Jodoh Cermin Diri

Jodoh Cermin Diri
pengakuan Fahmi


__ADS_3

Angga menarik kerah baju Fahmi dia marah karna Fahmi berkata jika dia menyskiti Rika pada malam hari.


Seketika Angga teringat dengan cerita Rika yang sering bercerita tentang novel online yang sering di bacanya, bahwa ada kisah tentang seorang wanita yang direngut kehormatannya oleh laki-laki yang tidak sadar karena pengaruh alkohol.


"Apa waktu itu kau mabuk?" tanya Angga.


Fahmi menggelengkan kepalanya. "kau tau aku tidak meminum alkohol".


"Jadi kau melakukannya dengan keadaan sadar?".


Fahmi menganggukan kepalanya.


Tiba tiba saja Angga meneteskan air matanya, Fahmi yang sadar jika Angga menangis bertanya dan berkata " kanapa kau menangis".


" Kenapa, kau bilang kenapa?" ucap Angga dengan suara keras untung ruangan tersebut memakai peredam suara jika tidak pasti perdebatan mereka akan terdengar dari luar.


"kenapa kau tega merengut kehormatan Rika, kau benar benar keterlaluan, kau kan bisa melampiaskan amarah mu pada ku bukan padanya yang tidak bersalah".


Fahmi yang mendangar ucapan Angga merasa heran dan berkata "Angga siapa yang merengut kehormatan Rika?"

__ADS_1


"kau" geram Angga " bukankah kau bilang menyaliti Rika saat malam hari".


"Oh ayolah kau ini, sebejad bejajad nya aku, aku tidak pernah melakukan hal seperti itu, apa kau lupa prinsif ku", ucap Fahmi. tapi dalam hati Fahmi berkata "maaf aku tidak jujur parnah akan melakukannya pada Dian waktu itu, karna aku benar benar khilap".


"Aku pikir kau melakukannya, karena kau marah Pada ku juga padanya".


"Benar benar otak mu sudah berubah setelah menikah, tadinya aku heran kenapa kau sampai menangis ternyata karena otak mu yang sudah kotor".


Angga pun melepaskan cengkramannya, "seharusnya kau bicara yang jelas agar aku tidak salah paham".


"heh, aku belum selesai bicara kau sudah mencengkram ku, salahkan otak mu yang sudah kotor iti".


Fahmu menghembuskan napasnya berat.


" Yang aku maksud menyakitinya adalah membuat dia menangis dan menggigil ketakutan saat aku membentaknya dan juga menendang bangku yang ada di halalaman Rumah Rika".


Angga pun meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi, Fahmipun memaafkannya dan Fahmi berkata jika dia sangat merasa bersalah karena tindakannya dan ingin mendapatkan kata maaf dari Rika.


Entah kenapa Fahmi benar -benar merasa bersalah pada Rika, setiap malam tidurnya tidak tenang karena selalu terbayang,-bayang Rika yang sedang menangis dan menggigil, padahal dulu saat dia melihat Dian dalam keadaan yang sama dengan Rika, Fahmi tidak secemas ini.

__ADS_1


Fahmi berpikir mungkin karena Rika telah menyelamatkan hidup nya dan dia malah membuat Rika ketakutan dan menangis, sehingga membuat hati dan pikirannya terus mengingat Rika.


"Sepertinya akan ada derama baru di hidup mu kawan". ucap Angga.


"Maksud mu apa?". tanya Fahmi


"Kamu kan ingin Rika memaafkan mu?".


Fahmi menganguk.


"Itu akan butuh perjuangan yang sangat lama, karena jika dia sudah membenci seseorang dia akan sulit memaafkan kesalahan orang itu".


"Apa? jadi aku tidak akan merasakan ketenangan lagi di setiap malam ku" ucap Fahmi.


"Semangat, jika kau butuh bantuan datanglah pada ku aku siap membantu mu yang baik ini". Anggapun keluar karena sudah waktunya dia bekerja.


"Fahmi pun melakukan hal yang sama dengan Angga sambil dia terus berpikir bagai mana caranya agar dia bisa mendapatkan kata maaf dari Rika.


"Ah sial kenapa aku harus terlibat masalah dengannya yang keras kepala itu'.

__ADS_1


__ADS_2