Gairah Wanita Kesepian

Gairah Wanita Kesepian
Bab 54. Bunga Bunga Cinta Mulai Bersemi.


__ADS_3

( POV Tukimin )


Hari hariku semakin bersemangat,apalagi semenjak aku bertemu dengan Lasmi.Aku jadi semakin rajin datang ke toko mebel,setiap pak Bisma mau berangkat ke toko mebel,aku selalu menawarkan diri untuk mengantarkan pak Bisma,supaya aku ada kesempatan untuk mendekati Lasmi.


Sesampainya di depan toko mebel,aku segera memarkirkan mobil.Dan aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Lasmi.


"Dek,ini ada roti untuk kamu dek" Ucap Tukimin sambil menyodorkan bungkusan plastik pada Lasmi.


"Roti apa ini mas?" Tanya Lasmi.


"Roti bakar,tadi mas mampir di pinggir jalan, beliin ini buat kamu dek hehehe" Ucap Tukimin.


"Oh,makasih banyak ya mas" Timpal Lasmi.


"Sama sama dek hehe" Ucap Tukimin sambil tersenyum lebar.


"Cieee.. cieee,yang habis malam mingguan, sekarang udah gak marah marah lagi ya Las?" Ucap Maya meledek.


"Iiih,apaan sih kamu May" Timpal Lasmi sambil tersipu malu.


"Aduh so sweet banget sih,yayang Lasmi di bawain roti bakar sama mas min,uhuy hehehe" Maya terus saja meledek Lasmi.


"Terus,terus aja terus ngeledek May" Ucap Lasmi.


"Duh,aku jadi iri deh sama kalian hehehe" Ucap Maya sambil terkekeh.


"Berisik tahu May" Ucap Lasmi sambil berlalu menuju ke pantry.


Maya pun melanjutkan pekerjaannya membersihkan debu debu di lemari,meja makan dan nakkas menggunakan kemoceng.


"May,sini kita makan roti bakar dulu" Ujar Lasmi sambil membawa piring berisi roti bakar di tangannya.


"Asik makan roti bakar,pasti enak nih roti bakarnya" Ucap Maya.


"Husss,biasakan cuci tangan dulu sana ke belakang,tangan kamu banyak debunya" Ujar Lasmi.


"Oh iya lupa hehe" Timpal Maya sambil cengengesan.


"Mas min,sini kita makan rotinya bareng bareng,ini aku udah buatkan teh untuk mas min" Ajak Lasmi pada Tukimin.


"Wah makasih banyak ya dek,tahu aja kalau mas lagi haus hehehe" Sahut Tukimin sumringah.


"Wah,kalian berdua so sweet banget sih,aku jadi obat nyamuk nih" Maya muncul dari belakang.


"Udah jangan berisik May,nih makan rotinya" Lasmi menyodorkan piring ke arah Maya.


"Si Indra sama Rahmat kemana dek?" Tanya Tukimin.


"Lagi ngantar barang mas" Sahut Lasmi.


"Dek,nanti malam boleh gak?mas main ke rumah dek Lasmi lagi?" Tanya Tukimin.


"Iya boleh mas" Timpal Lasmi.

__ADS_1


"Ehem...ehem,aku di kacangin nih,nasib jadi jomblo gini nih,jadi obat nyamuk deh" Celetuk Maya.


"Makanya May,cari pacar hehehe" Timpal Tukimin sambil terkekeh.


"Engga ada yang mau sama aku mas" Ucap Maya.


"Iya kamu sih,seleranya terlalu tinggi May" Timpal Lasmi.


"Dek,mas ke toilet dulu ya" Ucap Tukimin sambil berdiri,kemudian berlalu menuju ke toilet.


"Maksud kamu,selera tinggi apa sih Las?" Tanya Maya mengernyitkan dahinya.


"Halah gak usah pura pura bego gitu deh,aku dengar loh percakapan kamu sama Pak Bisma di rumah sakit waktu itu" Timpal Lasmi.


"Hah! jadi kamu nguping ya?" Maya membulatkan matanya dengan sempurna.


"Iya,sebenarnya gak sengaja dengar sih May,waktu itu aku mau masuk,kan aku habis ngisi air panas di termos,tapi kalian lagi ngomong serius,ya udah jadi aku berhenti dulu deh di balik pintu" Ucap Lasmi menjelaskan.


"Iya Las,kalau ingat itu aku jadi malu sama kak Bisma" Timpal Maya.


"Kenapa malu?" Tanya Lasmi penasaran.


