Gairah Wanita Kesepian

Gairah Wanita Kesepian
Bab 124. Pacar Della Jatuh Cinta Sama Rani.


__ADS_3

( POV Rani )


"Kriinggg...Kriinggg... Kriinggg" Ponsel Rani berdering.


"Hallo" Sapa Rani.


"Hallo Ran,temani aku nonton yuk! " Ajak Della.


"Sama siapa Del?" Tanya Rani.


"Sama cowokku Ran,mau ya temani kami nonton Ran?" Tanya Della lagi.


"Gila,maksud kamu aku jadi obat nyamuk gitu?" Tanya Rani.


"Ya enggaklah Ran,masa jadi obat nyamuk sih?" Timpal Della.


"Hadeeuuh sebenarnya aku malas sih Del,ntar yang ada aku jadi mengganggu kalian berdua" Tolak Rani halus.


"Please Ran,ayo dong,mau ya Ran hehe" Ucap Della.


"Ya udah deh" Timpal Rani.


"Ya udah kalau begitu aku sekarang ke rumah kamu ya Ran,nanti biar cowokku jemput aku ke rumahmu aja Ran" Ucap Della.


"Oke" Timpal Rani.


Lima belas menit kemudian Della pun turun dari ojek online,lalu ia pun masuk ke dalam rumah Rani.Tak berselang lama kemudian pacar Della pun datang telah sampai di depan rumah Rani.


"Yuk masuk dulu beb" Ajak Della.


"Kok jemput nya kesini Del,kenapa gak ke rumah kamu aja?" Tanya Kevin pacar Della.


"Iya,soalnya kata ibu aku gak boleh nonton berdua sama kamu dan kata ibu harus ada temannya,jadi aku ngajak Rani nonton,boleh ya beb?" Tanya Della.


"Oh begitu,ya udah deh" Sahut Kevin.


"Tunggu sebentar disini ya beb,aku ke kamar Rani dulu" Della pun berlalu meninggalkan Kevin di ruang tamu dan masuk ke dalam kamar Rani.


"Ran,udah belum dandannya,cowokku udah datang" Ucap Della seraya duduk di tepi ranjang.


"Udah kok Del,bentar ya aku pakai parfum dulu" Timpal Rani seraya menyemprotkan parfumnya.


Della dan Rani keluar dari kamar,kemudian berlalu menuju ke ruang tamu.


"Beb,yuk kita berangkat sekarang" Ajak Della pada Kevin.


Degh!


Kevin menatap lama ke arah Rani,ia tertegun sejenak melihat Rani.


"Oh iya,yuk" Sahut Kevin.


"Ran,kamu gak pamitan sama mama kamu?" Tanya Della.

__ADS_1


"Mamaku lagi keluar Del,ya udah yuk kita berangkat sekarang" Timpal Rani.


Kevin berdiri dari tempat duduknya,ia pun keluar dari rumah dan ikuti oleh Della dan Rani,kemudian mereka bertiga pun masuk ke dalam mobil Kevin.


Sesampainya di Mall,ketiganya pun langsung masuk ke dalam bioskop dan menonton film horor,dan ketiganya pun duduk berjejer.


"Hah,hiiiyyy serem! " Della refleks langsung menyembunyikan wajahnya di dada Kevin.


Sesekali Kevin mencuri-cuti pandang pada Rani,sementara itu Rani yang duduk di sebelah Della itupun santai saja menonton sambil ngemil popcorn.


Selesai menonton film,Kevin mengajak Della dan Rani untuk makan di salah satu restoran Mall tersebut.


"Beb,cobain deh,makanan aku enak loh" Della menyodorkan sendok makanannya pada Kevin.


Kevin menatap Rani sejenak,kemudian ia pun membuka mulutnya ketika Della menyuapinya makanan.


Selesai makan ketiganya pun berjalan menuju ke swalayan,Kevin memebelikan dua batang cokelat untuk Della dan Rani.


"Beb,kok cuma dua cokelatnya?keponakan aku di rumah ada tiga loh,beliin juga dong" Rengek Della.


"Oh ya udah,tunggu sebentar ya" Kevin pun masuk kembali ke dalam swalayan membeli tiga batang cokelat untuk keponakan Della.


Selama perjalanan dari Mall menuju ke parkiran,Della terus menggandeng tangan Kevin,sementara itu Rani mengekornya di belakang.


Sesampainya di depan rumah Rani,ia pun turun dari mobil Kevin.


