
"Terus bagaimana tanggapan dia". tanya angga penasaran.
"Dia marahlah dan juga menagis, summpah aku bingung saat itu, karna orang-orang melihat kami, tapi untungnya dia menangis tidak lama karna dia sadar dia lagi di tempat umum".
"Terus apa dia maafin kamu", Tanya angga
"Ya di maafin dong".
"Ko bisa?, kalau aku jadi dia sudah aku putusin kamu".
"Untungnya dia bukan kamu". ha..ha..ha
"Kamu memberi alasan apa, sampai dia maafin kamu".
"Aku bilang, kalau aku cuman main-main sama mereka dan jga Aku bilang, kalau aku tidak pernah bertemu dengan mereka, dan dia percaya".
"Sumpah ituh orang polos apa bego".
"Ehh gitu gitu juga calon istri aku".
"Kamu beneran suka sama dia?".
"Ya beneran lah, buktinya aku sudah tunangan sama dia".
"tapi kenapa kamu selingkuhin dia, apa kamu tidak takut dia pergi".
"Karna sekarang dia tidak bisa memberikan apa yang aku mau, jadi aku mencari pelampiasan, kalau dia ninggalin aku tidak mungkin, buktinya tadi saja dia maafin aku, dia itu cinta banget sama aku". ucap Fahmi.
"Terserah kamu saja, ehh ngomong-ngomong dari mana dia tau kamu selingkuh, bukan nya akun mu di pripasi dari dia".
__ADS_1
"Aku juga tidak tau, kaya nya dia di kasih tau temennya, terus dia nyari tau sendiri".
"Tapi nagaimana caranya?". tanya angga
"Eh iya aku belum memberi tahu kamu, kalau dia bisa ngebajak akun orang".
"Aku juga bisa kali, gampang tinggal aku minta PIN kamu terus aku ganti".
"Bukan seperti itu, tapi dia itu, bisa masuk ke akun aku tanpa aku kasih tau no pin ku".
"Apa, aku kira dia itu bodoh". makanya dia mau mau saja di bodoh bodohin sama kamu".
"Sudahlah aku mau istirahat". Ucap Fahmi.
Keesokan harinya Di kantin Dian dan Rika sedang makan siang seperti biasa.
Rika memperhatikan Dian, gerak gerik Dian, Rika pun bertanya.
"kami baik baik aja" jawab Dian.
"Ko bisa, bukannya kamu kemarin bilang sakit hati sama dia, tapi sekarang kamu bilang baik baik saja".
"Ya karna hubungan aku dengan mas fahmi baik baik aja".
"Aneh". Ucap rika dengan pelan namun bisa di dengar oleh Dian
"Tidak aneh ka soalnya aku memberi dia kesempatan ke 2".
"Kamu bisa mendengar ucapan aku".
__ADS_1
"Ya bisa lah telingaku masih normal kali".
"Padahal aku ngomongnya pelan banget".
"Ya tidak tahu, pokonya kedengaran".
"Alasan dia selingkuh apa?". tanya rika.
Dian pun menceritakan kejadian kemarin sore pada Rika.
"Oh, jadi itu alasannya, ya semoga saja dia berubah, aamiin".
"Aamiin, Dian pun mengaminkan doa Rika.
"Tadinya dia mau jemput aku setiap aku pulang kerja, katanya untuk menebus kesalahannya tapi aku menolaknya".
"Kenapa kamu tolak, padahal kamu terima saja, lumayankan ngirit ongkos".
"Aku kasian sama dia, pasti cape kalau harus jemput aku, jarak dari tempat kerja dia kan lumayan jauh dari tempat kerja kita".
"Sumpah Dian, hati kamu ituh terbuat dari apa, ko baik banget".
"Ya sama lah kaya hati kamu".
"Kalau sampai dia ngulangin kesalahan yang sama, kebangetan tuh orang,, aku bikin dia kaya perkedel".
"Dasar kamu ya, ada-ada saja, kaya berani saja kamu sama dia ka, ka."
"Eh iya kapan kaka mu menikah?".
__ADS_1
"Masih lama, sekitar 3 mingguan lagi".