Jodoh Cermin Diri

Jodoh Cermin Diri
bertemu pacar


__ADS_3

"Yang sudah punya pacar, ampundeh aku di cuekin.


"Sudah jangan komentar terus, kamu juga kalau lagi main ponsel suka lupa sama aku, sekarang rasain gimana rasanya jadi aku yang ngenes, lihat kamu kemarin kemarin".jawab Dian.


"Eh iya tumben kamu tidak main ponsel?, lagi berantem ya".


"So tau". jawab Rika. "Terus kenapa coba?".


"Dia lagi sibuk Dian" ucap Rika.


"oh, Ya sudah yu kita masuk", ajak dian.


"Yu,, ehh lupa kalau kamu ada masalah sama Fahmi, kamu jangan sungkan curhat sama aku, aku pasti ada buat kamu".


"Iya sayang,, udah ah ayo udah mau masuk jam kerja".


Di parkiran, saat Dian akan naik motor Rika, Dian seperti melihat Fahmi.


"Ah mana mungkin Fahmi, tempat kerjakukan lumayan jauh dari tempat kerjanya, tidak mungkinkan dia jauh-jauh datang kemari" batin Dian.


Saat akan keluar gerbang dian dibuat kaget saat melihat Fahmi berdiri di samping sebuah motor.


"Rika itu beneran Fahmi kan, aku tidak lagi mimpikan".

__ADS_1


"Mana", tanya Rika sambil celingukan mencari keberadaan Fahmi.


"Itu arah jam 1, di sebrang jalan dekat warung".


Rika menajamkan matanya, memastikan apa yang Dian lihat benar Fahmi atau bukan, pasalnya Rika jga tau jarak tempat kerja fahmi dengan tempat kerja mereka lumayan jauh.


"Iya itu Fahmi jawab rika, cie yang bakalan dianter pulang sama pacar,, cie-cie mana pertemuan perdana setelah jadi pacar. Aslinya lebih ganteng ternyata aduh itu mata sama hidungnya sempurna banget.


Rika memang mengenal Fahmi, karna mereka berteman di sosial media, tapi Rika memang belum pernah melihat Fahmi secara langsung.


"Kamu ngeledek terus, aku jadi malu".


tidak taukah Rika jika kondisi jantung dian saat ini berdebar kencang, dian juga tidak tau kenapa.


"Bukan deg degan lagi ka, ini jantung kaya mau loncat, aduh ka samperin ga nya atau kita pulang saja".


"Hus masa iya pulang, dia jauh jauh datang demi bertemu kamu, masa iya kamu tidak mau menemui dia".


"Sumpah aku tegang banget. muka, muka aku kucel tidak, aduh gimana ini masa pertemuan pertama dia di suguhkan dengan muka aku yang kucel".


"Makanya kalau mau pulang tuh dandan dulu,, jadi kaya gini kan".


"Ya mana aku tau dia mau nyamperin aku".

__ADS_1


Di sebrang jalan Fahmi yang sedang berdiri di samping motornya, tertegun melihat dian yang sekarang. kamu makin cantik gumam Fahmi, ya ini pertamakali fahmi melihat wajah dian setelah lulus sekolah, dian juga tidak pernah memasang fotonya di sosial media, bahkan foto no hpnyapun hanya foto bunga.


Fahmi langsung menyebrang jalan untuk menemui Dian.


Dian sudah turun dari motor Rika, Dian membelakangi Fahmi, yang sedang menuju ke arah mereka.


"Sayang"


deg "ini jantung makin ga karuan saat mendengar suaranya".


Rika mengedipkan matanya pada dian, karna dian hanya diam saat Fahmi memanggilnya. Lalu Dian memicingkan matanya, seolah olah bertanya aku harus bagaimana aku bingung.


Karna kesal, rika turun dari motor dan langsung memegang pundak dian lalu membalikan badan dian.


eh eh, deg, mata Dian dan Fahmi bertemu dan mereka terdiam.


ehem, Rika berdehem, mau sampai kapan kalian tatap tatapan.


Saat Dian sadar, Dian langsung menyapa Fahmi hai Fah.... eh mas, sapa dian dengan senyum manisnya, dan jangan lupakan pipinya yang sudah berubah warna karna Fahmi tak mengalihkan pandangannya dari dian.


"Hai juga, jawab Fahmi, kamu makin cantik sayang".


Deg.

__ADS_1


"terimakasih mas", jawab Dian, dengan hati yang berbunga bunga, karna pujian Fahmi.


__ADS_2