
Walau rika sering telat bangun tapi dia tidak pernah kesiangan karena jarak Rumah Rika ke kantor Angga hanya satu jam dan jam kerja Rika di mulai pada jam 8, mungkin jika Rika bukan tipe orang yang gesit pasti setiap hari dia akan telat masuk kerja.
Rika sampai di kantor Angga tepat waktu, dia mengambil berkas yang dia butuhkan dan memeriksanya setelah semuanya siap Rika berangkat untuk menemui Fahmi.
Saat di tengah jalan Rika terkena macet karena ada sebuah kecelakaan. Rika ingin melihat siapa yang kecelakaan tapi dia urungkan niatnya itu karena dia takut orang yang kecelakaan adalah orang yang dia kenal Rika takut jika kajadian yang pernah dia alami terulang kembali.
"Apa masih lama, aku bisa telat jika seperti ini" ucap Rika sambil melihat jam di tangannya.
Namun Rika tidak terlalu merasa panik karena dia ingat jika Fahmi bukan tipe orang yang tepat waktu, tapi sayang dia lupa jika manusia akan berubah dengan berjalannya waktu.
Rika sampai Di tempat pertemuan.
"Telat 30 menit, semoga saja dia belum datang" ucap Rika setelah melihat jamnya namun setelah dia turun dari mobil dia melihat mobil Fahmi sudah ada di tempat parkir, dan tanpa berpikir panjang Rika langsung masuk.
__ADS_1
Rika berjalan tergesa-gesa dan tanpa di sengaja dia menabrak seseorang lalu dia terjatuh, "maaf mas saya tidak sengaja" ucap Rika yang ingin mengambil berkasnya tanpa melihat orang yang dia tabrak.
Sementara orang yang di tabrak Rika hanya diam terpaku melihat wanita cantik dan juga anggun dan dia mengenalnya.
Rika yang sudah selesai merapihkan berkasnya kemudian berdiri dan Deg.. Rika mematung saat melihat Fahmi, Rika kaget melihat Fahmi namun dia merasa bahagia saat melihat Fahmi lagi.
"Selamat pagi pak, maaf saya sudah menabrak anda". ucap Rika
Sementara Fahmi masih diam karena kaget melihat penampilan Rika yang sangat jauh berbeda dari terakhir mereka bertemu.
"Pak apa anda baru saja datang?" tanya Rika, lalu Fahmi menjawab karena dia sudah tidak melamun lagi.
"Tidak, saya sudah datang sejak 30menit yang lalu" ucap Fahmi.
__ADS_1
Deg... Rika mulai merasa cemas karena Fahmi sudah menunggunya selama itu dia takut perjanjian kerja sama mereka di batalkan karena dia.
"Mari nona, saya duduk di sebelah sana" ucap Fahmi.
Rika mengikuti Fahmi menuju meja yang di tunjuk Fahmi, mereka sudah duduk dan Rika sudah siap menjelaskan isi kerja samanya.
"Pak Fahmi apa kita sudah bisa memulainya" ucap Rika langsung karena Fahmi tidak membahas kenapa dia bisa telat datang, Rika berpikir mungkin Fahmi tau jika dia telat karena ada kecelakaan.
Setelah Fahmi mengijinkannya Rika menerangkan semua isi perjanjian kerjasamanya, sementara Fahmi hanya melihat Rika tanpa mendengarkan apa yang di ucapkan Rika
Rika sadar jika Fahmi tidak fokus mendengarkan yang dia katakan tapi dia terus menjelaskan isi perjanjiannya.
Fahmi hanyut dalam lamunannya karena dia ingat dengan janjinya kalau dia bertemu lagi dengan Rika dia tidak akan melepaskannya.
__ADS_1
"sepertinya kita memang berjodoh ka kita bertemu lagi saat kita masih belum mempunyai pasangan, dan lihat kamu semakin cantik dan terlihat semakin dewasa". ucap Fahmi dalam hati
Fahmi tau jika Rika masih sendiri dari Angga tapi Angga tidak pernah berkata bahwa penampilan Rika berubah karena Angga pikir itu bukan hal yang penting.