
(Resepsi pernikahan 2)
Selamat membaca ☺️
🌹🌹🌹
Hans dan Airen sudah berada di atas pelaminan, mc pun segera memulai acaranya. Dan memberitahukan kepada semua orang, bahwa mereka telah menikah. Dan kebetulan waktu itu, Roni sempat memvideokan momen akad nikah Tuannya bersama dengan Airen.
Video itu pun ditayangkan, Hans benar-benar bangga dengan kinerja Roni. Dia langsung mentransfer sejumlah uang ke rekening asisten nya itu.
Wahh, Mayan buat modal nikah. Tak kusangka, Tuan Hans secepat ini menanggapinya. batin Roni.
Dih, asisten tuan Hans kenapa senyum-senyum gitu. Ngerii ihhh. batin Endah yang tak sengaja melihat Roni.
"All right, ladies and gentlemen. we watch the video of the marriage of Mr. Hans, the successor of the LovMart company. So, they are married and today is just having the reception." ucap mc itu, karena kebanyakan tamu yang hadir dari luar negeri.
(Baiklah, tuan dan nyonya. Kita saksikan video akad nikah Tuan Hans sang penerus perusahaan LovMart. Jadi, mereka sudah menikah dan hari ini hanya mengadakan resepsi saja)
"Hikss.. Mamih ngga nyangka pih, ternyata kita bisa melihat akad nikah anak kita. Tapi kenapa banyak sekali warga ya?" ujar Hellena saat menyaksikan hal itu.
Apa Mamih lupa? Jika Hans sudah pernah bercerita kalau dia menikah karena dianggap berbuat hal tak senonoh oleh warga. batin William.
Hans, kakak harap kamu bisa membahagiakan Airen. Jangan buat dia bersedih, kalau tidak kakak akan merebut nya dari mu. batin Bima.
"Daddy, why mommy menikah dengan Uncle?" tanya Gibran yang sedang digendong oleh Bima.
"There are things that small children shouldn't know, Gibran, let your mommy be happy with uncle. Daddy promises to find a new mommy soon for you." ucap Bima.
(Ada hal yang tak seharusnya anak kecil tahu, Gibran, biarkan mommy mu bahagia bersama dengan Uncle ya. Daddy janji akan mencari mommy baru untuk mu)
"It's okay, no problem dad. aku menyayangi mu." ucap Gibran sambil memeluk erat ayahnya.
Bima merasa tersentuh dengan ucapan anaknya, Terimakasih Tuhan, karena telah memberikan anak yang pintar dan sehat seperti Gibran. batin Bima.
Aku tahu Daddy pasti sedih. Tidak apa-apa, biarkan Mommy bahagia bersama uncle. batin Gibran.
Bahkan pernikahan Hans dan Airen sudah hampir tersebar luas ke telinga para pebisnis. Hans terus setia memandangi wajah istrinya yang cantik.
"Kamu cantik." bisik Hans.
"Mas, malu dilihat banyak orang." gumam Airen sambil tersenyum kikuk.
"Rileks sayang."
"Oke semuanya, hari ini kita akan mendengar ucapan dari Tuan William Mikhailov. Selaku pendiri perusahaan LovMart dan juga ayah dari Tuan Hans, mari kita dengarkan beberapa sambutan dari beliau." ujar mc tersebut dan menyerahkan mic kepada William.
William naik ke atas panggung, dia mulai berpidato dikhayalak ramai.
"Assalamu'alaikum, selamat pagi semuanya. Pertama-tama saya ucapkan terimakasih banyak kepada rekan-rekan yang telah hadir di acara resepsi pernikahan anak bungsu saya, yakni Hans Alister Mikhailov bersama dengan istrinya yaitu Airen Cahya Senjani. Saya berdoa, semoga pernikahan anak saya menjadi pernikahan yang sakinah mawadah dan warahmah. sekian hanya itu yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf. Selamat menikmati pestanya, saya akhir wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh." ucap William, dia pun bergegas turun.
"Baiklah terimakasih untuk Tuan William yang sudah mengucapkan beberapa kata, selanjutnya apa ada yang mau disampaikan oleh pihak ibu?" tanya mc tersebut.
