Jodoh Cermin Diri

Jodoh Cermin Diri
Melahirkan


__ADS_3

Setelah selesai membersihkan diri Bunda masuk ke kamar Dian dan melihat Dian sedang menahan rasa sakit.


"Sayang kamu kenapa?". tanya Bunda pura-pura tidak tau


"Ini bun perut Dian dari pagi mules terus sepertinya sakit perut" .


"Yasudah ikut bunda sekarang ke rumah sakit".


Dian di bantu bunda keluar kamarnya.


Angga dan ayah yang baru pulang langsung menghampiri mereka dan bertanya.


"Sayang kamu kenapa?" tanya Angga namun Dian tidak menjawab karena dia sedang merasakan sakit di perutnya, Angga yang tidak mendapatkan jawaban langsung melihat Bunda.


Bunda yang melihat Angga menatapnya langsung menjawab "Dian akan segera melahirkan" jawab bunda dengan gerakan bibirnya tanpa bersuara.


Angga yang mengerti langsung menggendong Dian, karena kamar mereka sudah pindah ke bawah jadi Angga langsung membawa Dian keluar rumah dan menuju mobil yang sudah siap mengantar mereka.


Angga yang melihat Dian tidak bersuara ikut merasakan apa yang di rasakan istrinya dan dia berkata.


"Sayang jika kamu ingin berteriak berteriaklah !, jika kamu diam seperti ini mas semakin cemas melihat mu" ucap Angga memegang tangan Dian.

__ADS_1


Dian yang mendengar Angga berbicara menjawabnya "mas jangan khawatir aku cuman sakit perut mungkin karena kemarin makan sambal'. ucap Dian lalu meremas tangan Angga dengan sekuat tenaga saat merasakan perutnya yang sakit kembali.


Angga menangis Saat Dian meremas tangannya, "Sayang apa sangat sakit" tanya Angga


Dian hanya mengangguk dan itu membuat Angga semakin merasa tidak tega melihat Dian.


Setelah rasa sakitnya mereda Dian berkata "mas jangan menangis aku tidak apa-apa".


Angga langsung mencium kening Dian. Angga benar-benar bingung harus berbuat apa.


Dian pun meremas tangan Angga lagi dan sekarang remassannya semakin kuat, Angga yang sedang mencium kening Dian langsung menangis dengan air mata yang terus mengalir.


"Mas aku yang merasakan sakit kenapa mas yang menangis" ucap Dian saat rasa sakitnya mereda.


"mas apa masih lama rasanya aku ingin buang air besar".


"Sabar sayang sebentar lagi sampai". ucap Angga.


Dian mengangguk dan meremas tangan Angga lagi.


Mobil berhenti karena sudah sampai di rumah sakit,

__ADS_1


Suster sudah menunggu mereka karena Bunda sudah menghubungi pihak rumah sakit.


Dian langsung di bawa ketempat pemeriksaan awal setelah memastikan jika Dian sudah siap melahirkan Dian di pindahkan keruang bersalin.


Dan disinilah Dian dan Angga berada, Di ruang bersalin.


Dokter datang lalu bertanya pada Dian


"Bu apa ini anak pertama". Dian hanya merespon dengan Anggukan


"Bu saat ibu merasakan kontraksi ibu tarik napas dan hembuskan perlahan" ucap Dokter sambil memeriksa Dian.


Dian melakukannya dan itu lumayan membantu meringankan rasa sakitnya.


Setelah semuanya siap Dokter berkata "Bu sekarang ikuti perintah saya".


Dian mengangguk dan mengikuti semua perintah Dokter, Angga yang berada di samping Dian hanya berdoa dan terus memberi semangat pada Dian saat Dian mulai mengejang, Dian sudah beberapa kali mencoba namun belum berhasil.


Dian sudah merasa lelah Dian berdoa dalam hati "Ya Raab beri aku kekuatan agar aku bisa melahirkan anak ku".


Dian bersiap kembali untuk melahirkan Anaknya dengan mengucap Bismillah dalam hati Dian mengeraahkan semua tenaganya untuk mendorong anaknya agar segera lahir.

__ADS_1


Dan Alhamdulillah bayi Dian lahir dengan selamat dan tidak kekurangan suatuhal apapun.


__ADS_2