
( POV Dinda )
Hari ini Dinda memasak kesukaan anak-anaknya,yaitu soup ayam,tempe goreng,sambal goreng dan lalapan.Sementara Tia sibuk menyapu rumah lalu mengepel lantai,serta menyetrika pakaian.
"Ayo anak-anak,pada makan semuanya,mama udah selesai masak nih" Dinda memanggil ketiga anaknya.
"Mantap ma,Rani suka soup ayam hehe" Puji Rani sambil menyendok sayur soup ke dalam mangkuknya.
"Makan yang banyak nak" Ucap Dinda.
"Iya ma" Sahut Rani.
"Engga terasa ya sekarang Rani udah SMP aja,dan kembar Shella Shelly juga udah masuk SD hehehe" Ucap Dinda senang ketika melihat ketiga anaknya itu makan di meja makan.
"Iya dong ma,nanti Rani ikut ekskul renang sama golf ya ma" Ucap Rani.
"Memangnya pilihan ekskulnya ada apa aja,sayang?" Tanya Dinda.
"Golf,badminton,volleyball,basket,renang,gitar, nyanyi,break dance,tari tradisional sama modeling ma" Sahut Rani.
"Jadi Rani pilih renang sama golf ya?" Tanya Dinda.
"Iya ma,karena setiap siswa,wajib memilih dua ekskul yang di sukai" Timpal Rani.
"Oh oke kalau begitu,Rani engga mau ambil ekskul nyanyi atau menari tradisional aja?" Tanya Dinda.
"Engga ma,Rani gak pede hehe" Sahut Rani sambil cengengesan.
"Oh,harus pede dong,anak mama gitu loh,masa iya gak pede?" Timpal Dinda memberikan semangat pada anaknya.
"Engga mau ma,Rani pilih renang sama golf aja" Sahut Rani.
"Iya udah,terserah kamu aja nak,yang penting sesuai dengan hati kamu aja nak dan kamu tidak merasa terpaksa ataupun di paksa" Ucap Dinda.
"Wah senang deh,punya mama yang demokratis begini hehe" Timpal Rani.
"Iya apapun itu,asalkan kegiatannya positif,pasti mama dukung Rani hehe" Ucap Dinda.
"Makasih ya ma,nanti boleh dong antar Rani dan teman teman Rani ke kolam renang ma, teman teman Rani katanya mau nebeng mobil Mama,bolehkan ma?" Tanya Rani.
"Oh,tentu saja boleh nak,dengan senang hati, mama akan mengantarkan kalian hehe" Ucap Dinda.
"Renang di mana Ran?" Tanya Tia,tiba-tiba melintas sambil membawa kain pel.
__ADS_1
"Di hotel mbak,lumayan jaraknya cukup jauh,30 menit dari sekolah,jadi habis ini kita ke sekolah dulu ma,teman teman Rani pada nunggu di sana" Ucap Rani.
"Oke siap,habiskan dulu makanya nak" Ujar Dinda.
"Mbak Tia,sini makan bareng sekalian mbak" Ujar Dinda.
"Iya Bu,duluan aja,ini lagi ngepel belum selesai Bu" Sahut Tia.
Setelah selesai makan Dinda pun berpamitan pada Tia,untuk mengantar Rani ekskul renang,dan si kembar Shella dan Shelly pun sudah berangkat sekolah TK yang letak sekolahnya tak jauh dari rumah,hanya berjarak sekitar 20 meter saja dari rumah.
"Mbak,saya sama Rani pergi dulu ya,tolong jagain si kembar kalau udah pulang sekolah" Ujar Dinda.
"Oke siap Bu" Sahut Tia.
Dinda dan Rani pun masuk ke dalam mobil,ia pun segera mengendarai mobilnya,kemudian berlalu dari rumahnya.
Sesampainya di sekolah Rani,teman temannya Rani yang berjumlah empat orang itu pun segera masuk ke dalam mobil.
"Tante,makasih ya Tan,kami udah boleh numpang mobil Tante,kami jadi ngerepotin Tante nih hehehe" Ucap salah seorang teman Rani.
"Sama sama,tante gak merasa di repotkan kok hehe,dengan senang hati tante mau mangantar kalian sampai tujuan" Timpal Dinda.
"Enak banget punya mama yang care seperti ini ya Ran,bisa di jadikan teman atau sahabat gitu ya Ran?" Celetuk salah seorang teman Rani.