Hellena langsung maju, naik ke atas panggung dengan gaun yang tak kalah mewah. Raja bersorak ria saat melihat sang ibu yang naik ke atas panggung.
"Saya ucapkan terimakasih banyak kepada kalian semua, yang telah datang dan menyaksikan resepsi anak kami. Saya juga berterimakasih kepada pihak keluarga dari menantu saya. Saya ingin memberikan beberapa wejangan kepada Hans dan juga Airen, Mamih harap kalian berdua dapat melewati bahtera rumah tangga dengan sebaik-baiknya, saling memahami dan mengimbangi. Pernikahan adalah hal yang sakral, jangan pernah mempermainkan nya. Karena jika kalian sudah memutuskan untuk memulai, jangan pernah mengakhirinya. Tetaplah bertahan apapun yang terjadi, dan tetap saling mengasihi melindungi dan menjaga satu sama lainnya. Tolong berikan Mamih cucu yang banyak ya."
__ADS_1
Setelah mengucapkan hal itu, Hellena pun bergegas turun. Airen tak dapat menahan isak tangisnya, karena tersentuh akan ucapan mertuanya.
Hans mengusap lembut air mata yang mengalir di pipi istrinya, dan mengecup kening Airen dengan sayang.
"Dengerin apa kata Mamih, kita harus saling memahami dan mengimbangi." ucap Hans, dan diangguki oleh Airen.
selanjutnya MC itu mengatakan, "Apa ada hal yang ingin disampaikan oleh pihak pengantin?" tanya mc tersebut.
Hans tersenyum, memang hal ini yang sangat dia nantikan. Hans maju dan langsung mengambil alih mikrofon.
"Hallo selamat pagi semuanya, terimakasih telah hadir diacara resepsi pernikahan kami. Aku harap kalian menikmati pestanya dengan nyaman. Aku ingin mengucapkan terimakasih kepada istri tercinta, yakni Airen Cahya Senjani. Terimakasih karena telah menerimaku, dan membiarkan aku menjadi teman seumur hidup mu. Aku tidak pandai merangkai kata dalam mengungkapkan rasa, yang jelas aku sangat mencintai mu dan calon buah hati kita. Yaa, istriku sedang mengandung buah hati kami. Saya mohon doa dari kalian semua, agar istri dan calon anak saya baik-baik saja. Terimakasih." ucap Hans, dia pun langsung menghampiri istrinya yang sudah terisak.
Cup.
Hans mengecup singkat bibir istrinya, Airen langsung memeluk Hans dengan erat.
"Hikss.. t--terimakasih karena telah mencintaiku, dan selalu sabar dengan sikapku. A--aku, aku juga mencintaimu tuan Hans." ucap Airen terbata.
Hans sangat senang dengan pengakuan sang istri, semua orang bertepuk tangan melihat mempelai pria dan wanita yang saling berpelukan.
Endah menangis haru, Ceu Edoh Mak Suma, dan juga pak Yanto selaku paman Airen juga menangis menyaksikan momen ini.
Bahkan Raja sudah sesenggukan di ceruk leher istrinya, begitupun Hellena yang sudah meraung-raung di pelukan William.
"Papa jangan kayak anak kecil deh!" ujar Eranson kepada Raja.
"Diamlah, kau tidak tahu betapa sayangnya papa terhadap uncle mu itu. papa terharu melihat uncle mu bicara panjang lebar, pasti dia bekerja dengan sangat ekstra untuk berbicara seperti tadi." ucap Raja.
Ratu hanya diam melihat perdebatan suami dan anaknya, Gibran juga tengah menangis dalam dekapan Daddy nya.
"Aku bahagia Daddy, karena mommy bahagia. Tapi aku sedih, karena kebahagiaan Daddy di ambil sama uncle Hans."
Bima terkekeh pelan, "Hei son, Daddy juga bahagia karena melihat uncle Hans dan tante Airen bahagia. Kamu tenang saja, kebahagiaan Daddy ada apa mu sayang, kalau kamu sedih Daddy pasti sedih." ucap Bima.
"Aku mencintai Daddy!" ujar Gibran memeluk erat sang ayah.
Bima hanya mengukir senyumannya.
