Gairah Wanita Kesepian

Gairah Wanita Kesepian
Bab 113. Spekulasi Yudi Terhadap Dinda.


__ADS_3

( POV Dinda )


Hari ini seperti biasa Dinda sangat sibuk wara wiri bertemu beberapa supplier barang,makin lama usaha Dinda semakin banyak orderan dan selalu kehabisan barang.


"Alhamdulillah urusan hari ini udah selesai" Gumam Dinda.


"Kriinggg... Kriinggg... Kriinggg" Yudi menghubungi Dinda.


"Hallo Dinda" Terdengar suara Yudi di ujung telepon.


"Iya hallo pak" Sahut Dinda.


"Dinda,bisa ke kantor sekarang Din?aku tunggu ya! " Ujar Yudi.


"Gimana pak,apa asuransi Rani udah cair?" Tanya Dinda.


"Nanti di kantor aja kita bahas itu Dinda" Yudi mematikan teleponnya.


"Hmm,mudah-mudahan ada kabar baik dari pak Yudi" Batin Dinda.


Dinda pun segera melajukan kendaraannya menuju ke kantor asuransi tersebut.Jarak tempuh dari tempat supplier ke kantor Yudi lumayan dekat,hanya sekitar tujuh menit Dinda pun telah sampai di kantor asuransi tersebut.


Setelah Dinda memarkirkan mobilnya,ia pun masuk ke dalam kantor asuransi tersebut,ia melihat Yudi sedang berbicara sama kliennya.


"Hii,Din tunggu sebentar ya,aku lagi ada klien,kamu duduk disitu dulu sebentar ya" Ucap Yudi.

__ADS_1


"Oke" Sahut Dinda.


Setelah menunggu lima menit,klien Yudi pun sudah keluar dari kantor,lalu ia menghampiri Dinda.


"Dinda,sudah makan siang belum?" Tanya Yudi.


"Belum pak,tadinya sih saya mau makan siang pak,tapi karena bapak tadi telepon saya suruh datang ke kantor,ya gak jadi deh makan siangnya" Sahut Dinda.


"Oke baik,kalau begitu kita makan siang bareng aja Dinda,kebetulan aku juga belum makan" Timpal Yudi.


"Tapi saya gak enak loh pak,nanti di lihat orang lain pak,nanti bisa menimbulkan fitnah" Dinda menolak secara halus.


"Tenang Din,restoran ini private kok,jadi aku jamin sangat aman sekali,kalau kita makan disana" Timpal Yudi sambil tersenyum.


"Oh,oke baiklah" Sahut Dinda.


"Oke" Sahut Dinda.


"Nanti saya tunjukkan restoran nya di sebelah mana,enggak jauh kok dari kantor sini" Ucap Yudi.


"Atau bapak aja yang bawa mobil saya" Dinda menyodorkan kunci mobilnya pada Yudi.


"Enggak,kamu aja yang bawa Dinda" Timpal Yudi.


Dinda dan Yudi pun segera berlalu masuk ke dalam mobil.Dinda menyalakan mesin mobilnya,kemudian berlalu meninggalkan kantor asuransi tersebut

__ADS_1


"Belok kanan Din,terus nanti lurus aja" Ujar Yudi.


"Oke" Timpal Dinda.


"Ambil kiri Din,di depan sana berhenti ya" Yudi menunjukkan tangannya ke arah restoran.


"Oh di restoran ini ya pak?" Tanya Dinda.


"Iya,Dinda pernah kesini ya?" Tanya Yudi.


"Iya pernah,beberapa kali" Sahut Dinda.


"Ya udah yuk,kita turun Din" Ajak Yudi.


"Oke" Sahut Dinda.


Yudi pun masuk ke dalam restoran tersebut dan di ikuti oleh Dinda dari belakang.


"Kita ke lantai dua aja ya Din,di lantai atas lebih private Din" Ajak Yudi.


Sesampainya di lantai dua,hanya ada mereka berdua di ruangan itu.Yudi pun memilih meja yang paling pojok.


"Wah,ruangan ini seperti milik kita ya Din,tak ada orang selain kita berdua" Ucap Yudi sambil tersenyum


"Iya,kalau aku gak pernah ke lantai atas,kalau kesini pasti selalu duduk di lantai bawah atau di outdoor nya" Timpal Dinda.

__ADS_1


BERSAMBUNG


*****


__ADS_2