I Hate You But I Miss You (Benci Tapi Rindu)

I Hate You But I Miss You (Benci Tapi Rindu)
Teman Nakal Receh


__ADS_3

Hai Readerss... salam hangat untuk kalian semua. Selamat membaca😁😁


______________________


Kedua orangtua Arland memutuskan untuk menunda waktu bertemu dan berbicara dengan Glesty. Semua ini karena mereka berdua telah mendapatkan sebuah ide. Mereka berpikir bahwa terlalu lancang untuk memohon langsung pada Glesty tentang kembali ke hidup Arland, setelah mereka berdua dengan gampangnya memisahkan keduanya 7 tahun yang lalu.


Banyak hal yang mereka pertimbangkan. Melihat Glesty yang adalah seorang wanita yang berprinsip, memiliki harga diri dan memiliki perasaan yang tulus, Glesty dan segala hal baik yang ia miliki, kedua orang tua itu menyadari sepenuhnya telah menyia-nyiakan menantu mereka itu.


Setelah melihat kondisi putranya yang tak kunjung membaik, mereka jadi sadar sepenuhnya bahwa Arland tidak membutuhkan yang lain selain Glesty. Setelah bangun dari sekarat selama 7 tahun, kedua orang tua itu merasa sangat gembira karena Arland, yang selama ini hanya tidur seperti orang mati, menjadi hidup kembali.


Secara fisik, Arland memang sudah sembuh. Namun, mereka merasa lebih sakit lagi melihat putranya itu ternyata sangat menderita karena merindukan istrinya. Didepan mereka, Arland memang memperlihatkan bahwa dia baik-baik saja. Arland juga terang-terangan mengatakan bahwa dia membenci wanita itu karena telah meninggalkannya. Tapi keduanya tahu bagaimana perasaan putranya itu yang sesungguhnya.


Dengan demikian, kedua orang tuanya akan mengatur supaya Arland akan menetap di kota B dengan alasan harus fokus pada anak perusahaan yang baru 6 bulan di rintis di kota B. Apalagi setelah keduanya menerima informasi bahwa Glesty juga salah satu dari para wirausaha menengah yang menyewa ruko yang ada di lantai satu Apartemen sederhana yang sedang di bangun sesuai keinginan mama Arland.


Jadi, jika Arland berada dikota ini, maka akan semakin besar kemungkinan akan mendapatkan kebahagiaannya kembali. Begitulah yang mereka berdua pikirkan.


.


.


\=\=\=\=\=\=


keesokan harinya,


Arles memasuki gerbang sekolah dengan wajah yang sangat bahagia. Bagaimana tidak, Arles sangat yakin bahwa pria yang biasa dia panggil "paman" itu berjanji akan mengunjunginya disekolah beberapa hari lagi, disitu Arles akan mengatakan pada teman - teman nakalnya bahwa dia juga punya papa sama seperti yang lain.


Tiba di kelas, seperti biasa grup teman nakalnya kembali ingin mengusik Arles. Mereka tidak senang melihat senyum ceria diwajah Arles.

__ADS_1


"Arles, ada apa? Kenapa kamu terlihat senang hari ini?" Tanya salah satu dari mereka.


"Tidak, aku hanya merasa senang." Jawab Arles singkat.


"Iya, kami bertanya kenapa kamu merasa senang?" Anak-anak itu terlihat sangat kepo.


"Apa ini tentang papa kamu?"


"Papa kamu sudah tidak menghilang lagi?


"Apa sekarang kamu benar - benar punya papa seperti kami?


"Apa kamu yakin papamu tidak akan pergi lagi?


Pertanyaan demi pertanyaan terlontarkan dari mulut nakal teman - temannya. Dan semua pertanyaan itu membuat Arles merasa dirinya adalah seorang pembohong. Tapi memang benar ia sedang berbohong, demi membungkam mulut teman - temannya.


Benar saja, teman - teman nakalnya telihat sedikit terkejut dengan apa yang mereka dengar. Itu artinya, tidak bisa lagi mereka membully Arles. Karena, satu - satunya kekurangan yang dimiliki Arles adalah tidak punya papa.


"Baiklah, jadi seperti apa papa kamu? Apa papa kamu seperti papaku yang keren?


.


.


Hari berikutnya.


"Jika benar papa kamu sudah pulang, kenapa tadi aku melihat kamu masih diantar kesekolah oleh mama kamu dengan naik motor?"

__ADS_1


"Wah Arles, papa kamu tidak mau mengantarmu ke sekolah?


Teman usil itu mulai mengganggu Arles dengan celaan receh mereka.


"Besok papa aku akan datang menjemputku disekolah. Kalian lihat saja nanti, papaku sangat keren." Timpal Arles dengan perasaan geramnya.


"Jika paman tidak datang besok, aku tidak mau lagi sekolah disini. Aku akan menelfon uncle Le dan memintanya membawaku, pindah ke sekolah yang lain." Batin Arles.


.


.


\=\=\=\=\=\=


.


.


**Bersambung..


Thor, kurang kenyang, nangung, upnya panjangan dong!


Maaf Gaes, author lagi buntu🙏


Tar malem, author bakalan up lg.


Trima kasih telah membaca ya gaes**...

__ADS_1


__ADS_2