
"Kenapa kau menyalahkan aku", Rikapun menangis lagi, "aku hanya ingin melihat orang-orang yang aku sayangi mendapatkan kebahagiaan, sudah cukup mereka menderita selama ini, Dian menderita karena mu, dan kakak ku juga menderita karena sebuah penghiyanatan".
Deg..
"Apa maksud mu, kau adik Angga?".
"Iya" aku adik sepupunya".
Fahmi terdiam, dia ingat jika Angga pernah menceritakan jika dia mempunyai adik sepupu yang mempunyai troma dengan sebuah bentakan, dia akan menangis, dan badannya akan menggigil, tromanya itu dia dapatkan pada saat melihat Ayahnya di aniyaya seorang penjahat.
Angga juga bilang jika sepupunya tidak pernah memperlihatkan kerapuhannya, dia selalu terlihat tegar di hadapan semua orang.
"Rika?".
"Apa lagi?"
"Maaf".
"Apa kau sudah gila, baru beberapa menit berlalu kau membentak ku dan menyalahkan ku, sekarang kau meminta maaf pada ku".
"Aku mohon maafkan aku".
"Aku tidak akan pernah memaafkan mu, sampai kapan pun".
Rika meninggalkan Fahmi, sebelum Rika masuk kedalam rumahnya Rika juga berkata, "Aku menyesal telah menyelamatkan hidup mu".
__ADS_1
Fahmi hanya diam, dia teringat kecelakaan yang pernah menimpanya, dia juga tidak tau, siapa yang menyelamatkan hidupnya karena dia tidak pernah bertanya pada siapapun.
"Apa mungkin jika dia adalah Rika, aku harus menanyakannya pada mamah". ucap Fahmi dan pergi.
Sampailah Fahmi di rumah orangtuanya. dia mencari mamahnya sambil berteriak.
"Ada apa?". Ucap mamah dari belakang Fahmi.
"Mamah dari mana?".
"Mamah dari kamar habis sholat, kamu kenapa?, jangan bilang kamu minum?".
"mamah ini ada ada saja, aku tidak minum mah, walau pun iman ku sangat tipis sekali, tapi untuk minum aku tidak mau".
"Syukurlah, mamah kira kamu galau di tinggal nikah, terus mabuk-mabukan".
"Apa kamu menyesali keputusan mu itu?"
"Iya aku menyesal tapi bukan itu".
"Lalu apa?".
"Yang membuat ku kesal dan marah adalah kenapa harus Angga".
"Apa, kenapa bisa Angga ?, bagai mana mereka saling mengenal?".
__ADS_1
"mereka di jodohkan oleh sepupu Angga".
"Memang siapa, sepupu Angga?".
"Rika mah, ternyata Rika sepupu Angga".
"Oh pantas saja jika oleh Rika".
"Mamah tidak marah pada Angga atau Rika?".
"Kenapa mamah mesti marah, mamah setuju dengan ide Rika, mereka serasi, Jodoh Memang Cermin Diri". Ucap mamah.
"Tapi tidak dengan ku, aku marah pada Rika dan aku menyakitinya". ucap Fahmi lesu.
Tiba tiba saja suara mamah Fahmi meninggi
"Apa, kamu menyakitinya, apa kamu sudah gila, kamu simpan dimana otak mu, kamu yang salah kenapa menyalahkan Rika?".
"Iya aku salah, aku sudah meminta maaf pada Rika tapi dia tidak memaafkan aku, malah dia bilang sangat menyesal telah menolong ku".
"tunggu kamu menyakiti Rika seperti apa? jangan katakan jika kamu menyentuhnya?".
"Bukan mah, sama anak sendiri juga, aku hanya membentaknya dengan suara tinggi dan menendang apa saja yang ada di dekat ku, dan itu membuat Rika menangis dan menggigil ketakutan, aku benar benar merasa bersalah mah aku tidak tau jika yang sering Angga ceritakan adalah Rika".
"Memang Angga cerita apa tentang Rika?".
__ADS_1
"Angga bilang jika sepupunya mempunyai trauma dengan sebuah bentakan, saat itu aku tidak tau jika yang di maksud Angga adalah Rika".