
Waktu istirahat pun tiba.
Dian menghubungi Fahmi, untuk mengajak Fahmi bertemu nanti sore.
"mas apa kita bisa bertemu nanti sore, ada yang ingin aku bicarakan".
"Apa tidak bisa di bicarakan lewat telpon saja, soalnya mas ada acara nanti sore", jawab Fahmi.
"Apa dia ada acara dengan selingkuhan Nya" batin Dian.
"Tidak bisa mas kita harus bertemu".
"Baiklah mas akan usahakan".
"Aku tunggu di tempat biasa mas".
"Ada apa dengan Dian kok tidak biasanya dia ngajak ketemuan, mungkin dia akan memberi ku kejutan, Fahmi pun berpikir kira-kira Dian mau memberi kejutan apa untuk Nya. "jadi tidak sabar menunggu nanti sore", Ucap Fahmi.
"Mas, di sini", Dian memanggil Fahmi karna Dian melihat Fahmi yang kebingungan mencari keberadaan Dian, karna di tempat mereka bertemu sangat banyak pengunjung.
Fahmi pun duduk di hadapan Dian,,
"Mas mau pesan apa biar aku pesankan, Dian bersikap seperti biasanya tanpa memperlihatkan kekecewaannya pada Fahmi.
"Mas pesan makanan yang biasa, minumanya juga".
Dian pun beranjak dari duduknya dan memesan makanan beserta minumannya.
Dian pun duduk kembali.
__ADS_1
"Sayang kamu mau bicara apa?" tanya Fahmi.
"Sebentar mas", Dian mengambil ponselnya dan mengetik nama-nama selingkuhan Fahmi.
"Ko malah main hp sayang, katanya mau bicara sama mas". Dian tidak mendengarkan perkataan Fahmi.
Dian terus fokus pada ponselnya."sudah mas, sudah aku kirim ke hp mas.
Fahmi membuka pesan yang di kirim Dian.
Deg, Fahmi terdiam, "Dari mana Dian tau tentang mereka" batin Fahmi, Fahmi pun hanyut dalam pemikirannya.
"Mas". panggil Dian. Fahmi tak merespon
"Mas tolong jelaskan siapa mereka?.
Fahmi menelan ludahnya, saat melihat mimik wajah dian yang kini sudah berubah.
kenapa mas, apa mas tidak bisa menjelaskannya?". tanya Dian lagi.
Akhirnya Fahmi pun menjawab. "mereka mantan - mantan mas".
"Maksud mas mantan selingkuhan mas".
"Iya,, jawab Fahmi gugup.
Dian tersenyum kecut, "sepertinya tidak semua, ada salah satu dari mereka yang masih jadi selingkuhan mas kan".
"Iya, tapi mas akan putusin dia jga".
__ADS_1
"Kenapa mas mau putusin dia, sepertinya dia bisa mengabulkan semua kemauan mas".
Ya selingkuhan fahmi yang satu itu berbeda dari yang lain selain cantik dia juga agresif.
"Karna mas lebih milih kamu, sayang" ucap Fahmi dengan sangat lembut.
"Jangan panggil aku sayang mas, jika sayang mas untuk banyak wanita".
Dian tidak bisa lagi menahan tangisnya. sudah dari tadi Dian menahannya, Dian menahan tangisannya karna malu, jika dia harus menangis di tempat umum.
"Maafkan mas, mas salah, mas khilaf"
"khilaf mas, mas bilang khilaf". ucap Dian dengan suara yang meninggi.
"Iya sayang, mas minta maaf, mas tidak akan ngulangin hal itu lagi". Fahmi memohon sambil memegang tangan Dian.
Dian langsung menarik tangannya.
"Mas mohon, maafkan mas, dan berikan mas kesempatan untuk memperbaiki kesalahan mas".
Dian menghentikan tangisannya karna banyak orang yang melihatnya, Dian menarik napas dalam dalam dan menghembuskan nya.
"Mas, Dian akan memaafkan mas dan memberikan kesempatan pada mas, jika alasan mas masuk akal". ucap Dian dengan suara yang lebih tenang.
"Jadi kenapa mas bisa berselingkuh, apa alasan mas berselingkuh" ucap Dian, "apa kurang nya aku mas". ucap Dian yang hampir menangis kembali.
"Terimakasih sayang sudah mau memberikan kesempatan untuk mas".
"Jadi apa alasannya mas?.
__ADS_1
"Mas cuman main-main dengsn mereka sayang, bahkan mas belum pernah bertemu mereka".bohong Fahmi.
"Apakah mas tidak berbohong?".