
( POV Dinda )
Keesokkan harinya
"Kriinggg... Kriinggg... Kriinggg" Handphone Dinda berdering.
"Hallo pah" Ucap Dinda.
"Ma,nanti jemput ke airport nya sendirian aja ya,jangan ngajak anak-anak" Ucap Herman.
"Oh begitu,emangnya kenapa pah?" Tanya Dinda.
"Soalnya nanti dari airport kita mampir dulu ke hotel ma" Jawab Herman.
"Oke pah" Timpal Dinda.
Dinda pun bersiap-siap untuk berangkat ke airport,lalu ia berpamitan pada mbak Siti dan ketiga anaknya.
"Mbak,aku pergi dulu ya,titip anak-anak ya mbak" Ucap Dinda.
"Iya bu,hati-hati di jalan ya bu" Ucap Siti.
"Iya mbak" Timpal Dinda.
Dinda pun segera bergegas menuju ke garasi mobil,lalu ia pun menyalakan mesin mobilnya dan berlalu menuju ke airport.
Sesampainya di airport Dinda langsung memarkirkan mobilnya di area parkir airport dan ia pun segera berlalu menuju ke pintu kedatangan.
Setelah menunggu selama 25 menit tampak dari jauh Herman melambaikan tangannya.
"Hii ma,udah lama menunggu ya?" Tanya Herman.
__ADS_1
"Hemm,enggak pah baru 25 menit hehe" Sahut Dinda seraya mencium punggung tangan Herman.
"Aduh kasihan lama nunggu ya ma hehe,parkir dimana ma?" Tanya Herman.
"Seperti biasa,parkir di sana pah" Dinda menunjukkan tangannya ke arah area parkir mobil.
Dinda dan Herman pun segera bergegas menuju ke area parkiran.Sesampainya area parkir.
"Pah,mau mama atau papa yang bawa mobilnya?" Dinda menyodorkan kunci mobilnya pada Herman.
"Mama aja deh,papa masih lelah hehe" Tolak Herman.
"Oke" Dinda pun masuk dan segera menyalakan mesin mobilnya.
"Ma,kita mampir di hotel seperti biasa ya" Ucap Herman.
"Kenapa di hotel itu terus pah,gak mau ke hotel lain aja,cari suasana baru gitu pah hehe" Timpal Dinda sambil cengengesan.
"Ya udah terserah mama aja mau hotel yang mana aja,kalau papa sih udah nyaman dengan hotel yang biasa kita check in di tempat biasa itu ma" Ucapnya.
"Sebelum masuk ke hotel,kita mampir beli makanan dulu ya ma,papa lapar nih hehe" Ucap Herman.
"Oke,papa mau makan apa?" Tanya Dinda.
"Makan nasi Padang atau sate kambing juga boleh" Ucap Herman.
"Siaaap" Timpal Dinda.
Dinda pun menepikan mobilnya di area parkir depan tukang sate kambing.
"Wah antri pah" Kata Dinda.
__ADS_1
"Iya gak apa-apa ma,yuk kita turun" Ajak Herman.
"Mau makan disini atau bungkus pah?" Tanya Dinda.
"Makan disini aja ya ma,biar kamarnya gak bau hehe" Timpalnya.
"Oke pah" Sahut Dinda.
Keduanya pun masuk ke dalam warung sate kambing tersebut,lalu duduk di kursi yang kosong.
"Mau pesan apa pak,bu?" Tanya pelayan.
"Pesan sate kambing dua porsi dan gulai kambingnya satu porsi ya mas" Ujar Dinda.
"Baik,makan disini atau di bungkus bu?" Tanya pelayan.
"Makan disini mas" Timpal Dinda.
"Oke,mohon di tunggu ya pak,bu" Ucap pelayan.
"Ma,mungkin papa di rumah sekitar tiga harian aja,papa mau ke Jakarta untuk melanjutkan kuliah papa" Ucap Herman.
"Oh begitu ya pah,emang dananya sudah ada pah?" Tanya Dinda.
"Alhamdulillah ada ma dan papa juga udah siapkan uang buat biaya hidup kalian selama setahun kedepan" Timpalnya.
"Alhamdulillah ya pah,akhirnya papa bisa kuliah lagi,semangat pah,mama mendukung papa hehe" Ucap Dinda.
"Iya ma,terima kasih atas dukungannya" Timpal Herman sambil tersenyum.
**BERSAMBUNG**
__ADS_1
\*\*\*\*