"Del makasih ya udah ngajak aku nonton hari ini,dan makasih juga buat bang Kevin udah traktir aku nonton,makan dan makasih juga untuk cokelatnya" Ucap Rani.


"Iya sama-sama Ran" Ucap Della.


...........................................................................


Satu minggu kemudian setelah menonton bioskop,Kevin tiba-tiba datang ke rumah Rani.


"Ting tong...Ting tong" Bel rumah pun berbunyi dan Tia pun langsung membukakan pintu pagar.


"Rani nya ada mbak?" Tanya Kevin.


"Ada di dalam,mari silahkan masuk" Ajak Tia Ramah.


"Ran,Rani,ada teman kamu datang tuh" Ucap Tia.


"Siapa mbak?" Tanya Rani.


"Enggak tahu,orangnya manis,tinggi besar" Timpal Tia.


"Hah tinggi besar,siapa ya?" Rani mengernyit dahinya.


Rani pun keluar dari dalam kamarnya,ia lalu berjalan menuju ke arah ruang tamu.


"Eh bang Kevin,tumben datang kesini,janjian sama Della ya bang?" Tanya Rani.


"Enggak,aku kesini mau ketemu sama kamu Ran" Ucap Kevin sambil tersenyum.

__ADS_1


"Sama aku,ada apa ya bang?" Tanya Rani.


"Kita nonton yuk,hari ada film bagus loh Ran" Ajak Kevin sambil tersenyum.


"Udah telepon Della belum bang?" Tanya Rani.


"Enggak usah telepon dia,tiga hari yang lalu aku udah putus sama dia" Ucap Kevin enteng.


"Hah,putus,kok bisa?" Tanya Rani kaget.


"Emang Della gak pernah curhat ya sama kamu Ran?" Tanya Kevin.


"Enggak tuh,makanya aku kaget bang" Timpal Rani.


"Iya dia itu childis banget Ran,sebentar sebentar ngambek,udah gitu kalau mau kemana-mana keponakannya harus di bawa-bawa terus Ran" Curhat Kevin.


"Tapi jujur aku gak enak loh bang,abang kan baru putus ya dari Della,kalau dia tahu abang main kesini,ntar aku di sangka pelakor lagi" Timpal Rani.


"Enggaklah Ran,kamu kan gak merebut aku dari dia, justru aku yang mau datang kesini Ran dan aku selalu memikirkan kamu terus setiap hari,setelah yang waktu itu kita nonton bareng Ran" Ucapnya.


"Assalamualaikum" Dinda masuk ke dalam rumah.


"Wallaikumsallam" Sahut Rani.


"Eh ada tamu rupanya" Ucap Dinda sambil tersenyum.


"Iya tan,perkenalkan nama saya Kevin tante" Kevin berdiri,lalu ia pun mencium punggung tangan Dinda.


"Ya udah,silahkan di lanjut ya" Ucap Dinda, kemudian ia pun berlalu menuju ke kamarnya.


"Ran,yuk kita nonton" Ajak Kevin.


"Gimana ya,aku takutnya ketemu sama Della pula di sana bang,ntar dia malah salah paham lagi bang" Tolak Rani halus.


"Hmm,percayalah aku sama Della sudah selesai Ran,kami udah gak ada hubungan apa-apa lagi" Ucapnya menjelaskan.


"Sebentar ya bang,aku pamit dulu sama mama" Ucap Rani.


"Oke Ran" Timpal Kevin sumringah.


Rani pun berlalu meninggalkan ruang tamu dan masuk ke dalam kamar Dinda.


"Ma,Kevin ngajak nonton,boleh gak ma?" Tanya Rani.


"Ngajak nonton berdua?memangnya kamu ada hubungan apa sama dia,ingat ya jangan sembarangan pergi berduaan sama laki-laki yang baru di kenal Ran,mama khawatir Ran" Dinda mengernyitkan dahinya.


"Iya berdua aja ma,dia itu mantan pacar Della ma" Timpal Rani.


"Hah! mantan pacar Della?duh enggak deh Ran,nanti kalau Della dan mamanya tahu bagaimana?" Tanya Dinda.


"Makanya itu ma,Rani juga sebenarnya gak mau,tapi dianya maksa ma" Ucap Rani.


Dinda berlalu menuju ke ruang tamu dan Rani pun mengekornya dari belakang.

__ADS_1


BERSAMBUNG


*****


__ADS_2