Legenda Naga Indosiar

Legenda Naga Indosiar
Prologue


__ADS_3

Main caracter adalah sosok yang sudah kuat sejak awal. bukan berarti tidak terkalahkan, protagonis bukan satu-satunya mage yang overpower di universe ini. mungkin belum terlalu matang sebagai magic caster.


______________________________________________


Protagonis POV.


Satella Shiela Charlotte adalah nama magician cantik dan imut yaitu aku seorang. Aku siswi tahun ketiga di akademi sihir Griffin quen dengan jubah warna hitam sebagai penanda bahwa aku siswa tahun ketiga.


Jubah cokelat untuk pelajar tahun pertama, biru untuk tahun kedua, kemudian hitam untuk pelajar di tahun ketiga. Umumnya kita mulai mendaftar ketika usia 15 tahun lalu lulus diusia 18. Kelulusan tinggal menunggu waktu.


Aku adalah putri bangsawan dari keluarga Charlotte, jangan lupakan tentang itu.


Dan,


Selamat beraktifitas...


POV end...


Female main caracter.



Satella Shiela Charlotte ; siswi di akademi sihir Griffin quen. Sosok dengan persona childish alias nakal dan kekanak-kanakan. Bertubuh ramping dengan kulit seputih es. Tinggi badan 165cm dengan jemari lentik menggelitik. Rambut panjang berwarna silver selalu terurai. Aslinya memiliki kuping yang lancip dikarenakan ibunya ras elves ayahnya manusia. Meski lancip panjangnya sama saja dengan kuping manusia. mewarisi iris mata hitam ayahnya dan warna kulit putih porselen milik ibunya, warna kulit yang umum bagi ras snow elves.


Afinitas sihir :


Talent ice : 13/10


Talent Esper : 9/10


Talent cleric : 5/10


Talent white magic : 1/10


Talent fire : 3/10


Talent lightning : 1/10


Talent wind : 1/10


Talent earth : 1/10


Talent black magic : 2/10


Talent aqua : 2/10


~> Catatan.


Note : afinitas sihir adalah potensi seseorang kalau mempelajari jenis sihir tertentu. Misalnya afinitas bernilai sepuluh tak terkalahkan kalau mengandalkan element itu.


Note : nilai 10/10 adalah bakat sihir tertinggi yang bisa dicapai manusia. Bola kristal penguji afinitas sihir es pecah maka afinitas diatas tingkat sepuluh. Setelah diukur dengan alat khusus meneliti monster maka nilai yang didapat 13/20. Karena Satella manusia jadi dianggap 13/10.


Note : menteri sihir pernah meneliti afinitas sihir dari monster yang telah ditangkap ekspedisi korps. Serigala putih raksasa punya afinitas 11/20 sementara naga es punya afinitas 14/20. Level 10 adalah afinitas yang paling tinggi tuk manusia. Afinitas pada monster bisa sampai level 20.


Skill yang dikuasai Satella.


Cabang Esper :


Psikometri : kemampuan menggali informasi melalui sebuah benda. Dengan kata lain melihat ingatan pemilik benda yang disentuhnya.


Clairvoyance : kemampuan untuk melihat kejadian yang ada ditempat lain. Syaratnya menutup mata yang asli. Membuka mata sama dengan membatalkan skill ini.

__ADS_1


Telekinetik : kekuatan pysche untuk menggerakkan benda dari jarak jauh atau dekat. Afinitas terhadap talent Esper mempengaruhi batasan berat objek yang bisa diangkat. Skill ini tidak bisa di silence karena bukan mantra. Nama lainnya telekinesis.


Mediumship : kemampuan untuk berkomunikasi dengan roh. Satella bisa mencari informasi dari setitik roh minor diudara.


Sugesti hipnosis : kemampuan ini menghipnosis orang dengan telepati nya. Penguasaan telepati dan talent Esper mempengaruhi kekuatan dari skill ini. Seperti ilusi contoh, target akan percaya bahwa air yang dia sentuh rasanya panas, walau tubuh aslinya tidak terluka sama sekali.


Telepati : kemampuan membaca pikiran atau perasaan manusia. Dengan keterampilan ini pengguna bisa komunikasi via telepati yaitu tanpa bersuara dari mulut. Dengan menggunakan telepati maka indera pendengaran akan dimatikan untuk sementara waktu. Ketika telepati berakhir, pendengaran kembali.


