
( POV Deddy )
"Memangnya gaji yang aku kirim setiap bulan kurang ya,sampai-sampai kamu harus jualan gorengan segala dan tega meninggalkan anak-anak di rumah?" Tanya Deddy emosi.
"Tidak kurang bah,tapi teteh hanya bosan aja gak ada kegiatan,jadi teteh cari kesibukan biar gak jenuh" Timpalnya.
"Bosan,itu alasan klise kamu aja,tega-teganya kamu meninggalkan anak-anak di rumah,demi mencari uang recehan kayak gitu! " Deddy murka,lalu ia pun mematikan ponselnya.
"Pah,ada masalah apa sih,kok pagi-pagi udah marah-marah sambil nelepon?" Tanya Endang penasaran.
"Mah,hari juga aku harus kembali lagi ke Garut,akan aku selesaikan semuanya dengan kokom,terus akan aku bawa semua anak-anak kemari" Ucap Deddy tegas.
Endang ternganga mendengar ucapan suaminya itu,ia melihat wajah suaminya penuh dengan amarah,jadi ia tak berani banyak bertanya lagi.
"Tuuuuttttt... Tuuuuttttt... Tuuuuttttt" Deddy menghubungi Candra bos perusahaan yang masih terbilang kerabat dekatnya itu.
"Hallo" Terdengar suara Chandra di ujung telepon.
"Om,hari ini saya izin tak masuk kerja dulu ya Om,soalnya saya harus kembali lagi ke Garut untuk menjemput anak-anak Om" Ucap Deddy.
"Oke Ded" Sahut Candra.
Setelah berpamitan pada Endang dan anak anaknya,Deddy melajukan kendaraannya menuju ke Bandara.
Sesampainya di bandara Deddy langsung menunjukkan kode booking tiket pesawat yang telah ia pesan sebelumnya melalui aplikasi.
"Tuuuuttttt... Tuuuuttttt... Tuuuuttttt" Deddy menghubungi Zidane.
__ADS_1
"Hallo bah" Terdengar suara Zidane di ujung telepon.
"Bang,abah mau pulang lagi ke Garut,tapi jangan bilang-bilang sama si mamah ya" Ucap Deddy pada anak sulungnya itu.
"Iya bah,hati-hati di jalan bah" Timpal Zidane.
"Abang telepon sama si mamah,tanyain alamat kostan yang di Purwakarta,bilang aja Zidane hari minggu mau liburan kesana gitu" Ucap Deddy.
"Oke siap bah" Timpal Zidane.
...........................................................................
Sore harinya pukul 4.30 WIB Deddy telah sampai di Garut.
"Assalamualaikum" Ucap Deddy.
"Eh bah,kok balik lagi,ada yang ketinggalan?" Tanya ayah mertuanya yang baru saja muncul dari arah dapur.
"Ayah,maaf sebelumnya yah,Kokom ada di rumah gak yah?" Tanya Deddy.
"Enggak ada bah,dia lagi di Purwakarta" Jawab ayah mertuanya itu.
"Saya sama Zidane rencananya mau ke Purwakarta sekarang yah,untuk memastikan Kokom sama siapa dia tinggal disana?" Ucap Deddy.
"Ya udah kalian hati-hati di jalan ya" Timpal ayah mertuanya.
"Abaaaaah" Teriak Lily dan Erick yang baru saja pulang mengaji.
__ADS_1
"Hey,anak-anak abah yang Soleh dan Solehah, baru pulang ngaji ya?" Deddy langsung memeluk kedua anaknya itu.
"Iya bah" Lily menganggukkan kepalanya.
"Lily,Erick,abah pergi dulu sebentar ya sama bang Zidane,Lily sama Erick tunggu di rumah sama kakek ya" Ucap Deddy.
"Iya bah" Sahut Erick anak bungsunya itu.
"Lily mau ikut bah" Ucapnya sambil mengerucutkan bibirnya.
"Sayang,abah ada urusan sebentar,nanti kita pergi sama-sama ya,setelah urusan abah udah selesai" Timpal Deddy.
Lily hanya menganggukkan kepalanya dengan wajah yang di tekuk.
"Yah,kami pergi dulu ya" Deddy berpamitan pad ayah mertuanya.
"Iya,hati-hati di jalan ya" Timpalnya.
Deddy dan Zidane pun segera bergegas ke rumah tetangga Kokom yang mempunyai mobil,ia meminta tolong pada tetangganya itu untuk di antar ke Purwakarta.
"Assalamualaikum mang Asep" Ucap Deddy.
"Wallaikumsallam" Sahut Asep.
BERSAMBUNG
****
__ADS_1