Jodoh Cermin Diri

Jodoh Cermin Diri
Membangunkan Fahmi


__ADS_3

"Mereka sangat serasi bukan" tanya salah satu taman Rika.


"Ya jika saja aku tidak tau bahwa yang dilakukannya hanya sandiwara, seperti yang sering dia lakukan di waktu kita masih sekolah dulu, mungkin aku akan berpikir jika mereka benar-benar sepasang kekasih".


Sementara Fahmi masih diam, belum selesai dia memikirkan perlakuan Rika dan ciuman palsunya, sekarang dia juga memikirkan perkataan teman-teman Rika yang berkata bahwa akting Rika bagus.


"Apa mungkin Rika sering melakukan hal yang sama pada orang lain" batin Fahmi.


Setelah menghampiri penyelenggara pesta mereka langsung pulang karena tante Sintia sudah lelah.


Sebelum melajukan mobilnya Fahmi bertanya pada Rika.


"Apa kamu sering melakukan hal seperti itu?".


"Tidak sering hanya beberapa kali, waktu aku masih sekolah".


"Oh pantas saja teman teman mu berkata seperti tadi".


Rika tersenyum dan berkata "Bagus bukan sandiwara ku".


"Bagus, tadinya aku pikir kau benar-benar akan mencium ku".

__ADS_1


"Cie yang pengen aku cium, sini aku cium lagi". ucap Rika meledek.


"Sudah jangan memancing ku terus".


Fahmi pun menjalankan mobilnya.


"Hei apa yang sedang kau lamunkan ?". tanya Fahmi karena melihat Rika diam seperti memikirkan sesuatu.


"Tidak ada". jawab Rika.


Mereka sampai di kediaman Fahmi, saat Rika akan naik tangga tante Sintia berkata "Ka tolong besok kamu bangunkan Fahmi karena dia sangat sulit bangun pagi dan persiapkan pakayan kerjanya.


"Nah lo, apa yang aku hawatikan terjadi juga".ucap Rika dalam hati.


"Iya, makanya dari awal tante bilang kerja kamu disini membantu tante dan juga Fahmi".


"Ok baiklah".


Pagi hari pun tiba, Rika sudah bangun saat adzan subuh berkumandang, setelah selesai melaksanakan kewajibannya Rika pun pergi ke kamar Fahmi.


Tok tok tok. karena tidak ada jawaban Rika pun masuk kedalam untuk membangunkan Fahmi.

__ADS_1


"pantas saja dia selalu tinggal di rumah orangtuanya ternyata ini alasannya".


Rika melihat Fahmi masih tertidur dengan nyamannya. Rika mencoba membangunkan Fahmi hanya dengan suaranya saja, hasilnya Fahmi tidak merespon, lalu Rika sedikit mengguncangkan tubuh Fahmi dan hasilnya tetap sama


lalu Rika mengguncangkan tubuh Fahmi dengan keras dan berkata "Fahmi bangun atau kau ingin aku mengambil air untuk membangunkan mu".


Fahmi yang sudah bangun merasa kesal karena Rika lebih berisik dari mamahnya langsung menarik tangan Rika dengan kuat alhasil Rika terjatuh di atas tubuh Fahmi, Fahmi tersenyum sedangkan Rika merasa jengkel saat Rika akan berdiri dia tidak sengaja menyentuh barang Fahmi dan dengan cepat Rika berdiri lalu berpura-pura tidak terjadi apa-apa.


Untuk menghilangkan kegugupannya Rika berkata sedikit keras pada Fahmi " Cepat bangun dan mandi".


"Aku masih ngantuk sayang".


"Sayang sayang, cepat mandi atau aku akan mengambil air untuk menyiram mu".


"Baiklah sayang".


"Kau jangan memanggil ku sayang".


Fahmi tidak mendengarkan Rika dia langsung masuk ke kamar mandi, saat Rika sedang memilih baju yang pantas untuk di pakai Fahmi tiba tiba Fahmi berkata "Sayang tolong ambilkan handuk aku lupa membawanya!".


"Apa dia sudah gila terus memanggil ku dengan kata sayang". gerutu Rika sambil mengambil handuk lalu dia memberikan handuk tersebut pada Fahmi, dan Rika berkata pada Fahmi.

__ADS_1


"Jngan pernah keluar dari kamar mandi sebelum aku keluar dari kamarmu, atau aku tidak mau membantu mu lagi".


"Iya sayang, aku akan mematuhi mu".


__ADS_2