Gairah Wanita Kesepian

Gairah Wanita Kesepian
Bab 134. Dinda Marah Sama Rani.


__ADS_3

( POV Dinda )


"Ran,aku boleh numpang tidur di kamar kamu engga?kepala aku pusing banget nih" Ucap Kevin.


"Abang lagi sakit ya?" Tanya Rani.


"Iya nih kepala pusing-pusing,banyak pikiran" Keluh Kevin.


"Oh begitu,oke sebentar ya bang,tempat tidurnya aku beresin dulu bang,soalnya sprei nya berantakan" Rani pun berdiri dari tempat duduknya,ia pun berlalu menuju kamar.


Setelah Rani Selesai membereskan tempat tidurnya,ia langsung menemui Dinda dan neneknya yang tengah bikin kue di dapur.


"Mama,kevin mau numpang tidur di kamar, katanya kepalanya sakit ma" Ucap Rani.


"Hah,kalau sakit ngapain datang kesini?" mata Dinda terbelalak mendengar ucapan Rani.


"Enggak tahulah ma,katanya lagi banyak pikiran" Timpal Rani.


Belum sempat Dinda menjawab,Rani sudah berlalu menuju ke ruang tamu.


"Bang ayo,kamarnya udah di beresin" Ajak Rani.


Rani pun berlalu menuju ke kamarnya dan diikuti oleh Kevin dari belakang.


"Silahkan istirahat ya bang,maaf kamarnya berantakan hehe" Ucap Rani.


"Gak apa-apa Ran,santai aja" Timpal Kevin.

__ADS_1


Sementara itu di dapur Dinda gelisah,ia tidak tenang memikirkan Rani mempersilahkan Kevin masuk ke dalam kamar anak gadisnya itu.


"Duh,itu ngapain sih mereka masuk kamar bu?ini gak bisa di biarkan,takutnya terjadi apa-apa" Keluh Dinda pada ibunya.


"Rani nya di panggil aja Din,suruh dia keluar! " Ujar ibunya Dinda.


Dinda pun berlalu menuju ke kamar Rani,pintu kamar Rani pun agak terbuka sedikit.


"Ran,tolong belikan tepung terigu dulu Ran" Ujar Dinda,ia berbicara di balik pintu.


"Iya ma" Sahut Rani.


Dinda pun berlalu menuju ke dapur,ia pun melanjutkan aktivitasnya membuat kue bersama ibunya.


"Mana uangnya ma?" Tanya Rani.


"Sini dulu Ran! " Ucap Dinda pelan.


"Itu ngapain si Kevin masuk kamar kamu?" Tanya Dinda sambil berbisik.


"Kan udah di bilang,dia lagi sakit kepala ma" Timpal Rani.


"Maaf ya Ran,mama gak suka Kevin masuk ke dalam kamar kamu,nanti kalau ada tetangga yang lihat gimana?" Tanya Dinda.


"Kan gak ada orang ma" Timpal Rani.


"Pokoknya alasan apapun,mama gak suka kalau dia masuk ke dalam kamar kamu,udah sana cepat ke kamar,suruh Kevin keluar! " Ujar Dinda kesal.

__ADS_1


"Tapi ma,kasihan diakan lagi sakit" Bela Rani.


"Mau kamu yang suruh keluar,atau mama yang usir dia sekarang juga! " Dinda mengancam Rani.


"Oke baik ma" Rani pun berlalu menuju ke kamarnya.


Tak lama kemudian Kevin keluar dari dalam kamar Rani dan di susul oleh Rani dari belakang.


"Hii Bu Dinda,lagi bikin apa bu?" Tiba-tiba tetangga yang suka usil masuk ke dapur.


"Eh bu,ini lagi bikin kue hehe" Sahut Dinda.


"Wah kue apa nih?kayaknya enak nih Bu,bagi dong bu kuenya hehe" Ucapnya.


"Iya nanti kalau kuenya udah matang aku bagi ya bu" Timpal Dinda.


"Bu,itu depan siapa,cowoknya Rani ya bu?" Tanyanya penuh selidik.


"Iya bu" Jawab Dinda singkat.


"Ganteng dan manis juga ya bu hehe" Ucapnya sambil cengengesan.


"Hmmm" Dinda hanya tersenyum.


"Untung aja Kevin udah keluar dari kamar Rani,kalau gak bisa gawat nih,pasti mulutnya ember kemana-mana" Batin Dinda.


Tak lama kemudian suara deru mobil Kevin berbunyi,ia pun berlalu mengendarai mobilnya meninggalkan rumah Dinda.

__ADS_1


BERSAMBUNG


****


__ADS_2