Jodoh Cermin Diri

Jodoh Cermin Diri
Di Rumah Angga


__ADS_3

"Kapan kalian akan menempatinya" tanya bapa


" Mungkin setelah Dian tidak merasa mual lagi karena jika kondisi Dian masih seperti itu saya tidak tega meninggalkannya sendiri saat saya bekerja".


dan Mereka terus berbicara samabil melihat semua ruangan yang ada di sana.


"Nak maaf kalau boleh tau kamu kerjanya apa kenapa bisa membangun Rumah sebesar ini". tanya bapa setelah mereka selesai berkeliling.


"Dulu saya bekerja di salah satu perusahaan sebagai karyawan di bagian keuangan".


Pak Romli mengangguk dan bertanya lagi "jika itu dulu lantas apa pekerjaan mu Sekarang".


"untuk ke dapannya mungkin saya akan bekerja di perusahaan ayah".

__ADS_1


"Oh Pantas saja mungkin di bantu Ayahnya, ucap bapa dalam hati, lalu bapa berkata lagi dalam hati "lalu seperti apa rumah orangtua Angga, jika anaknya saja bisa membangun Rumah sebesar ini". pak Romli larut dalam pemikirannya dan tersadar saat Angga mengajaknya pulang.


*


Mereka sampai di rumah Rika bapa dan Angga duduk di luar sementara Deri langsung masuk karena ingin ke kamar mandi.


saat akan keluar rumah Deri melihat ibunya melamun dan dia langsung bertanya pada ibunya lalu ibu Siti menjawab pertanyaan Deri.


"Ibu mencemaskan nasib kakak mu De, kemarin Angga mengajaknya tinggal Di kosan sekarang di Rumah tantenya, dan besok besok Dian akan di bawa kemana" ucap ibu Siti


"kamu ini bicaranya ko ngawur Der, istana istana apa ? selama ini saja dia ngekos jadi mana mungkin dia membangun Rumah yang besar dalam waktu 2bulan" ucap ibu Siti


" Deri tidak ngawur bu, ini lihat rumah ka Angga.

__ADS_1


Saat ibu melihat foto yang di berikan Deri, ibu merasa bersalah karena telah berprasangka buruk pada menantunya, tapi dia juga penasaran dari mana menantunya mendapatkan uang untuk membangun Rumah semegah itu, ibu larut dalam pemikirannya dan tersadar saat Dian datang.


Dian yang sudah bangun menghampiri mereka dan bertanya kenapa mereka belum berangkat, ibu menjawab semua pertanyaan Dian. lalu Dian berkata "jika seperti itu lebih baik sekarang saja kita berangkat mumpung Dian sudah tidak mual".


"lebih baik tidak usah, ibu khawatir dengan kandungan mu nak.


" Ibu tenang saja kata Dokter kandungan Dian kuat tidak lemah jadi bisa Di bawa kemana saja asal jangan berangkat pagi hari saja". ucap Dian tersenyum.


"Baiklah jika seperti itu ibu akan memberi tahu Bapa", lalu ibu keluar rumah untuk menemui bapa yang sedang berbincang dengan Angga di luar, ibu menjelaskan maksud dan tujuannya dan pak Romli menyetujuinya.


Mereka langsung berangkat, setelah sampai di halaman Rumah orangtua Angga, orangtua Dian dan Deri heran kenapa Angga masuk kehalaman rumah yang sangat besar dan luas mereka tidak berpikir jika itu rumah orangtua Angga.


Ibu yang penasaran langsung bertanya saat Angga menghentikan mobilnya "Nak kita mau apa kesini apa kamu ada urusan dulu dengan pemilik Rumah ini".

__ADS_1


Angga tersenyum dan berkata "Iya bu kita memang ada urusan di rumah ini", orangtua Dian dan Deri merasa bingung setelah mendengar perkataan Angga.


pasalnya mereka tiadk mempunyai urusan di rumah tersebut.


__ADS_2