Jodoh Cermin Diri

Jodoh Cermin Diri
Alasan


__ADS_3

"Kenapa menyakiti Fahmi tan?" tanya Rika merasa heran


"Ya tante menyakiti Fahmi karena setelah kamu pergi Fahmi sering melamun dia tidak seceria dulu sekarang hari harinya dia lewati hanya bekerja dan bekerja dia tidak pernah berniat mencari pengganti mu ka, dia lebih terpuruk saat di tinggal kamu dari pada di tinggal menikah oleh Dian?".


"Tante aku tidak meninggalkannya tapi dia yang menjauhi ku", ucap Rika yang tidak mau di salahkan.


"Ya tante tau itu, apa kamu tau alasan dia menjauhi mu?".


"Tidak tan".


"Dia menjauhi mu karena dia sudah menyerah untuk mendapatkan mu karena kamu terus menolaknya, dia tidak mau menjadi laki-laki yang egois memaksakan keinginanya, sejak saat itu tante merasa bersalah padanya dan kamu ka, tante tidak pernah menemui mu karena tante merasa malu ka malu karena sudah setua ini masih membohongi kalian".


Sintia menjeda ucapannya agar memberi ruang untuk Risk bicara tapi Rika hanya diam dan Sintia melanjutkan ucapannya kembali "ka apa kamu mau memaafkan tante?".


Rika yang dari tadi hanya diam angkat bicara "Tante Rika memaafkan semua kesalahan tante, bebaskan pikiran tante dari rasa bersalah itu agar tante bisa kembali sehat karena menurut Rika tante sakit karena rasa bersalah tante".


"Terima kasih ka mau memaafkan tante, kamu benar tante sakit memang karena merasa bersalah pada kalian".

__ADS_1


"Tante sepertinya yang tante inginkan terwujud" ucap Rika


"Maksud kamu apa ka?" tanya Sintia yang tidak mengerti dengan ucapan Rika.


"Bukankah tante ingin agar aku juga mencintai Fahmi karena terbiasa hidup dengannya, dan keinginan tante itu terwujud aku mencintai Fahmi tan".


Deg.. Fahmi yang dari tadi mendengarkan mereka berbicara merasa seperti ada bunga yang bermekaran di hatinya saat Rika bilang bahwa Rika mencintainya.


"Apa kamu tidak berbohong ka?". tanya Sintia


"Aku tidak berbohong tante?".


Rika menarik napasnya dalam-dalam sebelum dia bercerita "saat kalian meminta aku untuk menikah dengan Fahmi aku belum menyadari jika rasa itu telah hadir di hati ku, aku menyadarinya setelah Fahmi menjauhi ku tante, aku berusaha menghubungi Fahmi berkali-kali dan mengunakan berbagai cara tapi tidak bisa, dan Aku berpikir jika dia sudah tidak mencintai ku makanya aku tidak berusaha menemuinya lagi".


Setelah mendengarkan penjelasan Rika Sintia berkata "Ka apa kamu masih mencintai Fahmi".


Rika hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya dia merasa malu saat mengakui isi hatinya.

__ADS_1


"Ya ampun Rika" ucap Sintia dengan suara keras lalu menepuk jidatnya dan itu berhasil membuat kaget Rika dan Fahmi yang sedang menguping.


"Ada apa tante?" tanya Rika


"Penampilan kamu berubah dari tadi kamu di sini dan baru sekarang tante sadar jika penampilan mu berubah?".


"aku kira ada apa tan, Iya tan, aku merubahnya karena sekarang aku kerja jadi sekertaris ka Angga".


"Oh pantas saja jika penampilanmu seperti ini, kamu semakin cantik ka dan terlihat lebih dewasa".


"Terima kasih tante atas pujiannya. Rika merasa terbang tan jika di puji seperti itu".


Sintia tersenyum dan berkata "Oh iya jika kamu sekertaris Angga berarti kamu sering bertemu Fahmi ".


"Tidak tante, baru tadi pagi Rika bertemu Fahmi setelah sembilan bulan lamanya".


"Kenapa bisa seperti itu bukannya sekertaris sering di ajak bosnya saat ada pertemuan kerjasama".

__ADS_1


"Nah itu dia tan pak Fahmi tidak mau jika saya ikut menemani ka Angga jadi ya baru tadi Rika ketemu Fahmi karena ka Angga menemani Dian yang baru melahirkan". ucap Rika menjelaskan.


__ADS_2