Jodoh Cermin Diri

Jodoh Cermin Diri
Aku mencintai mu


__ADS_3

Keesokan harinya, Rika mengirimi Fahmi sebuah pesan, pesan itu telah di baca oleh Fahmi namun tidak dia balas.


Awalnya Rika merasa biasa saja, dia berpikir mungkin karena kesiangan jadi dia tidak sempat membalas pesan darinya.


Saat istirahat Rika membuka ponselnya berharap Fahmi membalas pesannya, ternyata Fahmi juga tidak membalas pesannya, dan Rika masih berpikir mungkin Fahmi sedang sibuk.


Tapi saat malam hari Rika benar-benar merasa tidak tenang karena Fahmi belum juga membalas pesannya.


Rika pun menelpon Fahmi tapi Fahmi tidak mengangkatnya. berulang kali dia menghubungi Fahmi tapi tidak di angkatnya.


"ada apa dengannya, apa dia marah pada ku, tapi aku salah apa padanya?".


Rika terus memikirkan Fahmi sampai dia teringat dengan kata terakhir Fahmi yang mengatakan semoga kita bisa bertemu lagi.


Rika merasakan sesak di dadanya. "apa mungkin dia akan menjauhi ku, dan kenapa dada ku ini terasa sakit seperti tersayat". Rika terus menghubungi Fahmi untuk meminta penjelasan darinya. tapi hasilnya nihil.


Fahmi yang terus menatap ponselnya berkata, "Maaf ka, aku harus melakukan ini, aku tidak mau terus berharap pada mu, dan Fahmi menulis sebuah pesan untuk Rika karena dia merasa Rika akan terus menghubunginya, bahkan mungkin menemuinya.


"Ka mulai saat ini aku harap kamu tidak perlu menghubungi ku lagi, menanyakan kabar ku atau mencari tau tentang ku".

__ADS_1


pesan terkirim dan setelah Fahmi memastikan pesannya sudah terbaca Fahmi langsung memblokir no Rika.


Sedangkan Rika yang menerima pesan tersebut langsung menelpon Fahmi namun sayang no Fahmi sudah tidak bisa di hubungi.


*


Setiap hari Rika selalu memikirkan Fahmi, bertanya tanya ada apa dengan Fahmi, Rika menanyakan keadaan Fahmi pada Angga, namun Angga menyuruhnya untuk tidak memikirkan Fahmi lagi.


Rika ingin bertanya pada Tante Sintia namun sejak dia keluar dari rumah Fahmi, Tante Sintia tidak pernah datang ke butik, jika ada hal yang pentingpun asistennya yang sering datang kekediaman Sintia.


Tadinya Rika ingin menemui Fahmi di rumahnya tapi dia urungkan niatnya itu karena percuma juga dia datang kesana toh Fahmi juga tidak akan mau menemuinya.


Rika berusaha untuk melupakan Fahmi, semakin dia ingin melupakan Fahmi semakin sulit pula dia melupakannya.


"Fahmi aku sudah mencintai mu, tapi kenapa kau sekarang menjauhi ku".


Ibu Mila yang mendengar Rika menangis mengetuk pintu kamar Rika, karena dia merasa khawatir pada Rika.


"Ka buka pintunya !".

__ADS_1


Rika membuka pintu, dan ibu langsung bertanya pada Rika. "Ka kamu kenapa?, apa ada yang menyakiti mu ?".


"Tidak bu tidak ada yang menyakiti Rika".


"Terus kenapa kamu menangis ?". tanya Ibu


"Aku menangis karena aku merasa bodoh bu".


"maksud kamu apa?. tanya Ibu


"Aku terlambat menyadari jika aku juga menyukainya bu".


"maksud mu nak Fahmi?". tanya ibu dan Rika menganggukkan kepalanya.


Ibu memeluk Rika dan berkata "Yang sabar mungkin dia bukan jodoh mu".


"Tapi kenapa bu, dulu aku mempunyai kekasih dan kami saling mencintai tapi ibu tidak merestui, sekarang dia mencintai ku ibu juga menyukainya, tapi aku terlambat menyadari jika aku juga mencintainya".


"Sabar mungkin ini karma untuk mu, karena kamu sering mempermainkan laki-laki".

__ADS_1


"Ibu aku sedang bersedih kenapa ibu malah mengingatkan ku tentang hal itu".


"Agar kamu tidak terlalu larut dalam kesedihan".


__ADS_2