasnya.


Melly dan Renaga kuliah di kampus yang sama namun beda jurusan.Kalau Melly di jurusan administrasi bisnis,sedangkan Renaga di jurusan manajemen bisnis.


Jam istirahat pun telah tiba,Melly berjalan menuju ke kantin,karena di apartemen ia tak sempat makan.


"Mel"Sapa Renaga yang sudah ada di depan Melly.


"Hii Ren,makan yuk"Ucap Melly sambil menikmati soto yang ada di hadapannya.


"Iya,lanjut makannya Mel,aku barusan sudah pesan mie ayam"Jawab Renaga lalu duduk berseberangan dengan Melly.


Melly hanya tersenyum dan melanjutkan makannya dengan lahap.


"Mel,aku boleh ngomong sesuatu gak?Ucap Renaga.


"Iya boleh Ren,ngomong aja"Sahut Melly.


"Ini mie ayamnya mas"Ucap mbok Jum penjual mie ayam di kantin kampus.


"Iya,terima kasih mbok"Timpal Renaga.


"Mau ngomong apa Ren"Tanya Melly.


"Mel,sebenarnya aku selama ini.....


"Cieee pacaran nih ye,asik nih makan berduaan di kantin"Tiba tiba Tohir datang menghampiri Melly dan Renaga,lalu duduk di sebelah Renaga.


"Apaan sih,Tohir ini selalu bikin rusuh aja deh"Ucap Melly sambil terkekeh.


"Ren,kok lu diam aja sih,itu mie ayamnya lama lama bengkak loh gak di makan,cuma di aduk aduk doang dari tadi"Celetuk Tohir sambil tertawa meledek Renaga.


"Duh si Tohir ngapain sih pake acara datang segala,ganggu aja deh"Batin Renaga.


"Yah Ellaaaah,malah melamun lagi nih anak,hey cepat di makan tuh mie nya"Tohir menyenggol lengan Renaga.


"Iya,ntar gua makan"Jawab Renaga kesal.


"Yah Ellaaaah,ketus amat lu Ren?Ucap Tohir tanpa dosa.


"Eh,aku udah selesai makan,aku duluan ya Ren"Melly pun berdiri dari tempat duduknya.


"Lah gua kagak di anggap apa ya?Tohir protes pada Melly.


"Iya deh Tohir,aku duluan ya,bye semuanya"Melly pun berlalu menuju kelasnya.


"Eh Ren,lu udah jadian apa sama Melly?Tanya Tohir pada Renaga.


"Gimana gua mau jadian,lu aja tiba tiba nongol, dasar lu emang tukang rusuh"Renaga pergi meninggalkan Tohir sendirian.

__ADS_1


"Lah,tuh anak ngapa marah marah mulu ya,eh lumayan nih ada mie ayam nganggur,gua makan aja ah, kebetulan banget nih gua lapar belom makan"Tohir pun makan segera menyantap mie ayam yang ada di hadapannya.


Waktu sudah menunjukkan pukul 22.08 malam, kelas malam sudah selesai dan waktunya pulang.Melly pun segera bergegas menuju pintu gerbang kampus.


"Mel yuk naik,aku antar kamu pulang ya?Ajak Renaga pada Melly.


"Duluan aja Ren,aku lagi nunggu jemputan"Sahut Melly.


"Udah pesan taksi online ya,cancel aja Mel,biar aku aja yang antar kamu pulang yuk! Ajak Renaga.


"Maaf Ren,jemputan aku sudah datang,aku duluan ya bye"Melly pun meninggalkan Renaga.


"Yah,gagal lagi gua huh!"Renaga menghembuskan nafasnya dengan kasar.


"Ren,gua numpang ama lu ya"Tiba tiba Tohir sudah ada di belakang Renaga.


"Ah lu lagi,lu lagi,bikin gua kaget aja lu"Umpat Renaga pada Tohir.


"Hehehe,jangan gitu ah,gua kan sahabat sejati lu bro"Tohir tertawa cengengesan.


"Ya sudah,yuk naik"Ajak Renaga pada Tohir.


Sesampainya di apartemen Melly pun segera ke kamar mandi untuk mencuci muka,tangan dan kakinya.Dan setelah mengganti pakaiannya Melly pun merebahkan tubuhnya di atas kasur.


"Kriinggg... kriinggg... kriinggg"Ponsel Melly berdering dan Melly pun segera menyentuh tombol hijau.


"Hallo bang"Ucap Melly.


"Sudah pulang kuliah sayang?Tanya Shandy.


"Sudah bang"Jawab Melly.


"Sayang,Abang kangen nih"Ucap Shandy.


"Lah baru juga pergi tadi sore,masa sekarang udah kangen aja hehehe"Goda Melly.


"Iya,Abang gak bisa jauh dari kamu sayang, takut kamu di ambil orang hehehe"Ucap Shandy.


"iiih Abang,lebay banget deh"timpal Melly.


Keesokan harinya pagi-pagi Melly sibuk di dapur,karena perutnya merasa lapar dan ia pun memutuskan untuk membuat mie rebus.


