Gairah Wanita Kesepian

Gairah Wanita Kesepian
Bab 108. Lasmi Benar-benar Polos.


__ADS_3

(POV Lasmi )


"Maksud kamu jajan gimana May?" Tanya Lasmi mengernyitkan dahinya.


"Iya jajan,kan sekarang banyak tuh perempuan di luaran sana yang open BO" timpal Maya.


"Apaan sih May,aku gak ngerti kamu ngomong apa?" Tanya Lasmi penasaran.


"Aduh begini nih kalau ngomong sama anak rumahan yang polos,yang selalu di bawah ketiak emaknya huh! " Maya menghembuskan nafasnya.


"Iya beneran May,aku gak ngerti kamu ngomong apa?" Tanya Lasmi lagi.


"Jadi begini Lasmi,kalau kamu tidak tidak tidur sama suami kamu,atau kamu gak ehem ehem alias mantap mantap sama suami kamu,nanti bisa bisa suami kamu ehem ehem sama pelacur di luaran sana,paham?" Ucap Maya.


"Hah?yang benar May,emang mas Tukimin seperti itu ya May?" Tanya Lasmi polos.


"Hadeeuuh capek deh,ngomong sama kamu Las,Las" Maya menepuk jidatnya sendiri,lalu ia menggeleng gelengkan kepalanya.


"Emang iya ya May,kalau laki-laki gak di kasih sama istrinya itu bisa main sama pelacur?" Tanya Lasmi.


"Iya tidak semua laki-laki juga kayak gitu Las,makanya untuk menghindari hal itu terjadi,kamu kasih jatah dong suamimu itu Las,mas Tukimin berarti termasuk orang yang sabar loh,dia menunggu kamu,sampai kamu siap,kalau suami lain udah pasti,siang nikah malamnya di gasak habis habisan hehehe" Ucap Maya sambil terkekeh.

__ADS_1


Lasmi terdiam mendengar ucapan Maya,ia merasa takut jika suaminya itu jajan di luar, seperti yang di katakan oleh Maya.


"Lagian kamu kan udah halal Las,jadi udah menjadi kewajiban kamu melayani suami kamu,kalau kita nolak ajakan suami,kata pak ustadz itu kita berdosa loh" Ucap Maya.


"Iya May,aku juga pernah dengar pak ustadz ngomong gitu,tapi aku takut sakit dan berdarah May" Curhat Lasmi polos.


"Kalau kata orang orang sih,pertamanya emang sakit Las,tapi lama lama enak dan bikin nagih hehehe" Timpal Maya sambil terkekeh.


"Ah,masa sih?siapa yang bilang May?apa jangan-jangan kamu udah pernah ya?" Tanya Lasmi selidik.


"Kata orang-orang yang sudah menikah Las,lah aku kan belum menikah,gimana sih kamu Las" Sahut Maya sewot.


"Biasa aja kali May,gak usah sewot gitu,kan aku cuma bercanda hehe" Lasmi menggoda Maya.


"Oh iya ya,ini udah jam 9 malam ternyata, keasikan ngobrol sampai lupa waktu kita May,aku duluan ya May" Lasmi berdiri,lalu ia pun berlalu pergi bersama Tukimin.


"Iya Las" Sahut Maya.


Maya pun keluar dari toko,di luar tampak Bisma,Rahmat dan Indra sedang menutup rolling door.Bisma pun segera mengunci rolling door toko mebel tersebut.


"May,kita mampir dulu ya seperti biasa" Bisik Indra pada Maya.

__ADS_1


"Sssttt iya" Bisik Maya,menempelkan jari telunjuknya di bibir.


Bisma,Tukimin dan Lasmi pun sudah berlalu dari toko mebel, setelah menikah Tukimin mengantarkan Bisma pulang,lalu setelah itu ia sama Lasmi pulang ke rumah Lasmi.


Sesampainya di depan rumah Shandy,tampak Shandy sedang menghisap rokoknya dengan santai di teras.


"Dek,turun dulu sebentar dek,di luar ada pak Shandy,gak sopan kalau kita langsung pulang" Ajak Tukimin pada Lasmi.


"Iya mas" Sahut Lasmi.


"Min,mulai malam ini kamu dan istri kamu tinggal di rumah sini aja,rumah ini besar sekali,banyak kamar kosong disini,biar ramai juga rumah ini min" Ucap Shandy.


"Benar juga apa yang di katakan sama papa min,kalau kamu tinggal disini sama istrimu,kamu jadi tidak bolak-balik ngantar jemput saya dan papa,bagaimana dengan kamu Lasmi?"" Timpal Bisma.


"Kalau saya sih terserah mas min aja pak" Ucap Lasmi sambil menundukkan kepalanya.


BERSAMBUNG


*****


Hii teman teman semuanya terima kasih telah berkunjung kemari ya.Yuk baca kaya terbaru aku "NASIB SEORANG JANDA" di angkat dari kisah nyata dan bumbui dengan fiksi modern.

__ADS_1


Happy reading bestie 🥰


__ADS_2