
( POV Dinda )
"Kriinggg... kriinggg... kriinggg" Deddy menghubungi Dinda.
"Hmm...mau apa lagi dia ini menelepon?" Dinda memperhatikan layar ponselnya.
Dinda meletakkan ponselnya di atas meja,dan membiarkannya berdering terus menerus.Ia tengah memainkan ponsel yang satunya dan sibuk memposting foto foto tas branded di akun sosial medianya yaitu Facebook dan Instagram.
"Kriinggg... kriinggg.. kriinggg" Bu Yanti menghubungi Dinda.
"Hallo Bu" Dinda mengangkat ponselnya.
"Hallo Din,kita makan seafood yuk" Ajak Bu Yanti.
"Oh iya Bu,Ibu lagi pengen makan seafood ya?" Tanya Dinda.
"Iya Din" Sahut Bu Yanti.
"Ya udah,tunggu sebentar lagi Dinda ke ruko jemput Ibu" Ucap Dinda,lalu ia pun menutup teleponnya.
"Mbak Tia,ayo kita pergi ke ruko ibu" Ujar Dinda.
"Iya Bu,bentar mau beresin perlengkapan packing dulu Bu" Sahut Tia.
Setelah semuanya beres,Dinda dan Tia pun segera bergegas menuju ke ruko Bu Yanti. Sesampainya di depan ruko Bu Yanti,Dinda melihat mobil Deddy sudah terparkir di sana.
"Bu,katanya mau pergi makan seafood,yuk berangkat" Ajak Dinda pada ibunya.
"Iya ini Din,bang Deddy ngajak makan seafood,ibu di suruh menghubungi kamu" Ucap Bu Yanti.
Dinda menatap ke arah Deddy,ia pun tersenyum seolah ia telah berhasil memperalat Bu Yanti.
"Ya udah ayo kita berangkat,ini rukonya biar ibu tutup dulu" Ujar Bu Yanti.
"Biar saya bantu tutup Bu" Deddy dengan sigap membantu menutup rolling door.
"Ibu mau makan seafood dimana?" Tanya Dinda.
"Terserah bang Deddy aja,yang ngajak makan kan bang Deddy" Sahut Bu Yanti.
Dinda menatap tajam ke arah Deddy,ia pun tersenyum penuh kemenangan.
"Bu,naik mobilku aja Bu" Ajak Deddy seraya membukakan pintu mobilnya.
"Iya bang" Sahut Bu Yanti.
"Din,kita satu mobil aja,mobilmu biar tinggal disini aja" Ujar Deddy.
Dinda pun tak ingin ada keributan di depan Bu Yanti,ia pun langsung masuk ke dalam mobil bersama Tia.Sesampainya di restoran seafood Deddy langsung menawarkan menu makanan.
"Ibu mau makan apa?ini menunya Bu" Ucap Deddy sembari menyodorkan buku menu.
"Ibu pengen makan gonggong,sama ini nih kepiting saus Padang" Ucap Bu Yanti sambil menunjuk ke buku menu.
"Oke Bu,kalau Dinda sama Tia,mau makan apa?" Tanya Deddy sembari menyodorkan buku menu.
"Saya ikan bakar aja"Timpal Tia.
__ADS_1
"Dinda,kamu mau makan apa?" Tanya Deddy sambil tersenyum.
"Ikut kalian aja" Jawab Dinda datar.
"Oh begitu,ya udah kalau begitu aku pesankan aja ya" Ujar Deddy.
"Mbak,pesan gonggong satu kilo,kepiting saos Padang sekilo,ikan bakar satu,udang steam setengah kilo,sayurnya cah kangkung,sama baby Kaylan" Ujar Deddy pada pelayan.
"Baik pak,mohon di tunggu sebentar ya" Sahut pelayan tersebut.
"Bu,Dinda mau ke toilet dulu ya" Dinda berpamitan pada ibunya.
"Iya nak" Sahut Bu Yanti.
Dinda pun segera bergegas menuju ke toilet untuk buang air kecil.Setelah selesai Dinda pun keluar dari dalam toilet,ia hendak bercermin di depan wastafel.
"Dinda,sini dulu sebentar" Tiba-tiba tangan Dinda di tarik oleh Deddy.
"Iiih apaan sih kamu,ngapain kesini?" Tanya Dinda kesal.
"Dinda,aku mau tanya sekali lagi,apakah kamu pernah ketemuan lagi sama Ino di belakangku?" Tanya Deddy penuh selidik.
"Lepaskan,jadi ini alasan kamu mengajak ibuku makan disini,memperalat ibuku hanya untuk menanyakan hal ini?" Dinda menatap tajam ke wajah Deddy.
"Iya,karena kalau gak dengan cara ini,kamu gak bakalan mau di ajak keluar,jangankan makan di luar,mengangkat telepon dari aku aja sepertinya kamu udah gak mau" Ucap Deddy kesal.