"Ya malulah,kalau waktu bisa di ulang,aku mungkin gak akan ngomong seperti itu sama kak Bisma" Ucap Maya sambil tertunduk.


"Jadi kamu menyesal May,udah ngomong gitu sama kak Bisma?" Tanya Lasmi.


"Iya menyesal dan malu banget Las,ternya kak Bisma itu orangnya baik dan tulus,apalagi yang waktu dia kasih uang jajan sama adikku,aku jadi malu sendiri Las" Ucap Maya.


"Ada deh,mau tahu aja urusan perempuan" Timpal Maya.


"Min,ayo kita belajar nyetir lagi" Tiba tiba Bisma sudah berdiri di belakang mereka.


"Oke siap Pak" Sahut Tukimin.


"Maya,Lasmi,kalian jaga toko ya,mungkin Indra dan Rahmat sebentar lagi sampai di toko" Ujar Bisma.


"Iya kak" Sahut Maya dan Lasmi.


"Dek,mas min pergi dulu ya dek" Ucap Tukimin.


"Iya hati hati mas" timpal Lasmi.


Tukimin dan Bisma pun segera berlalu dari toko mebel tersebut.


"Makanya May,kita itu kalau mimpi jangan terlalu ketinggian,apalagi sekarang pak Bisma udah jadi suami dari anak bos kita" Ucap Lasmi.


"Iiih,apaan sih Las?udah deh gak usah di bahas lagi,kalau ingat itu,aku jadi malu sendiri tahu" Ucap Maya ketus.


"Iya,aku kan hanya mengingatkan kamu aja May" Timpal Lasmi.


"Eh,ngomong ngomong semalam kalian jadi ya malam mingguan ke alun-alun?" Tanya Maya penasaran.


"Iya jadi May" Sahut Lasmi.

__ADS_1


"Wah mantap nih,ngapain aja kalian di sana?" Tanya Maya.


"Iiih,kepo deh kamu May" Timpal Lasmi.


"Iya kan aku cuma nanya doang,emang gak boleh ya hehehe" Ucap Maya cengengesan.


"Engga ngapa ngapain May,cuma di ajak makan bakso aja,udah gitu pulang deh" Timpal Lasmi.


"Kayaknya kalau di lihat lihat,mas Tukimin itu orangnya baik juga Las" Ucap Maya.


"Iya,kita gak tahu May kedepannya kayak gimana,cowok di mana mana kan gitu,kalau lagi pedekate pasti baiklah May" Timpal Lasmi.


"Tapi kayaknya mas Tukimin itu tulus sama kamu Las" Ucap Maya.


"Halah,sok tahu aja kamu May" Timpal Lasmi.


Tak berselang lama kemudian,Indra dan Rahmat pun telah sampai di toko mebel.


"Indra,Rahmat,sini ada roti bakar nih" Ujar Lasmi.


"Wah ada rezeki nih,mantap" Ucap Indra.


"Hey,biasakan cuci tangan dulu" Ujar Lasmi sambil menepuk punggung tangan Indra.


"Oh iya lupa Las hehehe" Sahut Indra sambil cengengesan.


Sementara di tempat lain,Bisma sudah mulai lihai belajar nyetir dan sudah menguasai semua tehnik menyetir dengan baik.


"Wah pak Bisma,sepertinya udah bisa bawa mobil sendiri nih,bagus sudah mulai lancar pak" Tukimin memuji Bisma.


"Iya min,cuma masih suka deg degan hehe" Timpal Bisma.


"Di bawa santai aja pak,jangan deg degan apalagi grogi,harus mantap dan percaya diri" Ujar Tukimin.


"Terima kasih ya min,kamu udah mau ngajarin saya nyetir" Ucap Bisma.


"Sama sama pak Bisma,dengan senang hati saya mau mengajari bapak hehehe" Timpal Tukimin.


"Ya sudah,ini sudah sore min,sekarang waktunya kita kembali ke toko" Ucap Bisma.


"Kalau begitu,biar bapak aja yang bawa mobilnya" Ujar Tukimin.


"Oke saya coba ya min,mungkin saya bawanya pelan pelan aja dulu,soalnya masih ada rasa takut" Ucap Bisma.


"Iya pelan pelan aja pak,gak usah takut pak,kan saya ada di samping bapak hehe" Ucap Tukimin menyemangati.


"Iya,takut nabrak atau nyenggol mobil orang min" Ucap Bisma.


"Bismillah aja pak,kita pasti sampai di toko dengan selamat hehe" Timpal Tukimin.


BERSAMBUNG.....


********

__ADS_1


__ADS_2