Istri Kedua Sang CEO

Istri Kedua Sang CEO
IKSC Bab 194


__ADS_3

Mungkin kisah cinta wanita cantik memiliki nama lengkap Qiara Anindya Rafindra dengan pria tampan yang statusnya merupakan Duda anak satu itu sangat jauh dari kata sempurna.


Dari awal pertemuan keduanya yang tidak di sengaja, lalu semakin dekat seiring waktu berjalan memang penuh dengan banyak drama, jauh dari kesan baik yang orang lain pun bisa menilainya sendiri.


Pernikahan mereka sudah berjalan lima tahun lamanya, ke empat anak mereka pun sangat pintar dan penyayang. Namun, sering kali menguji kesabaran seisi rumah terutama Faraz dan Qiara.


Erzhan dengan segala tingkah lakunya persis Faraz bila sudah memperebutkan bidadari kesayangan mereka, tidak merasa malu sering kali di ejek si kembar yang kadang suka kesal melihat kelakuan mereka setiap harinya.


Si sulung, Faqi Rafisya Bramantya. Si tengah, Razqi Rafindra Bramantya dan Si bungsu kesayangan, Azqia Anindya Sarfaraz Bramantya.


Ketiga anak kembar identik, meski yang satunya perempuan tersebut. Selalu memberikan warna tersendiri bagi Mommy dan Daddy mereka serta anggota keluarga yang lainnya.


Meski Si bungsu, Azqia. Menjadi satu-satunya Tuan putri di antara kedua Kakaknya, tidak sekalipun anak gadis itu bersikap layaknya anak perempuan pada umumnya.


Gaya tomboy adalah pilihannya sejak menginjak usia empat tahun kemarin, mulai dari gaya berjalan sampai dengan lainnya berbau seperti layaknya seorang anak laki-laki.

__ADS_1


Faraz sampai di buat pusing dan frustasi, mengetahui sang putri tercinta jauh dari kata feminim. Padahal jelas putri cantiknya itu merupakan anak perempuan satu-satunya, tetapi kelakuannya mirip kedua anak laki-lakinya.


Saking tidak percaya akan perubahan sang Nona muda kecil Bramantya tersebut, selaku ibunya yang mengandung juga membesarkan hingga putrinya mulai ahli dalam menguji kesabarannya, tentu Qiara harus memiliki banyak stok sabar dan berusaha untuk menehan emosi yang hendak meluap ingin segera di keluarkan.


Ruang tengah yang semula hening, kembali di buat heboh karena tingkah absurd Si bungsu pemilik tahta tertinggi di hati keluarga besarnya tersebut.


Ada saja yang Azqia atau biasa orang rumah memanggilnya Azel, lakukan bila rasa bosan mulai timbul saking hilangnya kesabaran akibat ulah dari kedua Kakaknya yang suka usil mengganggu ketenangannya selama bermain.


Qiara yang mulai kehabisan cara pun memilih pergi ke lantai paling atas menuju kamarnya bersama Faraz untuk istirahat sejenak.


Melihat wanita cantik itu mulai hilang di balik pintu lift yang tertutup rapat, menjadi kesempatan Azqia kembali berulah.


Bibi pengasuh serta beberapa pelayan hanya bisa menyaksikan dari jarak lumayan jauh, tidak berani menjadi penengah apalagi ikut campur.


Teriakan nyaring Si bungsu menggema di seisi ruang tengah, mengomel tanpa henti dengan kedua mata begitu tajam menatap ke arah kedua Kakak kembarnya yang tertawa tanpa dosa sudah membuatnya kesal.

__ADS_1


"Adek gunting rambut kalian baru tahu rasa ya," geram Si bungsu mulai timbul tanduk di kepalanya karena ulah jahil Faqi dan Razqi.


Mendengar kalimat ancaman dari Si bungsu, tanpa melihat area sekitar kedua anak tampan itu langsung berlari ke arah samping rumah. Di mana ada Faraz beserta para Tuan besar tengah asyik berkumpul sekedar bersantai usai membahas beberapa masalah di perusahaaan.


Faqi maupun Razqi tidak menghiraukan teriakan Azqia saat memanggil mereka sembari membawa satu benda yang keduanya yakini itu pasti sebuah gunting.


"Mau lari kemana kalian? Jangan menghindar, Adek benar-benar marah ya." Teriak Azqia dengan nafas naik turun saking kesalnya di tinggalkan begitu saja


Dari arah luar rumah, tidak sengaja Faraz mendengar suara teriakan saling bersahutan milik ketiga buah hatinya yang semakin jelas.


Ia yang hendak masuk ke dalam rumah untuk memanggil Qiara, justru bertabrakan dengan kedua putranya yang meminta pertolongan.


"Daddy tolong, ada Singa."


๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

__ADS_1


__ADS_2