"Hmm... awas ya,jangan pernah lagi kamu memperalat ibuku,hanya untuk kepentingan pribadi kamu,apalagi untuk hal yang gak penting kayak gini" Ucap Dinda geram.
"Dinda,look at me,are you sure tidak pernah lagi ketemu sama Ino,di belakang aku?" Deddy menatap tajam ke mata Dinda.
"Yes,i sure,pernah ketemu sekali,dan itupun sebelum kenal sama kamu,paham! " Jawab Dinda tegas sambil berlalu dari hadapan Deddy.
"Silahkan pak,Bu," Ucap pelayan restoran seafood sambil menata piring di meja makan.
"Terima kasih mbak,oh iya mbak pesan es degan kelapa muda empat ya" Ujar Dinda.
"Baik Bu" Sahut pelayan.
"Silahkan di makan Bu,makan yang banyak ya Bu hehehe" Ucap Deddy sambil terkekeh.
"Tenang aja,nanti ibu habiskan ini semuanya hehehe" Balas Bu Yanti sambil terkekeh.
Deddy pun terlihat senang sekali bisa bercanda dengan Bu Yanti,sesekali ia melirik ke arah Dinda sambil mengedipkan sebelah matanya.
"Pandai sekali kau mengambil hati ibuku" Batin Dinda.
"Ayo Din di makan,apa mau di suapin?" Tanya Deddy sambil tersenyum.
Dinda tak menjawab pertanyaan Deddy,ia pun lalu melemparkan pandangan ke arah lain.
"Coba Rani sama kembar bisa ikut ya,pasti lebih seru" Ucap Deddy sambil menikmati makanannya.
"Iya,maunya tadi kita jemput Rani dan kembar dulu ya" Timpal Bu Yanti.
"Next time kita ajak anak anak ya Bu,nanti kalau pulang,kita pesan di bungkus aja buat anak anak di rumah" Ucap Deddy.
"Enak mbak,ikan bakarnya?" Tanya Dinda pada Tia.
__ADS_1
"Enak banget Bu,apalagi sambalnya mantap" Sahut Tia yang sedang menikmati makanya dengan lahap.
Selesai makan,Deddy pun ke kasir dan memesan beberapa bungkus makanan untuk Rani dan kembar.
"Din,ini untuk anak anak di rumah" Deddy menyodorkan bungkusan plastik pada Dinda.
"Thank you" Ucap Dinda.
Sesampainya di ruko Bu Yanti,Dinda pun segera berpamitan pada ibunya.
"Bu,Dinda sama Tia,mau langsung ke ruko ya" Ucap Dinda sambil bersalaman
"Iya,hati hati ya nak" Sahut Bu Yanti.
"Makasih traktirannya bang" Ucap Dinda kemudian ia pun berlalu menuju ke mobilnya dan ikuti oleh Tia.
Dinda dan Tia pun segera bergegas menuju ke ruko,untuk melanjutkan aktivitasnya kembali.
"Din,Dinda" Ucap Deddy tiba-tiba sudah berdiri di belakang Dinda.
"Astaghfirullah Al'adzim,ngagetin aja,udah kek jelangkung aja" Ucap Dinda kaget sambil mengelus dadanya.
"Hehehe,maaf,kaget ya?" Tanya Deddy sambil cengengesan.
"Ngapain kamu kesini?" Tanya Dinda ketus.
"Mau ngajak kamu nonton bioskop,kamu lagi sibuk ya Din?" Tanya Deddy.
"Iya,aku lagi sibuk" Timpal Dinda.
"Itu gak bisa besok aja ya Din?" Tanya Deddy enteng.
"Engga bisa,aku udah janji sama customer mau di kirim barangnya hari ini juga" Ucap Dinda.
"Ya udah,aku tungguin aja disini,sampai kerjaan kamu selesai,ada yang bisa aku bantu Din?" Tanya Deddy.
"Ada tuh banyak kerjaan,packing packing bantuin Tia,kalau kamu tidak keberatan ya" Ucap Dinda.
"Siap,ini pekerjaan mudah bagiku,sebentar aja selesai ini,kalau aku yang ngerjain" Ucap Deddy bersemangat.
"Memangnya kamu hari ini gak ngantor?" Tanya Dinda.
"Hari ini kan hari sabtu Dinda,jadi cuma setengah hari aja kerjanya" Sahut Dinda.
"Oh iya lupa,kalau hari ini hari Sabtu" Timpal Dinda.
"Makanya,kalau udah selesai kerjaan ini,aku mau ngajak kamu malam mingguan Din" Ucap Deddy.
"Hadeeuuh kebiasaan,kalau ada maunya aja pasti selalu begitu" Timpal Dinda.
"Hehehe,namanya juga usaha,sini mana lakban sama guntingnya Din,biar cepat selesai packing packingnya" Ucap Deddy.
"Itu disana,tanya aja sama Tia" Ujar Dinda.
"Siap Bu bos hehehe" Sahut Deddy sambil terkekeh.
BERSAMBUNG.....
__ADS_1
********