Jodoh Cermin Diri

Jodoh Cermin Diri
Berdua di rumah Rika


__ADS_3

"Tidak apa-apa pak" ucap Rika sambil membuka kunci pintu Rumahnya.


Mereka pun masuk kedalam Rumah Rika.


"Pak sebaiknya anda langsung ke kamar mandi!".


Fahmi langsung melangkahkan kakinya ke kamar mandi.


Sementara Rika langsung masuk ke kamar adiknya untuk mengambil baju Noval, "untung saja postur tubuh mereka hampir sama". ucap Rika.


Setelah mengambil baju ganti untuk Fahmi Rika mengetuk kamar mandi yang di gunakan Fahmi.


Tok tok tok "pak ini baju gantinya" ucap Rika


Pintu kamar mandi terbuka dan Rika langsung memberikan pakayan yang di bawanya pada Fahmi, mereka tidak merasa canggung karena dulu mereka terbiasa melakukan kegiatan seperti ini.


Setelah itu Rika menyalakan kompor untuk merebus jahe karena dia ingin membuat minuman dari jahe.


Rika meninggalkan rebusan jahenya karena ingin membersihkan tubuhnya yang terasa lengket karena keringatnya tadi.

__ADS_1


Fahmi yang sudah selesai membersihkan badannya dan mengganti pakayannya langsung keluar dan melihat kompor menyala "Kemana dia kenapa meninggalkan kompor yang sedang menyala", Fahmi mendekati kompor yang menyala "Ternyata dia ingin membuat minuman jahe"


Fahmi langsung mencari gula merah mengirisnya lalu memasukannya kedalam gelas, setelah melihat air rebusannya mulai menyusut Fahmi mematikan kompornya dan menuangkannya.


Rika datang tergesa-gesa dan masih menggunakan handuk yang panjangnya hanya dari dada sampai pertengahan paha, dia belum menggunakan bajunya karena dia pikir Fahmi belum keluar dari kamar mandi.


Fahmi mendengar Rika sudah keluar dari kamarnya bermaksud untuk memberikan minuman yang dia buat pada Rika dia membalikan badannya dan tiba- tiba gelas yang di bawanya jatuh kelantai karena Fahmi kaget melihat Rika yang hanya menggunakan handuk yang mini.


"Is kenapa bapa tidak hati hati" ucap Rika dan menghampiri Fahmi.


"Kamu yang kenapa memakai handuk sekecil itu di hadapan ku, ya aku kagetlah mana ini tengah malam". ucap Fahmi yang sedang memungut pecahan gelas yang jatuh.


Rika baru sadar dengan kesalahannya dan langsung berlari ke kamarnya. "Is kenapa aku ceroboh" ucap Rika sambil memakai bajunya.


Setelah Rika selesai memakai pakayannya dia menghampiri Fahmi yang sudah duduk di sopa ruang tamu.


"Rika apa kamu sedang menguji ku" ucap Fahmi


"Maksud bapa apa?".

__ADS_1


"Pakayan mu apa tidak bisa kamu menggantinya dengan pakayan biasa".


"is bapa ini kenapa, apa yang salah dengan baju tidur ku" ucap Rika


"Cepat ganti" ucap Fahmi sambil menundukkan kepalanya "pakayan mu tidak salah tapi aku yang salah karena melihat mu dengan keadaan milikku yang sudah terbangun".


Rika tidak mengganti bajunya karena malas dia hanya memakai jaket untuk menutupi pakayan tidurnya yang menurut dia biasa saja.


"apa sekarang aku boleh duduk" tanya Rika dan Fahmi hanya menganggukkan kepalanya saja dengan kepala yang tertunduk.


"Pak kenapa terus menunduk".


"Sudah jangan banyak tanya sebaiknya kamu segera meminum minuman mu"


Rika meminum minumannya lalu Fahmi bertanya "Dimana ibu dan Noval?".


"Mereka sedang di rumah ka Angga" jawab Rika sambil meniup minumannya.


Fahmi yang baru mengangkat kepalanya tidak sengaja melihat bibir Rika dan itu membuat darahnya semakin panas, "Oh ya ampun sebaiknya aku cepat pulang jika tidak ingin terjadi hal yang tidak di inginkan" ucap Fahmi dalam hati

__ADS_1


__ADS_2