***
Dilain sisi, tepatnya di Inggris. Laura nampak kesal dan tak percaya, menyaksikan berita hari ini.
"Tidak! ini tidak mungkin, Hans ku tidak mungkin menikah dengan wanita lain. Tidaaakkkk!" teriak Laura histeris.
"Laura kamu kenapa sayang?" tanya Lusi yang langsung menghampiri anaknya.
"Ini tidak mungkin mom, lihatlah berita ini. Hans tidak mungkin menikah dengan wanita lain, dia hanya mencintai ku mom! Aku ingin pergi ke Indonesia, aku ingin melanjutkan pernikahan kami mom." ucap Laura tak karuan.
"Tenanglah sayang, iya Hans hanya mencintai mu. Jangan khawatir, tenanglah." ujar Lusi menenangkan Laura.
"Bagaimana aku bisa tenang hah! Hans menikah dengan wanita lain mom, aku harus segera ke Indonesia!" teriak Laura.
Prank!
Laura melempar gelas minum ke arah lain, dia meluapkan amarahnya yang membara. Karena tidak terima dengan pernikahan Hans.
__ADS_1
"Ada apa ini?" tanya pria yang berusia sama seperti William.
"Mas it--."
"Dad ini tidak mungkin, lihatlah Hans menikah dengan wanita lain. Kenapa dia tidak menunggu ku hah, aku ingin segera pergi ke Indonesia dad, aku ingin merebut Hans kembali!" belum sempat Lusi memberitahukan suaminya, namun Laura langsung berteriak.
"Tenanglah, Daddy akan membantu mu. Jangan khawatir, tenangkan pikiran mu Laura!" ujar Daniel selaku ayah Laura.
🌹🌹
Disisi lain, seorang laki-laki bule menyinggungkan senyumannya. Saat melihat pemberitaan di televisi.
"So, wanita itu istri dari Hans? Oh Wow ini berita yang sangat mengejutkan." gumam Luis, yang dulu pernah menolong Airen.
"Daddy, why did you lie to me?" ujar Leana.
"Sorry, Daddy tidak bermaksud membohongi mu. Daddy pikir, wanita itu masih single dan bisa dijadikan mommy untuk mu. Ternyata dia sudah bersuami." ujar Luis kepada anaknya.
"It's okay, Carikan mommy secepatnya untuk ku. Tapi yang masih sendiri." ujar Leana.
"Oke baby."
***
Saat ini semua orang terbahak-bahak, menyaksikan pertunjukan dari Bima, Raja, Roni, Barra, dan Rio yang sedang asyik berjoget dengan lagu K-Pop di atas panggung. sebagai bentuk, partisipasi di pernikahan Hans.
"Ayo Daddy yang semangat!" teriak Gibran menyemangati ayahnya.
Jika bukan permintaan Gibran, aku enggan melakukan ini. Astaga, bisa diledek satu rumah sakit ini mah. batin Bima.
Aaaa memalukan sekali, mengapa tuan Barra mengajak ku untuk menari seperti ini. batin Roni tak terima.
Wah Tuan Roni sangat keren. batin Endah.
"Semangat para pria-pria hot!" teriak Hellena.
"Mih, Papih lebih hot daripada mereka berlima." ujar William tak mau kalah.
Semua orang dibuat kaget apalagi Hellena, karena William langsung naik ke atas panggung dan ikut menari bersama.
Astaga Papih! nggatau kondisi, nanti pinggangnya encok gimana. batin Hellena.
"Sayang, lihatlah Papih ikutan menari." ucap Hans kepada Airen.
"Kamu ikut juga gih mas." ucap Airen sambil tersenyum lebar.
"No! aku lebih baik menari di atas tubuh mu nanti malam." goda Hans.
Sontak hal itu membuat Airen membelalakkan matanya menatap tajam ke arah suaminya, Hans terkekeh melihat sang istri yang menurutnya sangat menggemaskan.
Bersambung...
Terimakasih banyak untuk kalian yang sudah mampir dan membaca cerita yang aku buat jangan lupa untuk memberikan dukungannya melalui vote komen dan like ya.
Tetap sehat dan bahagia semuanya ❤️.
__ADS_1