
"Apa mas tidak berbohong?" Tanya Dian.
"Tidak sayang, mas tidak berbohong jika kamu tidak percaya kepada mas, kamu bisa bertanya pada mereka". ucap Fahmi meyakinkan Dian.
Fahmi tersenyum dalam hati dan berkata "Mas yakin kamu tidak akan mau bertanya pada mereka".
Dian berpikir apakah dia akan memaafkan fahmi atau tidak, ada perdebatan dalam hati Dian, Antara memaafkan atau tidak.
Dian terdiam karna ingat ucapan seseorang. "Jika seseorang berselingkuh lebih dari satu kali dia pasti akan mengulanginya kembali.
Tapi hati Dian membela Fahmi, "mungkin dia sekarang tidak akan berselingkuh lagi karna sekarang kami sudah bertunangan".
"Baiklah kalau begitu mas, aku memaafkan mas tapi aku mohon agar mas tidak berselingkuh lagi".
"Iya mas janji sama kamu sayang, jadi sekarang kita baikan?".
"Dian mengangguk dan tersenyum".
"Mudah-mudahan aku tidak salah, karna memaafkan mu mas,, karna aku yakin Jodoh Ku adalah Cermin diri ku".
Dian melupakan bahwa, Rika juga pernah bilang kalau dia pernah melihat fahmi jalan bersama seorang wanita.
Dian dan Fahmi pun memakan makanan yang tadi sudah mereka pesan, walau rasanya aga kurang enak karna sudah dingin tapi mereka tidak mempermasalahkan itu, karna hati mereka sedang bahagia.
__ADS_1
Setelah mereka selesai makan dan berjalan jalan merekapun bergegas untuk pulang karna sudah hampir pukul 9 malam.
Seperti biasa Fahmi mengantar Dian ke kosannya.
"Terimakasih mas dudah mengantar Dian".
"Sama-sama jawab Fahmi, terimakasih juga karna kamu sudah memberi mas kesempatan ke 2.
"Iya mas, semua orang berhak mendapatkannya dan semoga mas tidak mengecewakan ku lagi".
"Iya sayang, ya sudah masuk sana! sudah malam".
Dianpun pamit untuk masuk, setelah Dian masuk Fahmi pun pergi.
tok tok tok. "ga. Angga kamu di dalam".
Pintu pun terbuka, kamu malam malam ngapain datang kesini, ganggu orang tidur saja, ucap Angga
"mau cerita angga". "kebiasaan kalau kamu ada masalah pasti curhatnya sama aku, heran perasaan temen kamu yang lain kan masih ada".
"Aku juga tidak tau, kenapa aku nyaman curhat sama kamu, eh tapi aku bukan mau curhat tapi mau cerita".
"Sama saja, kamu mau cerita apa buruan aku sudah ngantuk cape, ehh kenapa tadi kamu tidak datang seru tau".
__ADS_1
"Nah itu dia, aku mau cerita, tadi aku tidak bisa datang ke acara kantor, gara gara Dian ngajak aku ketemu".
"Ko tumben Dian ngajak kamu ketemu?".
"Itu dia, aku pikir dia bakalan ngasih aku kejutan, karna jarang jarang dia ngajak ketemu, eh ternyata beneran dia ngasi kejutan ucap Fahmi sambil menekan kata-katanya.
"Seneng banget kayanya dapet kejutan, jadi apa kejutannya, apa dia mengijinkan kamu untuk memeluk dia atau menciumnys", ledek angga, pasalnya Dian tidak pernah mau Fahmi peluk ataupun dicium.
"Sialan, ngeledek, kamu sih tidak tau rasanya memeluk perempuan atau mencium perempuan. rasanya bikin ketagihan", Ucap Fahmi memanas-manasi Angga.
"Biarin, aku ingin memeluk dan mencium perempuan yang sudah sah jadi istri ku, terus kejutan apa yang kamu dapat?".
Fahmi tersenyum. "Kejutannya dia ngasih aku.." fahmi sengaja menjeda ucapan nya agar angga penasaran.
"Ngasih apa? tanya angga,
"So soan di jeda, sengaja banget biar aku penasaran".
"Iya, ha..ha.. ha,, dia ngasih aku daftar nama selingkuhan aku dan mantan selingkuhan aku.
"ha ha ha, itu pasti kejutan yang tidak akan terlupakan, terus kamu bilang apa sama dia?".
"Ya aku jujur saja, kalau mereka mantan selingkuhan aku".
__ADS_1
"Terus gimana tanggapan dia, tanya angga penasaran".