"Hmmm...baunya enak banget nih,udah lama banget aku gak makan mie rebus"gumam Melly.


"Kriinggg... kriinggg... kriinggg"Ponsel Melly berdering,ada panggilan video call dari Shandy.


"Hallo,Abang sudah sarapan apa belum?Tanya Melly sambil menikmati mie rebus di hadapannya.


"Sudah sayang,tadi barusan breakfast di hotel"jawab Shandy.


"Oh,makan enak dong hehehe"timpal Melly.


"Ah,biasa aja sayang,ngomong ngomong kamu sudah selesai belum haidnya sayang"Timpal Shandy.


"Sudah bang,tinggal keramas aja nanti mandi wajib"Sahut Melly.


"Wah sudah bisa dong sayang,kan sudah bersih"Goda Shandy.


"Iya dong sayang,kalau itukan nomor satu,kalau gak kepala Abang bisa pusing nih hehehe"ucap Shandy.


"Mulai deh lebay"Sahut Melly sambil terkekeh.


"Kalau saja kamu tidak kuliah,sudah pasti Abang ajak kamu ke Surabaya sayang"timpal Shandy.


"Hmmm..."Melly pun hanya tersenyum.


"Sayang,sudah dulu ya,Abang mau berangkat ke cafe dulu"Shandy berpamitan.


"Oke bang,semangat ya kerjanya"Sahut Melly.


"Iya sayang,muaaah"Shandy pun menutup teleponnya.


Sore harinya seperti biasa Melly pun bersiap siap untuk pergi ke kampus,taksi online pun sudah di pesannya,dan sesampainya di kampus Melly pun turun dari taksi online.


"Hii Mel"Tiba tiba Renaga sudah berada di samping Melly.


"Hii juga Ren"Timpal Melly.


"Kamu mau langsung masuk kelas?Tanya Renaga.


"Gak Ren,kelas pertama kosong,dosennya lagi berhalangan hadir"Jawab Melly.


"Ya sudah,kita ke kantin aja yuk"Ajak Renaga pada Melly.


"Maaf Ren,aku masih kenyang"Timpal Melly.


"Ya sudah,kita duduk dulu di bangku taman itu yuk"Renaga menarik tangan Melly menuju bangku taman.


"Mel,sebenarnya aku tuh mau ngomong sesuatu sama kamu,tapi kamu jangan marah ya"Ucap Renaga.


"Iya ngomong aja,perasaan dari kemarin mau ngomong gak jadi jadi"Sahut Melly.


"Mel,sebenarnya aku tuh cinta banget sama kamu,aku sayang sama kamu Mel"Ucap Renaga mengungkapkan perasaannya.


"Apaan sih Ren,jangan bercanda deh"Sahut Melly tak percaya.


"Iya Mel beneran,masa kamu gak percaya sih?Tanya Renaga.


"Iya gak percayalah,secara yang suka sama kamu kan banyak,dan kamu itu adalah idola para cewek-cewek cantik di kampus ini"Timpal Melly.


"Iya,tapikan aku sukanya sama kamu Mel"Sahut Renaga.


"Ren sebenarnya aku....


"Wuidiiih gua cariin lu dari tadi Ren,ternyata lu mojok disini hehehe"Tohir datang sambil terkekeh.


"Apaan sih lu Tohir,ganggu aja deh"Sahut Renaga kesal.


"Eiittsss jangan marah,kata Pak ustadz bahaya kalau berduaan di tempat sepi,biasanya ada orang ketiga.....


"Iya,orang ketiganya itu biasanya setan"Timpal Renaga.


"Yah,berarti gua dong setannya hahaha? Tohir pun tertawa terbahak bahak.

__ADS_1


"Iya,lu setannya"Timpal Renaga kesal.


"Hahahaha"Melly pun terbahak bahak melihat tingkah Tohir.


"Ya lu sih,pake acara mojok disini segala,mojok tuh di kantin gitu loh,kan biar sekalian traktir gua begitu hehehe"Ucap Tohir sambil terkekeh.


"Eh aku duluan ya,bentar lagi kelas kedua di mulai,bye semuanya"Melly pun berdiri dari tempat duduknya.


"Eh Iya Mel,silahkan Mel"Sahut Renaga.


Setelah Melly pergi meninggalkan Renaga dan Tohir.Renaga pun bangkit dari duduknya,lalu pergi meninggalkan Tohir.


"Hey Ren,tega lu ya,masa gua di tinggal sendirian di taman sih"Tohir mengejar Renaga.


"Lah terus,gua harus berduaan sama lu gitu di taman,Ogaaaah"Timpal Renaga kesal.


"Ya setidaknya lu kasih PJ dong sama gua Ren"Sahut Tohir.


"PJ apaan?Renaga mengehentikan langkahnya dan menatap Tohir.


"PJ masa lu kagak tahu sih, Pajak Jadian Ren"Timpal Tohir.


"Jadian aja belum,lu udh minta PJ huh! Renaga meninggalkan Tohir sendirian.


"Lah,gua di tinggal lagi"Timpal Tohir.


