Gairah Wanita Kesepian

Gairah Wanita Kesepian
Bab 53. Siska Merajuk.


__ADS_3

( POV Bisma )


Sesampainya di rumah,Siska langsung turun dari mobilnya,lalu ia bergegas ke lantai atas menuju kamarnya.Shandy pun mengikutinya dari belakang.


"Sayang,udah dong jangan merajuk gitu" Rayu Bisma.


"Apa itu merajuk?" Tanya Siska mengernyitkan dahinya.


"Ngambek sayang,udah ya jangan ngambek lagi,percayalah di hatiku cuma ada kamu seorang sayangku" Shandy memeluk Siska dari belakang.


Siska berusaha melepaskan pelukan Bisma,tapi Bisma semakin erat memeluk tubuh Siska.


"Lepaskan aku,aku mau mandi gerah" Ucap Siska.


"Mandi bareng ya?" Tanya Bisma sambil tersenyum genit.


Siska tak mempedulikan ucapan Bisma,ia pun langsung masuk ke dalam kamar mandi.


"Sayang,sini aku mandiin" Ucap Bisma.


"Engga usah,aku bisa mandi sendiri" Sahut Siska sambil mengerucutkan bibirnya.


"Aduh duh,bibirnya itu loh bikin gemas hehe" Bisma terus berusaha merayu Siska.


Siska pun membuka bajunya,kemudian ia pun menekan tombol shower dan mandi di bawah guyuran air shower.Bisma pun tak tinggal diam,ia langsung menyusul Siska.


"Sayang,sini aku bersihin badannya pakai sabun" Bisma langsung menggosok badan Siska dengan sabun.


Bisma pun memandikan Siska seperti anak kecil,tangannya dengan lincah menggosok semua bagian tubuh Siska.


"Sayang ini apa?" Tanya Bisma sambil tersenyum memegang kedua benda kenyal milik Siska.


"Udah tahu nanya" Jawab Siska ketus.


Bisma pun memijat mijat kedua benda kenyal yang ada di hadapannya,lalu turun ke bagian bawah dan membersihkan hutan belantara milik Siska.


"Sayang" Bisik Bisma lirih.


Bisma pun meraih tangan Siska dan mengarahkannya ke senjata miliknya yang sudah tegak.


"Hmmm...udah tegak aja" Ucap Siska.


"Hehehe,aku kan laki laki normal sayang" Timpal Bisma sambil terkekeh.


Siska pun tak tinggal diam,ia langsung berjongkok dan melahapnya dengan buas.


"Ah,sayang" Bisma mengeluarkan suara lirihnya.


Siska terus saja melahap senjata milik Bisma, sampai mata Bisma pun merem melek,lalu Bisma pun meraih tangan Siska,supaya Siska berdiri dan Bisma pun mencumbui Siska di bawah guyuran air shower.


Setelah puas bercumbu,Bisma pun segera melakukan penyatuan dan menyerang Siska dari belakang,keduanya pun asik bermain di bawah guyuran air shower yang mengalir.


"Sayang" Ucap Bisma lirih.

__ADS_1


Bisma pun menghujamkan senjatanya terus menerus dan gerakannya semakin lama semakin cepat, akhirnya sampailah pada titik puncak pelepasan.


"Ah,sayang" Ucap Bisma lirih.


Bisma pun tersenyum puas dan langsung mandi berdua,di bawah guyuran air shower.


"Sayang,kamu keramas ya" Ucap Bisma sambil mengambil shampoo dan membersihkan rambut Siska.


Siska pun menurut saja apa yang di lakukan oleh Bisma.Siska seperti anak kecil yang sedang di mandikan oleh orangtuanya.


Selesai mandi Siska dan Bisma pun,rebahan di atas ranjang dan melakukan pillow talk.


"Sayang,udah gak ngambek lagi kan?" Tanya Bisma.


"Hmmm..." Siska menenggelamkan wajahnya di dada bidang milik Bisma.


"Sayang,kalau kamu ngambek,makin cantik deh" Ucap Bisma.


"Huh,gombal" Sahut Siska menjebikan bibirnya.


"Eh,bibirnya jangan di majuin gitu dong,kan jadi gemas lihatnya hehehe" Ucap Bisma sambil mencubit hidung Siska.


"Sayang,kapan sih kita bulan madu" Tanya Siska.


"Oh,kamu mau kita pergi bulan madu ya sayang?" Sahut Bisma.


"Iya dong,masa dari habis nikah sampai sekarang,kita gak ada bulan madu" Ucap Siska manja.


"Setelah urusan Shinta selesai,kita pergi ke Bali ya sayang" Ucap Bisma.