"Iya,mamaku tuh orangnya sangat pengertian dan demokratis hehe" Sahut Rani.
Sementara itu Dinda yang tengah menunggu Rani dan teman temannya ekskul renang,ia pun duduk santai di lobby hotel sambil membalas pesan dari customer.
"Tuuuuttttt... Tuuuuttttt... Tuuuuttttt" Deddy menghubungi Dinda.
"Hallo Din" Terdengar suara Deddy di ujung telepon.
"Hallo,iya bang?" Sahut Dinda.
"Lagi ngapain,dimana dan sama siapa?" Tanya Deddy.
"Lagi duduk di lobby hotel" Jawab Dinda.
"Apa! ke hotel sama siapa?" Tanya Deddy meninggikan suaranya.
"Sama Rani dan teman temannya" Sahut Dinda.
"Bulshit banget,mana mungkin ke hotel sama Rani,pasti sama jantan lain kan?" Cecar Deddy.
__ADS_1
"Heh! dengar ya,kalau kamu su'udzon terus kayak gini,lebih baik kita gak usah ketemu lagi! " Ucap Dinda kesal.
Dinda pun mematikan ponselnya,lalu ia pun berjalan ke arah kolam renang,ia melihat wajah wajah ceria anak-anak SMP itu yang tengah asik belajar tehnik berenang yang baik dan benar bersama Swimming coach.
Tuuuuttttt...Tuuuuttttt... Tuuuuttttt" Deddy berusaha menghubungi Dinda kembali.
"Hallo Dinda,kenapa teleponnya di matiin?" Tanya Deddy.
"Malas! " Sahut Dinda kesal.
"Ketahuan kan sekarang,kamu keceplosan sendiri kalau kamu lagi di lobby hotel,kamu pergi sama jantan yang mana?" Tanya Deddy.
"Serendah itukah aku di mata kamu?sampai kamu tega memfitnah aku pergi sama laki laki lain,memangnya semudah itukah aku mau tidur sama orang lain,asal kamu tahu ya,sama kamu aja aku pengen berhenti,dan setelah itu aku gak kepikiran mau tidur lagi sama siapapun,paham kamu! " Ucap Dinda tegas.
"Engga usah mengelak lagi lah Din,kamu sendiri yang bilang tadi,kalau kamu lagi di lobby hotel,pasti kamu keceplosan kan?" Timpal Deddy bersikukuh pada pendapatnya.
"Kalau kamu percaya sama aku ya syukur,engga percaya pun ya terserah,terus terang aku capek di curigai terus menerus,aku lelah dan aku putuskan,cukup kita selesai sampai disini aja! " Ucap Dinda tegas.
Dinda mematikan ponselnya,kemudian ia memotret anak anak SMP yang sedang berenang itu,dan di foto tersebut ada Rani yang sedang bercanda bersama sama teman-temannya.
Dinda mengirimkan foto tersebut pada WhatsApp Deddy,dan menuliskan pesan.
{ Ini bukti foto Rani dan teman temannya sedang berenang di hotel,aku hari ini mengantarkan Rani dan teman temannya untuk ekskul renang,mau percaya syukur,engga percaya pun ya up to you! }
Setelah Deddy membaca pesan dari Dinda,ia pun berusaha untuk menghubungi Dinda terus menerus,namun Dinda mengabaikan panggilan telepon selulernya itu.
{ Din,tolong angkat teleponnya Din }
{ Please Din angkat,Abang mau minta maaf Din,maaf Abang udah salah faham sama kamu Din }
{ Din,please angkat teleponnya Din }
Dinda pun hanya membaca pesan tersebut,lalu ia pun menyeting ponselnya menjadi silent.
Setelah selesai berenang Rani dan teman temannya pun bergegas untuk pulang,dan Dinda pun mengantarkan teman temannya Rani sampai di rumahnya satu persatu.
"Tante,makasih banyak ya Tan,udah boleh nebeng,pulangnya di antar pula sampai ke depan rumah hehehe" Ucap salah seorang teman Rani sambil mencium punggung tangan Dinda.
"Iya,sama sama nak" Sahut Dinda sambil tersenyum.
"Tante,Rani,ayo mampir dulu ke rumahku" Ucap seorang teman Rani.
"Iya makasih,kapan kapan aja aku main ke rumahmu ya,sekarang aku capek,aku sama mamaku mau langsung pulang aja hehehe" Sahut Rani.
__ADS_1
BERSAMBUNG......
******