
(Bagian Flashback)
Hari ini aku gugup, saat aku melihat perwakilan UKM Sepak Bola mempresentasikan UKMnya di depan ribuan MABA. Aku gugup karena setelah ini, akulah yg akan naik ke atas penggung itu.
Tak lama setelah UKM Sepak Bolq selesai.
“sekarang untuk perkenalan selanjutnya, kita persilahkan UKM Karate.” Kata MC yg berada di atas panggung.
"Arman giliran kita.” Kata Linda.
Aku dan Linda yg merupakan anggota dari devisi Humas UKM Karate kemudian naik ke atas panggung untuk memperkenalkan UKM kami kepada ribuan maba yg berada di depan panggung.
Agenda penyambutan MABA kali ini telah sampai pada pengenalan UKM kampus. Setiap UKM mengirimkan dua perwakilannya untuk mempresentasikan UKM mereka di depan para MABA sedangkan anggota yg lain berada di luar aula Universitas menjaga stand-stand UKM untuk menyambut para MABA setelah acara penyambutan selesai.
Aku sedikit gugup melihat antusias maba tahun ini, dengan menarik nafas dalam-dalam aku mulai berbicara banyak mengenai UKM khusus UKM Karate. Awalnya gugup tapi karena terus berbicara akhirnya aku bisa mengendalikan kegugupanku dan berbicara dengan santai.
Setelah berbicara selama 15 menit, selanjutnya MABA di berikan waktu untuk bertanya mengenai UKM Karate. Hingga ada dua orang yg terlihat sangat ingin bertanya, aku pun meladeni pertanyaan mereka dan menjelaskan dengan terstruktur agar mereka paham apa yg aku katakan.
Setelah dua pertanyaan selesai aku jawab, akhirnya sesi untukku selesai. Di iringi tepuk tangan MABA di depan panggung aku pun turun dari panggung dan berjalan ke luar. Sampai di luar aku menghela nafas tanda selesainya ketenangan yg kurasa di dalam aula itu. “huuhhhhfff.”
“kenapa Man. Kan udah selesai.” Ujar Linda.
"kamu enak Lin cuma ngatur PowerPoint aja.”
“ya udah nih minum dulu.”
“terima kasih.”
" kalau gitu kita ke stand yuk, ketemu anak-anak yg lain.” Kata Linda.
__ADS_1
Kami berdua lalu pergi ke arah Stand UKM karate untuk bergabung dengan teman-teman yg lain. “hei Man. Gimana?” tanya Aswin salah satu anggota UKM.
“jago beud.” Balas Linda memujiku.
“aahhhsiiapp.” Ucap Aswin.
“guys aku ke sana dulu yah.” Kataku kepada mereka.
Aku berjalan menjauh dari stand UKM Karate dan mendekat ke stand UKM Penalaran Ilmiah. “hei bro. Bagaimana tadi.” Kata Idan salah satu temanku di UKM penalaran Ilmiah.
“alhamdulillah lancar bro.” Balasku.
“eh Arman.” Sapa Cindy.
“hi Cindy. Roid sama Alfy dimana?” tanya ku pada anak-anak yg ada di sini.
“Alfy? Siapa?” tanya Cindy.
“mereka belum selesai presentasi.” Balas Inces.
“oh...”
Roid saat ini sudah menjabat sebagai ketua UKM Penalaran Ilmiah setelah menggantikan kak Steve dan Alfy menjadi sekretaris UKM.
Sejam telah berlalu dan rangkaian kegiatan penyambutan MABA telah selesai di tandai oleh keluarnya para mahasiswa baru dari aula Universitas. Mereka semua berbondong-bondong menuju stand UKM yg sudah berbaris untuk berbagi informasi lengkap sesuai dengan yg di presentasikan tadi di depan mereka semua.
Selain itu mereka juga mendapatkan brosur UKM sebagai sumber informasi tentang UKM sekaligus untuk meyakinkan mereka agar bergabung dengan UKM yg mereka minati. Sebagian ada yg masih bertanya-tanya tentang UKM karena tidak mendapat jawaban ketika presentasi di dalam aula. Sebagian lagi ada yg hanya mengambil brosur kemudian pergi. Sebagian lagi ada yg sudah menyatakan diri ingin bergabung.
Aku sempat kewalahan menanggapi pertanyaan-pertanyaan mereka semua karena jumlahnya yg banyak. Begitu pula dengan teman-teman yg lain dan UKM-UKM yg lain. “hi Kak.. Aku Evelyn.” Kata seorang mahasiswa baru yg menghampiriku.
__ADS_1
“iya Evelyn. Ada yg bisa saya bantu?”
“kak aku mau tanya yg tadi itu....”
Salah satu yg menarik perhatianku, seorang MABA bernama Evelyn dengan rambut panjang yg di kuncir ke belakang dia menghampiriku dan memberikanku beberapa pertanyaan, dari nada suaranya dia sedang bersemangat.
Aku menjelaskan semua tentang yg dia tanyakan dan diapun dengan serius mendengarkan apa yg aku katakan. Matanya agak sipit, pipinya tembem dan di pipi sebelah kanan dan kiri ketika dia tersenyum atau tertawa maka akan terlihat lesum pipit, Sesuata yg sangat menarik perhatianku.
"kak makasih penjelasannya. Terus untuk pendaftaran gabung ya bagaimana kak?” tanyanya.
“untuk pendaftaran bergabung, itu nanti akan di informasikan via sms atau WA. Kamu tinggal isi no telfon atau no wa kamu di meja registrasi itu.” Kataku.
“oh iya kak. Makasih.”
“iya sama-sama Evelyn.”
“kak boleh gak aku minta no. WA nya. Siapa tau ada hal yg ingin aku tanyakan pada kakak tapi gak bisa ketemu.” Jelasnya.
“iya tentu.” Akupun memberikan no. WA ku padanya, sambil tersenyum dia berterima kasih dan pergi dari hadapanku.
“kayaknya ada mangsa baru nih.” Ujar Bambang salah seorang temanku di UKM karate.
“paan sih. Dia minta ya aku kasih dong.” Jawabku.
“sukses broku.” Kata Linda menggodaku.
“mungkin ini lah yg di katakan seniorku, idolaku.” Kata Kak Eva yg juga berada di stand UKM.
Aku pun tertawa, seolah memungkiri perkataan itu. Meski kemungkinan itu bisa saja terjadi, apa lagi aku sedikit tertarik dengannya.
__ADS_1
-Bersambung-