Hasrat Terlarang Anak Tiri

Hasrat Terlarang Anak Tiri
Kacau


__ADS_3

Malam ini Richard sedang dalam keadaan kacau, dirinya yang mengetahui bahwa mantan istrinya menikah dengan Daniel hari ini, seperti merasa kebakaran jenggot, seluruh hatinya terasa panas, bahkan jantungnya pun berdetak tidak beraturan, harapannya untuk memiliki kembali tubuh molek nan indah Mikaila pupus seketika.


Dia pun terlihat berjalan mondar mandir di dalam kamarnya, dengan menggunakan kimono berwarna merah yang sengaja di buka bagian depannya, hingga dada serta bagian bawahnya terekspos sempurna, tangannya nampak menggenggam sebotol whiskey yang sudah tidak ada isinya.


Richard mendongakkan kepala seraya mengangkat botol whiskey tersebut hendak meminum isinya, namun, tiba-tiba matanya di bulatkan sempurna dengan rahang yang di keras'kan merasa geram karena botol tersebut ternyata sudah terlihat kosong.


Kesal, dia pun melempar botol tersebut ke tembok hingga botol pun pecah dengan serpihan kaca yang berhamburan di atas lantai seketika, diiringi suara nyaring yang menggema di seisi ruangan hingga memantul ke udara.


Prang ... (Suara botol pecah)


''Kurang ajar, dasar anak tidak tahu diri, sudah aku besarkan dengan penuh kasih sayang, sekarang dia malah menusukku dari belakang, anak tidak tahu terima kasih,'' teriak Richard berbicara sendiri.


Dia pun berjalan sempoyongan ke arah ranjang, lalu menjatuhkan tubuhnya begitu saja dengan sembarang, seketika, dia tiba-tiba saja teringat saat dirinya bercumbu bersama Mika, bayangan tubuh molek bak gitar spanyol pun seperti menari-nari di otak kotornya.


Apalagi, saat dia mengingat pendakian panas yang pernah dia lakukan di dalam bathub bersama mantan istrinya tersebut, membuat seorang Richard tiba-tiba saja merindukan semua itu, namun, lamunannya mendadak buyar seketika, tatkala teringat bahwa wanita bernama Mikaila itu sudah menjadi istri dari putranya, dan malam ini mereka pasti sedang melakukan ritual malam pertama, membuat Richard berteriak kesal merasakan kembali rasa panas di dalam hatinya hingga terasa membakar seluruh organ yang ada di dalam tubuhnya.

__ADS_1


''Haaaaa ...! Kurang ajar ...'' teriak Richard bangkit lalu berdiri.


Dia meraih apapun yang dilihatnya, melemparnya sembarang, seraya terus meracau dan mengucapkan sumpah serapan yang ditujukan kepada Daniel putranya.


Setelah puas mengobrak Abrik seisi kamarnya, dia pun kembali berjalan dengan sempoyongan, meraih ponsel lalu menelpon seseorang.


Tut


Tut


Tut


📞 ''Halo, Dona. Datang ke rumah Om sekalian juga ...'' pinta Richard.


📞 ''Sekarang, Om ...? Tapi ini 'kan sudah malam ...?''

__ADS_1


📞 ''Kalau saya bilang sekarang, ya sekarang ... Apa telingamu tuli, hah ...? Saya akan bayar kamu dua kali lipat dari biasanya.''


📞 ''Baik, Om. Saya ke sana sekarang juga. Tapi ingat ya, Om harus bayar saya dua kali lipat.''


📞 ''Iya, bawel ...'' jawab Richard segera menutup telpon.


Richard pun melempar ponsel miliknya ke atas tempat tidur secara sembarang, lalu kembali menggerutu kesal.


''Dasar wanita murahan, di bayar dua kali lipat baru mau datang, dasar matre ...'' gerutu Richard bicara sendiri.


30 menit menunggu, akhirnya Dona pun datang, dia memakai baju seksi seperti biasanya, perlahan dia pun mulai memasuki kamar dengan mata yang menatap sekeliling merasa heran karena keadaan kamar begitu berantakan, sejenak, ada rasa takut yang terselip di hatinya kini, karena sepertinya, Richard sedang tidak dalam keadaan baik-baik saja.


''Dona ... Lama banget sih, apa kamu tahu? aku sudah menunggumu dari tadi ...'' teriak Richard.


Dia pun berjalan menghampiri lalu segera menarik tubuh ***** Dona dengan kasar, melemparkannya ke atas tempat tidur lalu menindih tu*uh sek*i itu, seraya melucuti satu persatu pakaian yang di kenakan wanita itu dengan kasar, membuat Dona tidak nyaman, dan tentu saja merasa ketakutan.

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


__ADS_2