Gairah Wanita Kesepian

Gairah Wanita Kesepian
Bab 38. Melly Mengajak keluarganya Jalan jalan


__ADS_3

( POV Melly )


Hari ini terakhir aku kursus mengemudi,dan aku sangat senang sekali,akhirnya aku sudah bisa membawa kendaraan sendiri.


Suasana di apartemen pun sekarang ramai karena ada keluargaku.Aku tidak pernah bermimpi mempunyai suami seorang pengusaha,dulu waktu aku di kampung,selalu bermimpi ingin kuliah di ibukota Jakarta dan ingin berkarir di Jakarta.


Kenapa aku selalu bermimpi ingin jadi wanita karier,karena aku ingin merubah perekonomian keluarga,terutama ibuku,aku ingin sekali membahagiakan ibuku.


"Bu,kak Bayu dan Teh Lisna,besok kita jalan jalan ke Mall ya" Ucap Melly.


"Wah pasti Mall di sini besar ya Mel?" Tanya Lisna.


"Iya teh hehehe" Timpal Melly.


"Wah,akhirnya Ibu ngerasain juga masuk ke Mall" Timpal Bu Ida.


"Iya,ibu besok mau beli apa aja,pasti Melly beliin hehehe" Ucap Melly sambil memeluk ibunya.


"Besok naik mobil baru kamu ya Mel?" Tanya Bayu.


"Engga kak,kita perginya di antar Bejo aja kak,mobil Melly kecil,jadi gak akan muat kak" Sahut Melly.


"Oh,iya juga sih" Timpal Bayu.


"Besok keponakan tante mau beli apa?" Tanya Melly pada Nisa anak Bayu.


"Mau beli mainan dan baju baru" Ucap Nisa polos.


"Iiih gemas banget deh ponakan tante ini" Melly mencubit pipi Nisa yang chubby.


"Ya sudah,ayo kita bobo nak,besok kan kita mau di ajak jalan jalan sama tante Melly" Ajak Lisna pada anaknya.


"Ayo" Sahut Nisa bersemangat.


Keesokan harinya keluarga Melly pun di antar Bejo menuju ke Mall grand Indonesia.


"MasyaAllah besar dan luas banget Mall nya nak" Ucap Bu Ida sambil ternganga.


"Ayo Bu,kita masuk ke dalam" Melly menggandeng tangan ibunya dan mengajaknya masuk ke dalam Mall,di ikuti oleh Bayu dan Lisna serta Nisa.


"Bu,ini ada baju gamis cantik banget nih,cocok buat Ibu" Ucap Melly menunjukan gamis pada ibunya.


"Terlalu bagus nak,ibu tinggal di kampung,pakai baju itu mau kemana,itu terlalu mewah buat Ibu" Bu Ida menolak dengan halus.


"Kan Ibu bisa pakai untuk acara kondangan Bu" Ucap Melly.


"Ya sudah,terserah kamu saja nak" Sahut Bu Ida.


Sementara di tempat lain,Bayu dan Lisna sedang memilih milih baju untuk Nisa.Setelah semuanya puas berbelanja.Melly mengajak keluarganya makan di restauran.


Bu Ida melihat ke sekeliling restauran tersebut dan berdecak kagum.


"Nak,apa kita gak salah masuk tempat makan?" Tanya Bu Ida.


"Engga Bu,ayo kita masuk" Ajak Melly sambil menggandeng tangan ibunya.


"Inikan tempat makannya orang orang kaya,kalau ibu mah biasanya juga makan di warteg" Ucap Bu Ida.


"Kan sekali kali Bu,mumpung Ibu di Jakarta hehehe" Sahut Melly.


Setelah pesanan makanan datang dan di hidangkan di meja makan,Bu Ida terlihat kebingungan.


"Ibu gak bisa makan pakai pisau,sendok dan garpu,Ibu boleh makan pakai tangan gak?" Tanya Bu Ida.


"Boleh dong Bu" Sahut Melly sambil tersenyum.


"Maklum Mel,ibu biasa makan gado gado hehehe" Timpal Bayu.


Lisna hanya tersenyum saja mendengar percakapan antara Ibu dan anaknya itu.


Setelah selesai makan Melly mengajak keluarganya itu masuk ke swalayan untuk membeli buah buahan,camilan serta bahan makanan untuk mengisi kulkas.


"MasyaAllah segala jenis buah-buahan ada,dan semuanya segar segar" Ucap Bu Ida.


"Iya Bu,ibu mau buah apa,tinggal ambil aja ya" Ucap Melly.


"Tante,Ica mau buah itu boleh?" Tanya Nisa sambil menunjuk ke buah anggur.


"Boleh dong sayang" Melly pun segera mengambil buah anggur yang di tunjuk Nisa.