Escape route : memindahkan user atau sekutu ke titik save zone yang telah dibuat. Teleport jarak dekat. Contoh saat pergi ke dungeon dan terjebak bisa berpindah ke dekat pintu keluar, zona aman. Ini counter untuk sihir area pembatal sihir teleport. Efektif ketika memasuki tempat dimana keterampilan teleport diblokir oleh sistem menara atau benteng sihir.


Skill pasive :


Ice afinity : kuat terhadap sihir element ice, resist pembekuan sebanyak 50 persen. Serangan ice tereduksi 80 persen. Lari didalam badai salju akan membelah angin kencangnya, anti slow efek untuk sihir element ice.


winter aura : sebagai manusia yang punya darah dominan sebagai snow elves, Satella cenderung kuat saat winter. biasanya ras snow elves menjadi sekuat pamvir ketika musim winter tiba. winter membuat ras mereka menjadi kuat secara fisik dan juga magis. umumnya ras ini pernah mengalami genosida oleh komplotan raja pamvir.


Cabang nuker :


Ice wall : membentuk tembok ice sebagai sihir defensif. Afinitas sihir terhadap element ice berpengaruh terhadap kerasnya dinding, tingkat defense tembok defensif. Termasuk sihir tingkat tiga.


Ice bolt : menembak tombak es runcing. Bisa dibuat tumpul jika berniat melumpuhkan saja. Ini termasuk sihir tingkat satu.


Frost driver : membekukan satu musuh. Dengan cara melempar proyektil pusaran bola salju. Ini merupakan sihir tingkat satu.


Frost Shield : membuat perisai es, memberi shield absorption. Perisai bisa di stuck jadi banyak lapisan. Ambang batas shield absorption beserta shield defense dipengaruhi level afinitas es. Ini adalah sihir tingkat dua, tapi dengan afinitas berlevel tinggi akan sangat kuat.


Ice absorption : menciptakan hole yang akan menghisap sihir area berelement es. Afinitas sihir ice berpengaruh terhadap daya hisap sihir. Ini adalah sihir tingkat tiga.


[Note : pada kasus Satella dengan afinitas 13/10 membuat satu kelas ikutan membeku.]


Frost shock : menembak balok es segitiga sangat besar. Akan meledak setelah menabrak target. Ini sihir tingkat empat.


Strom gust : memanggil badai es dengan pusaran tornado kecil yang mengandung serpihan kristal tajam juga keras. Ini sihir yang berbahaya karena berpotensi hancurkan satu desa sekaligus dalam satu giliran. Masuk kedalam sihir tingkat tujuh.


Frost nova : memanggil badai es dengan pusaran tornado besar yang mengandung keping bilah es tajam pada pusaranya. Sangat berbahaya karena berpotensi menghancurkan satu distrik. Ini sihir tingkat sepuluh.


Note : mantra tingkat empat adalah sihir terkuat yang bisa dipelajari di universe ini. Untuk menguasai sihir tingkat 5 ~ 10, mage bekerjasama dengan roh minor atau bisa disebut elemental spirit, wujudnya setitik cahaya mirip kunang kunang dan berwarna-warni.


Cabang cleric :


Mind cure : menyembuhkan efek negatif sihir kutukan atau ilusi. Seperti efek parasetamol tanpa samping, karena ini bukan bahan kimia tapi sihir.


Aqua recuperation : memulihkan health point dengan sihir berelement air. Butuh afinitas air dan cleric untuk daya sembuh tinggi.


Slow poison : meniadakan sensasi kesakitan dari racun. Menghambat penyebaran racun. Bisa kombinasi dengan sihir penyembuh air untuk menangkal poison.


Tangga spiral.


Tangga spiral yang ada disudut bangunan kastel akademi adalah yang dipilih Satella dibanding tangga biasa yang ada dibagian tengah kastel. Alasannya adalah karena tangga spiral lebih besar dan panjang jalur perlintasan nya dibandingkan tangga yang konvensional. Itu membuat tangga spiral sangat tidak curam sudut turunannya kalau dibanding lantai biasa.


Satella menuruni tangga spiral memutar kebawah. Dan wajahnya terlihat seperti anak kecil habis dimarahi karena berbuat onar.


