Jodoh Cermin Diri

Jodoh Cermin Diri
memberi tahu rika


__ADS_3

Satu minggu berlalu,, Dian lupa memberi tahu Rika jika dia sudah benar- benar putus dengan Fahmi.


"Aku lupa memberi tahu Rika". "Lupa apa nak tanya ibu?".


"Lupa memberi tau Rika Bu".


"Tentang apa?" tanya Ibu.


Lalu Dian membisikan sesuatu pada ibu karna sekarang mereka sedang berbelanja.


"Kenapa seperti itu". tanya ibu lagi, Dian juga kurang tau bu",


"Yasudah nanti kalau sudah pulang beri tau Rika.


Dian pun sudah di kamarnya, lalu Dian menghubungi Rika.


"Assalamu'alaikum",, "wa'alaikummussalam" jawab Rika


"Ada apa?, aku sedang makan siang".


"Eh dasar, bukannya nanya kabar malah seperti itu ngomongnya".


"Ya maaf siapa suruh nelpon di jam istirahat, dan juga aku tau kamu sehat, jadi tidak perlu basa basi, ngomong-ngomong ada apa tumben nelpon?".


"Ini aku mau kasih tau, kalau aku dan mas Fahmi sudah putus".


"Alhamdulillah ucap Rika dalam hati, ko bisa?", tanya Rika.


"Ya bisa lah, mungkin karna kami beda tujuan, eh ka kenapa aku harus memberi tau mu jika aku putus?".

__ADS_1


"Ya karena aku sahabat mu sayang",, bohong Rika, padahal Rika sudah merencanakan sesuatu,,


"Ya sudah ka, kumu lanjutin makannya, aku cuman mau kasih tau kamu itu saja, assalamu'alaikum". Rikapun menjawab salam Dian dan telpon pun terputus.


Setelah sambungan telpon dari Dian terputus, Rika tidak melanjutkan makannya tapi malah menelpon seseorang.


"Assalamu'alaikum,, ka Angga nanti sore kerumah aku!"


"Aku belum jawab salam mu, kamu sudah nyerocos saja", ucap kakak Rika.


"Iya maaf, habisnya aku semangat banget ka".


"Memang ada apa di rumah mu?".


"Sudah jangan banyak nanya datang saja ke rumah!". assalamu'alaikum.


Sore hari saat Rika pulang ke rumah, Angga sudah ada dirumahnya sedang membantu ibu.


"Iya baru dateng", jawab Angga, "Memang kamu mau ngapain nyuruh kaka datang kesini?"


"Sudah jangan banyak nanya kaka bantu ibu saja dulu, lumayan jika ada kaka warung rame, Rika tersenyum lalu berkata "Ka, aku bersih bersih dulu".


Angga pun mengangguk,, "memangnya apa yang mau dia sampaikan sampai sampai aku disuruh kemari". batin Angga.


Tidak berselang lama Rika pun keluar dengan wajah yang segar, "ka", panggil Rika "Ngobrolnya di dalam!".


"Kenapa tidak di sini aja", jawab Angga.


"Udah deh nurut saja!", ucap rika,,

__ADS_1


"Iya sebentar". Jawab Angga.


Merekapun sudah berada di ruang tamu.


"Jadi apa yang mau kamu sampein Ika..?"


Bukan nya menjawab Rika malah balik nanya.


"kaka tau temen aku yang namanya Dian kan?".


"Iya tau yang tunangannya Fahmi kan,, memangnya kenapa?".


"Menurut kaka dia cantik atau tidak."


"Cantik", jawab Angga, "Dia kayanya sholehah, terbukti dari cara dia berpakaiyan, dia baik dan perhatian' ucap Angga sambil tersenyum, membayangkan Dian.


"Senyumannya itu sungguh membuat ku ingin merebutnya dari Fahmi", batin Angga.


"Ternyata dugaan ku benar, ka angga suka sama Dian?".


"Tidak" jawab Angga.


"kaka berbohong, nah Buktinya sekarang "ditanya satu kata, ehh malah jawab empat kata dan tadi kaka senyum-senyum sendiri".


"hey ka, dia itu tunangan orang jangan di lamunin, mana tunangan temen sendiri" bohong Rika.


"Ehh siapa yang ngelamunin Dian".


"Maasih saja ngelak sudah ketauan juga".

__ADS_1


Angga pun bertanya tujuan Rika menyuruhnya datang ke rumahnya apa?.


"Jadi gini ka aku mau main ke rumah Dian di kampung, tapi aku tidak ada temen, nah aku mau ngajak kaka?".


__ADS_2