Setelah selesai berbelanja, kemudian Melly dan keluarganya pun pulang ke apartemen di antar oleh Bejo.

__ADS_1


Sesampainya di apartemen Melly pun mengeluarkan bungkusan untuk Bejo.


"Jo,ini makanan dan buah-buahan buat kamu" Ucap Melly.


"Wah,terima banyak non Melly,saya permisi pulang dulu ya" Ucap Bejo berpamitan.


"Iya Jo,hati hati di jalan ya" Timpal Melly.


Sesampainya di dalam apartemen,Bu Ida dan Lisna heboh,serta sibuk mencoba beberapa lembar baju pilihannya.Nisa juga tak kalah heboh,asik mengeluarkan semua mainan barunya,sedangkan Bayu tengah asik bersantai menghisap rokok di balkon,sementara Melly langsung menuju ke kamarnya dan tertidur pulas.


Keesokan harinya di hari minggu siang,Melly mengajak keluarganya jalan jalan ke Dufan,dan seperti biasa di antar oleh Bejo.


"Nisa senang gak main di Dufan?" Tanya Melly.


"Senang banget tante" Ucap Nisa dengan wajah sumringah.


Melly dan keluarganya pun menaiki beberapa wahana yang ada di Dufan.


"Ibu lapar gak?" Tanya Melly.


"Iya,perut ibu kayaknya mulai lapar nak,terasa mual sekali,kayaknya asam lambung ibu naik" Ucap Bu Ida.


"Oh,ya sudah kalau begitu kita langsung keluar aja dari sini" Melly pun segera mengajak keluarganya keluar dari Dufan lalu menuju ke parkiran.


"Jo,ayo kita cari makan" Ujar Melly pada Bejo yang sejak tadi Bejo sedang asik merokok di bawah pohon rindang.


"Ok siap non" Sahut Bejo.


Setelah keluar dari area Dufan dan menyusuri jalan raya,Bejo pun bertanya.


"Mau makan dimana non?" Tanya Bejo pada Melly.


"Rumah makan Padang Jo" Timpal Melly.


Bejo pun segera melajukan kendaraannya menuju ke rumah makan Padang sederhana.


"Jo,kamu ikut masuk juga,kita makan sama sama" Ujar Melly.


"Baik non" Sahut Bejo bersemangat.


Setelah mereka semuanya duduk,tak lama kemudian,semua menu makanan di hidangkan di atas meja makan.


"MasyaAllah pesan segini banyaknya,apa habis nak?" Tanya Bu Ida keheranan.


"Oh begitu ya Jo,kamu pasti sering makan di sini ya?" Tanya Bu Ida pada Bejo.


"Sering Bu,kan saya sering ngantar Pak bos hehehe" Timpal Bejo.


Selesai makan Melly dan keluarganya pulang ke apartemen dan beristirahat di kamar masing-masing.


"Kriinggg... kriinggg... kriinggg" handphone Melly berdering,terlihat ada panggilan video call dari Shandy.


"Hallo sayang" Terlihat wajah Shandy tersenyum dan melambaikan tangannya.


"Hallo bang,gimana kabarnya?" Tanya Melly.


"Baik sayang,besok acara pernikahan anak Abang,jadi sekarang Abang nginap di hotel" Ucap Shandy.


"Kok nginap di hotel,sama siapa?" Tanya Melly.


"Sama keluarga dan calon pengantin sayang,kan besok acaranya di hotel sini" Ucap Shandy menjelaskan.


"Oh begitu ya,ya sudah semoga besok acaranya lancar ya bang" Ucap Melly.


"Iya sayang,kamu lagi ngapain?" tanya Shandy.


"Ini lagi rebahan bang,capek seharian habis dari Dufan hehehe" Sahut Melly.


"Oh iya,mana Ibu dan kak Bayu,Abang mau ngomong dong,sayang" Ujar Shandy.


"Ini ibu,lagi tiduran di sebelah Melly" Ucap Melly seraya mendekatkan layar ponselnya ke arah ibunya.


"Assalamualaikum Bu,bagaimana kabarnya Bu?" Tanya Shandy.


"Alhamdulillah baik nak,Ibu ucapkan terima kasih banyak ya nak,karena ibu dan bayu,Lisna serta cucu ibu,sudah di izinkan ke Jakarta" Ucap Bu Ida sambil meneteskan air matanya.


"Iya Bu sama sama,loh kok Ibu nangis?apa ibu tidak betah di Jakarta Bu?" Tanya Shandy.


"Bukan tidak betah nak,tapi ibu menangis karena terharu dan bahagia" Ucap Bu Ida.


"Ibu senang disini bang" Timpal Melly.

