
(Flashback)
*setahun yg lalu.
Dua minggu lagi libur semester 4 akan berakhir, artinya aku dan teman-teman yg lain sudah masuk ke fase yg berbeda yaitu di semester 5. Kenapa di katakan fase yg berbeda, karena di semester ini angkatanku di kampus akan menjadi pengurus inti di berbagai bidang di kampus, baik itu pengurus organisasi, lembaga Jurusan atau UKM.
Akan ada dua angkatan di bawah angkatanku (Junior), yang artinya tanggung jawab angkatanku menjadi doble dari aspek kegiatan-kegiatan kampus. Dan saat ini akupun sedang merasakan atmosfer itu, dimana kampus saat ini sedang ramai-ramainya karena angkatankulah yg jadi panitia Inti untuk penyambutan MABA (Mahasiswa Baru) tahun ini.
Hari ini sedang ada rapat untuk memantapkan kegiatan penerimaan mahasiswa baru yg mulai masuk dua minggu yg akan datang. Setiap perwakilan lembaga jurusan hadir di rapat kali ini. Tak terkecuali aku dan Wahid serta teman-teman sejurusanku yg sempat hadir.
Bisa di bilang rapat kali ini adalah rapat besar mengingat kegiatan ini adalah kegiatan tingkat Fakultas. Kegiatan ini di ketua oleh Dzulfikar dari Jurusan Ilmu Politik seangkatan denganku, serta yg jadi wakilnya atas nama Albertus dari Jurusan Hubungan Internasional.
Salah satu teman baikku siapa lagi kalau bukan Wahid menjabat sebagai Kordinator devisi perlengkapan, itulah sebabnya aku bisa berada di sini. Wahid meminta tolong agar aku membantunya di devisi ini dan sebagai teman yg baik aku beserta Adi akhirnya bergabung dalam kepanitian penyambutan mahasiswa baru tingkat Fakultas.
__ADS_1
Cukup lama juga rapat ini berlangsung, aku juga sudah cukup mendengar Dzul dengan retorika dan kecekapan berbicaranya. Bisa di bilang dia memang punya skill yg bagus untuk berbicara, itu wajar saja mengingat dia berasal dari Jurusan Ilmu Politik. “Man ingat besok yah.” Kata Wahid mengingatkan tentang agenda besok.
“ok bro. Insyaallah.” Balasku.
“ok sip. Kalau gitu aku ke sana dulu.”
“siyap bosku.” Balas Adi.
"ok, aku langsung balik aja.” Jawabnya.
Kami pun berpisah berhubung rapat sudah selesai dan aku juga harus pergi ke sekretariat UKM Karate yg saat ini juga sedang ada rapat.
Ini yg aku maksud, aku tidak hanya menjadi penitia di tingkat Fakultas tapi juga di UKM bahkan aku menjadi pengurus di 2 UKM yaitu UKM Karate dan UKM Penalaran Ilmiah. Di UKM karate aku menjabat sebagai Kordinator Devisi Humas dan di UKM Penalaran Ilmiah aku cuma anggota biasa, walaupun anggota biasa tapi tetap saja aku punya tanggung jawab yg harus aku emban selama menjadi pengurus di UKM.
__ADS_1
Menjadi pengurus dan panitia tentu berbeda, jika panitia menjalankan fungsinya sampai dengan kegiatan selesai maka menjadi pengurus lembaga harus menjalankan tugas dan fungsinya sampai kepengurusan selesai atau selama satu tahun full, setidaknya sampai terpilihnya pengurus yg baru.
Singkatnya, menjadi panitia punya masa waktu yg pendek dibandingkan menjadi pengurus suatu lembaga dan tentu saja dari segi tanggung jawab juga berbeda.
Kurang lebih seperti inilah gambaran jika tahun ajaran baru dimana mahasiswa baru akan masuk ke kampus. Dan dari proses-proses inilah seorang mahasiswa belajar dan berkembang untuk menghadapi tantangan setelah selesai dan mendapatkan gelar sarjananya.
Saat tiba di sekretariat UKM karate, aku lihat teman-teman yg lain sedang sibuk mempersiapkan presentasi dan menyiapkan stand untuk pengenalan UKM Kampus di depan MABA minggu depan.
Jika penyambutan tingkat Fakultas dilangsungkan dua minggu lagi, maka penyambutan tingkat Universitas akan di langsungkan seminggu lebih cepat dari penyambutan tingkat Fakultas.
Hal itulah yg membuat teman-temanku di UKM Karate tampak sibuk mempersiapkan segala sesuatunya. Akupun di percaya oleh Yusuf untuk membawakan sebuah presentasi tentang sejarah dan prestasi UKM karate di depan MABA. Sedangkan Yusuf selaku ketua UKM yg baru saja terpilih menggantikan Kak Opik akan mempraktekkan gerakan karate di depan para MABA. Bisa di katakan dua minggu ini akan menjadi hari yg sangat-sangat sibuk dari hari biasanya di dalam hidupku.
-Bersambung -
__ADS_1