Jodoh Cermin Diri

Jodoh Cermin Diri
Marah


__ADS_3

Rika keluar dari kamar mandi dan melihat Fahmi sedang tertidur dan menghampirinya lalu dia berkata.


"Kamu sangat tampan sayang".


Fahmi yang sudah bangun langsung menahan kepala Rika yang sedang mengagumi ketampanannya.


Rika yang masih marah memberontak dan terlepas dari Fahmi karena posisi Rika yang menguntungkan.


Fahmi langsung duduk dan bertanya "Sayang sebenarnya kamu kenapa?


Rika tidak menjawab pertanyaan Fahmi dia hanya diam, "Ayolah sayang cerita pada mas kenapa kamu marah?".


Rika pun menghampiri Fahmi dan menunjuk lehernya tanpa bersuara, setelah merasa jika suaminya sudah melihat alasan dia marah Rika pun ingin keluar kamarnya namun saat Rika sudah membuka pintu tiba-tiba Fahmi menyusulnya dan menutup pintu kamar mereka lagi.


"Sayang apa kita bisa bicara terlebih dahulu sebelum kamu keluar kamar?".


Rikapun menganggukkan kepalanya tanda jika dia setuju.


"Ayo kita duduk dulu" ucap Fahmi sambil menuntun Rika menuju sopa yang berada di kamarnya.


Merekapun duduk bersama dan Fahmi berkata "Maafkan mas karena mas sengaja melakukannya agar dia tidak mendekati mu terus agar dia tau jika kamu milik mas seutuhnya walau cara kita menikah agak berbeda dari yang lain.

__ADS_1


Karena Rika penasaran dengan orang yang di maksud suaminya akhirnya Rika mengeluarkan suara emasnya.


"Maksud mas dia siapa?".


"Apa kamu tidak sadar jika Deril menyukai mu".


"Itu hanya perasaan mu saja, dia tidak mungkin menyukai ku, lagi pula selama ini dia tidak pernah menunjukan rasa sukanya pada ku, malah dia lebih sering mengerjai ku".


Fahmi yakin jika Deril menyukai Rika karena dia pernah melihat Deril memandang Rika dengan pandangan yang berbeda dari orang lain.


"Aku yakin dia menyukai mu". ucap Fahmi


Sementara Fahmi yang di tinggalkan Rika sedang memikirkan cara agar dia bisa membuktikan ucapannya jika dia tidak berbohong tentang Deril yang menyukai Rika.


*


Makan malam telah tiba seperti biasa Rika melayani Fahmi saat makan namun dia masih belum memaafkan perbuatan Fahmi yang dengan sengaja membuat Rika malu.


Makan malam sudah selesai dan mamah Sintia mengajak Rika ke ruang televisi, setelah mereka duduk mamah Sintia memegang tangan Rika dan menatap Rika lalu dia berkata.


"Sayang ada apa? kenapa kamu seperti sedang marah pada Fahmi".

__ADS_1


Rika menatap sang mertua dan berkata " mamah benar aku memang sedang marah pada mas Fahmi".


"Kenapa bukankah tadi pagi kalian baik-baik saja?". tanya mamah Sintia


Rika menjawab dengan suara yang lirih "iya mah tadi pagi memang aku belum marah padanya, aku marah padanya sejak aku masuk kantor".


Mamah Sintia hanya diam dia sedang berpikir kenapa Rika marah saat masuk kantor dan saat itu Fahmi pasti sudah pergi dari kantor tempat Rika bekerja.


Rika yang melihat Mertuanya hanya diam akhirnya meneruskan ceritanya.


"Aku marah padanya karena dia sengaja membuat ku malu mah".


"Membuat mu malu?".


"Iya mah dia membuat ku malu atas perbuatannya pada ku".


"memang apa yang dia perbuat padamu, sampai kamu semarah ini padanya".


"Aku malu jika harus mengatakannya pada mamah".


"Kenapa mesti malu sayang anggap saja mamah adalah teman mu ayo katakan agar mamah bisa membantu memecahkan permasalahan kalian".

__ADS_1


__ADS_2