__ADS_1


"Ya sudah,kalau senang Ibu gak usah pulang kampung,Ibu tinggal di apartemen aja sama Melly" Ujar Shandy.


"Tidak bisa nak,ibu kan harus jualan gado gado" Sahut Bu Ida.


"Oh begitu ya hehehe,ya udah terserah Ibu aja kalau begitu"Timpal Shandy.


"Sayang,kak Bayu dan teh Lisna mana?" Tanya Shandy.


"Ada di kamar sebelah,mau ngomong ya bang?" Tanya Melly.


"Iya sayang" Sahut Shandy.


"Sebentar Melly ke kamar sebelah dulu bang" Ucap Melly.


"Kak Bayu,ini ada bang Shandy katanya mau ngomong" Melly menghampiri Bayu ke kamar sebelah.


"Hallo bang,apa kabarnya bang?" Bayu menyapa Shandy.


"Kabarnya baik hehehe,bagaimana kalian disitu,sehat semuanya ya?" Tanya Shandy.


"Alhamdulillah sehat semua bang hehe"Timpal Bayu.


"Bagaimana bay,kalian betah gak tinggal di Jakarta?" Tanya Shandy.


"Betah sih betah bang,tapi ingat kios bakso terus nih hehehe" Ucap Bayu.


"Jadi,sekarang siapa yang ngurus kios baksonya?" Tanya Shandy.


"Ada mang Ujang dan Asep yang jaga kios bang " Timpal Bayu.


"Wah hebat,sekarang sudah punya karyawan ya hehehe" Sahut Shandy.


"Kan semuanya berkat bantuan Abang juga" Timpal Bayu.


"Saya senang kalian bisa main ke Jakarta,biar Melly ada yang menemani" Ucap Shandy.


"Iya bang,tapi rencananya besok,kami mau pulang kampung bang" Timpal Bayu.


"Loh kok buru buru pulangnya?" Tanya Shandy.


"Iya bang,soalnya kami udah seminggu di sini,gak enak juga ninggalin kios lama lama bang"Sahut Bayu.


"Oh begitu ya,ya sudah kalau kalian mau pulang besok,hati hati di jalan ya bay" Ujar Shandy.


"Iya bang,terima kasih atas semua kebaikan Abang sama keluarga kami" Ucap Bayu dengan tersenyum mengembang di bibirnya.


"Sama sama Bayu" Timpal Shandy.


Keesokan harinya Bayu,Bu Ida,Lisna serta Nisa,di antar oleh Melly ke lobby apartemen.


"Nak,biar kami pulangnya naik bus saja" Ucap Bu Ida pada Melly.


"Engga usah Bu,Melly udah pesan taksi"Timpal Melly.


"Tapi,pasti bayarnya mahal,sayang uangnya nak" Ucap Bu Ida.


"Engga apa-apa mahal,yang penting selamat sampai depan rumah Bu" Sahut Melly.


"Tuh,taksinya udah datang" Ucap Bayu sembari menunjukkan tangannya ke arah taksi yang berhenti depan lobby apartemen.


Bayu pun segera bergegas menuju ke taksi,dan membawa barang barang bawaannya untuk di kasih ke supir taksi tersebut,dan supir taksi pun membantu memasukkan semua barang barang tersebut ke dalam bagasi mobil.


"Bu,hati hati di jalan ya,kalau Ibu udah sampai rumah,kabari Melly ya" Ucap Melly sambil memeluk ibunya.


"Iya nak,nanti ibu hubungi,inikan ibu udah di kasih handphone sama Melly,cuma ibu belum bisa cara pakainya" Ucap Bu Ida.


"Ibu,kalau ada panggilan masuk,ibu tinggal tekan tombol hijau aja,kalau mau matikan tekan tombol warna merah yang ini Bu" Ucap Melly menjelaskan.


"Kak Bayu,Melly titip Ibu ya,sering sering tengok ibu ke rumah ya kak" Pesan Melly pada Bayu.


"Iya Mel,tenang aja,kak Bayu sering kok ke rumah ibu,iya kan Bu?" Tanya Bayu pada Bu Ida.


"Iya nak,kamu jangan khawatir,ibu sering di tengok sama Bayu dan Lisna,apalagi cucu ibu nih selalu bikin kangen hehehe" Ucap Bu Ida.


"Teh Lisna,hati hati di jalan ya,semoga selamat sampai tujuan hehehe" Melly memeluk Lisna.


"Iya,terima kasih atas semuanya Mel,teteh senang bisa main kesini,akhirnya teteh tahu Jakarta sekarang hehehe" Ucap Lisna.


Setelah semuanya masuk ke dalam taksi,mobil tersebut pun berlalu dari hadapan Melly,hingga tak terlihat lagi dari pandangan Melly.


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


*******


__ADS_2