
"Mau ngomong begitu saaja pake nyuruh kaka datang ke sini,, kamu kan bisa ngomong di telpon ika' Angga menekan kata ika karna kesal dengan sikap Rika.
"Kalau aku ngomong di telepon aku tidak bisa liat ekspresi kaka saat aku bahas Dian,
kalau ketemu kan keliatan kalau kaka suka sama Dian" ucap Rika dalam hati.
"Ngomong-ngomong ka, Dian apa kabar?".
"Idih kepo, inget dia tuh tunangan orang".
"Ya ga apa-apa kali, kan cuman nanya kabar doang".
"Ya kali saja kaka suka terus mau rebut dia". Rika pun tersenyum.
"Jujur kaka suka sama Dian apalagi melihat senyum nya itu aduh ka, bikin jantung dag dig dug tidak karuan.
Rika kaget mendengar ucapan Angga,
"Tidak usah kaget juga kali tutup tuh mulut entar lalat masuk, kamu juga pasti sudah tau kan kalau kaka suka sama Dian, jadi gak usah lebai".
"Aku kaget karna kaka jujur".
"Ya mau di sembunyikan seperti apapun juga kamu pasti tau, iyakan?". "iya" jawab Rika.
"Kaka cuman suka dan kagum saja, tidak berniat merebutnya".
"Suka sama kagum itu awal cinta kaka, coba yah ka mereka tuh putus terus kaka jadian sama Dian". Mereka pun tertawa.
"Tidak boleh ngomong gitu gak baik ucap Angga".
Tapi kalau mereka putus beneran kaka senangkan" goda Rika.
"Sudah kamu tuh, mancing terus".
__ADS_1
"Ka, kira-kira kalau mereka putus kaka mau ngapain?".
"semoga umpan ku di makan" batin Rika.
Angga tersenyum,, "Kaka akan lamar dia terus besoknya ijab kabul".
"sip" ucap Rika,, "apanya yang sip" tanya Angga.
"Itu langsung nikah". jawab Rika.
"Sap sip, sap sip saja mereka tuh masih bersama belum putus ika..".
"Ka Angga, apa tidak pernah nanya hubungan mereka sama si Fahmi?"
"Enggalah, kaka tidak sekepo itu, kami memang berteman cenderung sahabat tapi kami tidak pernah mencampuri urusan pribadi".
"Oh pantas saja". ucap Rika.
"Ya sudah kaka pamit" sudah mau malam.
"Kamu ada ada saja"
"Ya siapa tau kaka mau ngerasain gitu" hahaha rika tertawa melihat ekspresi Angga.
"Eh lupa, Jadi kapan kita mau kerumah Dian" ucap Angga
"Yang tidak sabar katemu Dian".
"Kamu tidak ada habis-habis nya godain kaka, jadi kapan?".
"4 hari dari sekarang" jawab Rika.
"Kaka masih kerja kalau 4hari lagi".
__ADS_1
"Sore kita berangkat nya,, kita nginep, siangnya kita jalan jalan dan sorenya pulang".
"Oh kirain,, apa tidak apa-apa kaka menginep disana
"Ya tidak apa-apa di sana juga banyak orang".
"Maksud kaka si Fahmi".
"Oh itu dia tidak akan marah tenang aja".
"Ya sudah kalau begitu kaka pulang dulu"
"Sampai ketemu hari Sabtu". Ucap Rika.
Sepertinya rencana ku akan berhasil,, sekarang tinggal memastikan Dian akan menerima ka Angga atau tidak, semoga semuanya sesuai dengan rencana.
setelah angga pergi ibu datang meng hampiri Rika dan berkata.
"Apa yang kamu rencanakan ka".
"Ibu ihh ngagetin aja, ika mau jodohin ka Angga sama Dian bu".
"Lo memang nya Dian sudah putus sama nak Fahmi?".
"Sudah bu" jawab Rika.
"Sejak kapan" ibu bertanya lagi.
"Tepatnya sih ika tidak tau, tapi kayanya baru semingguan"
"Jadi ibu siap-siap dari sekarang!".
"Siap-siap untuk apa?"
__ADS_1
"Untuk mengantar mas Angga nikah".
"Kmu ada-ada saja".