Malam sudah menunjukkan pukul 22.00 itu artinya para mahasiswa dan mahasiswi sudah di perbolehkan pulang.


"Hii Mel,pulang bareng yuk,aku antar kamu pulang ya"Tiba tiba Renaga sudah berjalan di sebelah Melly.


"Gak usah Ren,terima kasih ya,kamu sudah baik sama aku"Ucap Melly.


"Ayo dong Mel,kali ini saja,aku antar kamu pulang ya"Renaga memaksa dengan wajah memelas.


"Eh Ren,itu jemputan aku sudah ada"Melly menunjuk ke arah mobil yang biasa di bawa Bejo.


"Oh,kamu sudah pesan taksi online ya Mel?tanya Renaga.


"Udah dulu ya Ren,aku duluan ya bye"Melly pun segera berlalu dari hadapan Renaga.


Melly pun masuk ke dalam mobil,dan Melly kaget ternyata di dalam mobil sudah ada Shandy.


"Hah! Abang sudah pulang?tanya Melly.


"Iya sudah"Jawab Shandy datar.


"Katanya di Surabaya dua hari,kok baru satu hari sudah pulang bang"Tanya Melly lagi.


Shandy tak menjawab pertanyaan Melly.Wajahnya tampak sangat kesal dan menahan emosi.


"Jo,ayo jalan"Ucap Shandy.


Dari kejauhan Renaga sudah memperhatikan mobil Shandy.Renaga diam diam membuntuti mobil yang di tumpangi Melly.


"Aku penasaran,Melly sebenarnya tinggal dimana sih,setiap kali aku mau antar pulang dia selalu menolak"Gumam Renaga.


Sesampainya di apartemen Melly pun turun dari mobil bersama Shandy.Tangan Melly pun bergelayut manja pada Shandy Tiba tiba.....


"Mel,Melly tunggu"Renaga berteriak memanggil Melly.


Melly dan Shandy pun membalikkan badannya ke arah suara Renaga,dan Melly pun mengernyitkan dahi heran"kok Renaga bisa sampai disini"Batin Melly.


"Mel,sekarang aku udah tahu tempat tinggal kamu,ternyata kamu tinggal disini toh?Tanya Renaga.


"Kamu ngapain kesini"Tanya Melly heran.


"Iya,aku cuma mau tahu,kamu tinggal di mana Mel,by the way ini papa kamu ya Mel,hii om kenalin aku Renaga teman kampusnya Melly om"Ucap Renaga sambil menyodorkan tangannya hendak menyalami Shandy.


"Ren dia ini......


"Iya,papa kamu kan Mel?


"Aku suaminya Melly,kamu mau apa HAH! Suara Shandy lantang dan tegas.


"Hah! bercanda ya om hehehe"Renaga masih tidak percaya.


"Mulai saat ini,kamu berhenti mengejar ngejar istriku,kalau tidak,aku akan buat kamu menyesal seumur hidup! Ujar Shandy membentak Renaga sambil berkacak pinggang.


"Oh,maaf om,ini hanya salah paham aja om,maaf ya om,aku pamit dulu ya,permisi"Ucap Renaga ketakutan sambil berlari menuju ke mobilnya.


Sesampainya di apartemen,Shandy pun duduk di atas sofa dengan wajah penuh amarah.Tidak ada senyum di bibirnya,yang ada hanya wajah yang tampak kesal dan emosi.


"Abang,udah dong jangan marah lagi ya"Melly duduk di pangkuan Shandy sambil mengecup pipi Shandy.


Shandy hanya diam dan memalingkan wajahnya dan tak mengeluarkan sepatah katapun.


"Abang,kalau masih marah,nanti gak aku kasih loh"Melly berbisik di telinga Shandy.


Shandy pun tak bergeming,tetap diam dan tak merespon apa yang Melly katakan.


"Bang,aku kangen,main yuk"Ucap Melly manja dan melingkarkan tangannya di leher Shandy.


"Abang kalau marah makin ganteng deh"Rayu Melly sambil mengecup bibir Shandy.


Shandy pun tidak tahan bibirnya di kecup, akhirnya Shandy pun membalas kecupan Melly dengan buas dan liar.


"Hmmm... Abaaaang udah dulu ah,aku gak bisa nafas nih"Ucap Melly manja sambil melepaskan tautannya.


Shandy pun tak banyak berkata-kata,ia pun langsung melucuti pakaian Melly dan terjadilah permainan di atas Sofa,Shandy menghajar Melly tanpa ampun.


Dan setelah keduanya puas bermain kuda kudaan di atas sofa,Shandy pun memeluk Melly dengan erat.


"Jangan pernah khianati Abang ya sayang"Bisik Shandy pada Melly.


Melly pun hanya mengangguk sambil tersenyum dan menenggelamkan kepalanya di dada bidang milik Shandy.


"Abang sayang banget sama kamu sayang, Abang gak mau kehilangan kamu"Ucap Shandy.


"Iya bang, Melly paham,terima kasih Abang sudah sayang banget sama Melly"Ucap Melly sambil memeluk Shandy dengan erat.


BERSAMBUNG......


*******

__ADS_1


__ADS_2