"Shinta sudah menyelewengkan dana perusahaan papa kamu sayang,jadi kasus ini akan di lanjutkan ke pengadilan" Ucap Bisma.


"Hah! udah korupsi gitu,masih aja kamu mau nolongin dia" Ucap Siska kesal.


"Sayang,dengar dulu,urusan korupsi sama membantu membawa anaknya ke rumah sakit itu beda sayang" Ucap Bisma.


"Tapi tetap aja,orang kayak gitu gak usah di kasihanilah,udah merugikan dana perusahaan,masih aja di tolong" Ucap Siska kesal.


"Di mana rasa perikemanusiaan kita sayang,kalau ada orang sakit di depan mata kita,masa iya kita diam saja,ini dua hal yang berbeda sayang" Ucap Bisma menjelaskan.


"Apa hal ini,ada hubungannya dengan kejadian tadi siang di ruang meeting?" Tanya Siska.


"Iya sayang,ternyata Shinta itu wanita licik,ia merayuku supaya bisa bekerja sama untuk menghancurkan perusahaan papa kamu,sayang" Ucap Bisma.


"Terus,kenapa dia bisa peluk peluk kamu gitu tadi siang?" Tanya Siska lagi.


"Ya karena aku gak mau di ajak kerjasama sama dia,maka dia melakukan cara itu untuk memfitnahku,sayang" Ucap Bisma.


"Dasar wanita binal,lihat aja kalau ketemu lagi,aku Jambak rambutnya" Ucap Siska kesal.


"Jangan bar bar gitu sayang,biarkan polisi dan pengadilan yang akan bertindak" Timpal Bisma.


"Terus sampai kapan urusan ini selesai?lama lagi dong pergi bulan madunya?" Ucap Siska manja.

__ADS_1


"Besok pagi,aku akan ketemu sama pengacara papa kamu,mau membawakan berkas laporan keuangan yang di manipulasi oleh Shinta, sebagai bukti di pengadilan nanti,begitu urusan Shinta selesai,kita langsung berangkat ke Bali ya sayang" Ucap Bisma menjelaskan.


"Hmmm..." Sahut Siska.


"Sabar ya sayang" Ucap Bisma sambil mengelus-elus rambut Siska.


"Hmm..ya udah deh" Timpal Siska.


"Kamu kapan libur kuliahnya sayang" Tanya Bisma.


"Minggu depan" Sahut Siska.


"Ya udah,kita lihat minggu depan saja ya sayang,nanti kita atur waktunya supaya kita bisa bulan madu hehehe" Ucap Bisma.


Keesokan harinya Bisma pun berangkat ke kantor pengacara Luhut Sitompul,untuk menyerahkan bukti berkas laporan keuangan tahunan yang di manipulasi oleh Shinta.


"Tok...tok...tok"Asisten Luhut mengetuk pintu.


"Masuk" Ucap Luhut Sitompul.


"Pak,ada klien" Ucap asisten Luhut.


"Suruh masuk saja" Ujar Luhut.


"Oke baik pak" Sahut asisten Luhut.


"Pak Bisma,silahkan masuk pak" Ujar asisten Luhut pada Bisma.


"Baik,terima kasih" Ucap Bisma seraya berdiri dari duduknya,lalu menuju ke ruangan Luhut.


"Selamat pagi pak Luhut" Ucap Bisma.


"Selamat pagi pak Bisma,silahkan duduk" Ucap Luhut.


"Pak Luhut,Saya datang kemari,mau menyerahkan berkas laporan keuangan perusahaan milik pak Shandy" Ucap Bisma.


"Oh iya,pak Shandy sudah menghubungi saya,baik ini berkas laporan keuangannya ya, nanti saya akan pelajari dulu berkasnya" Ucap Luhut.


"Kira kira,kapan bisa di ajukan ke pengadilannya pak?" Tanya Bisma.


"Saya akan mempelajarinya dulu,secepatnya kasus ini akan saya ajukan,supaya cepat di proses di pengadilan,nanti saya kabari lagi ya pak Bisma" Ucap Luhut.


"Oke baik pak Luhut,kalau begitu saya permisi pamit dulu" Ucap Bisma.


"Oke silahkan pak Bisma" Bisma pun menyalami tangan Luhut dan berlalu dari kantor tersebut.


"Min,ayo sekarang kita ke toko mebel" Ujar Bisma.


"Oke baik pak" Sahut Tukimin.


"Sepertinya kamu semangat sekali ya setiap mau ke toko mebel hehehe" Bisma meledek Tukimin.


"Iya dong pak,kan mau ketemu yayang Lasmi hehehe" Sahut Tukimin sambil tersenyum lebar.

__ADS_1


BERSAMBUNG......


********


__ADS_2