Ruang kepala sekolah terletak di lantai tujuh. Setelah turun melewati beberapa tangga Satella berpapasan dengan beberapa siswi. Tepatnya dilantai lima. Ada satu siswi yang berambut pirang posturnya lebih tinggi dari Satella, tubuhnya lebih padat berisi. lebih mengarah kepada atletis. paling menonjol adalah gunung kembar yang besar sebagai daya tariknya sebagai wanita. Minerva itu rambutnya selalu diikat dengan satu kuncir tapi ekor luncurannya berada disamping kanan kepalanya bukan belakang.


siswi lainnya, berambut hitam tapi dengan model poni belah tengah. tinggi badannya setara dengan Satella


Terakhir, seorang wanita bertubuh jangkung, dia ramping tapi berisi, dengan rambut ungu. dia yang paling cantik diantara trio siswi itu, bahkan lebih cantik dari Satella itu sendiri. tapi wajahnya sangat minim ekspresi dengan mata yang terlihat selalu mengantuk.


"Hai.. hai.. apa kamu dikeluarkan Stella." Seru siswi berambut pirang, seraya melambaikan tangannya.


"Tidak... Yang di skors itu gurunya. Karena tidak melarang aku untuk memakai sihir es." Balas Satella.

__ADS_1


"Eng.. iya itu. Kaget aku dengarnya." Ucap siswi rambut pirang, sedikit tertegun sampai menelan ludahnya.


"Wadidaw... Yang bikin beku satu kelas itu muridnya, tapi yang kena skorsing gurunya. Ngeri sangat, ya." Kata siswi rambut belah tengah.


"Isyana ... stop!" Tegur siswi rambut pirang. Rambut pirang terurai tidak diikat yang panjangnya mencapai atas pinggangnya. Pinggang yang punya lekuk montok mirip biola.


"Iya ... Minerva." Balas siswi rambut belah tengah dengan nada prihatin.


"Hoam ... ngantuk nih. Ini waktunya bobo siang kan." Kata siswi rambut ungu, poni panjangnya menutupi mata kirinya.


"Kan udah minum kopi Violetta ... Luciana, Huf dasar." Siswi pirang marah-marah.


"Permisi, ya!" Ucap siswi pirang, tangan kekarnya menahan bahu. Satella ditahan supaya disana lebih lama lagi.


"Tunggu!" Minerva menahan.


"Ya, apa?" Satella menoleh.


"Gila aku kok gak puas. Harusnya kamu dapat hukuman kan. Aku aja sampe disuruh nge pel lantai satu ruang perjamuan yang luas itu tuk sangsi, padahal kesalahanku ringan. Kok kamu dapat perlakuan yang istimewa." Minerva kian murka melontarkan ketidaksukaannya itu.


"Iya terus ... apa? Kamu gak sekelas sama aku kan, jadinya kamu gak dirugikan karena membeku, iya.. kan?" Balas Satella, dengan mimik keramahtamahan yang unyu, lucu.


Kini Minerva berdiri dihadapan Satella. Menatap dengan sorot mata yang penuh aura permusuhan dan memegang dua pundak kecil Satella dengan tangan kekarnya yang serasi dengan tubuh padatnya.


"A-apa?" Satella berucap gagap mendapat tatapan permusuhan kiriman gadis perkasa.


Minerva mula-mula menaruh kedua ujung tangan di pipi Satella, setelah itu meremas dan mencubit pipinya yang menggemaskan itu. Seolah pipi itu melebar bagai adonan dan siswi perkasa mencubit pipi siswi polos dengan bernafsu. Kemudian sekali lagi meluapkan kemurkaannya.


"Kamu harus di sangsi ... harus di sangsi ... Kamu harus di sangsi.. hei dasar anak nakal." Minerva kesal.


"Aduh, sakit." Satella memegang kedua pipinya yang imut.


Sementara Minerva masih berdiri menghadap Satella. Mimiknya masih murka dengan kedua tangannya menolak pinggang. Memamerkan biceps nya yang tebal dan dipenuhi kekuatan. Seolah-olah Minerva itu kesatria wanita bukanlah magician.


"Baiklah ... sampai nanti." Dengan wajah galaknya, Minerva ninggalin Satella dengan pipi merah nyeri.


Kulit Satella yang seputih salju membuat warnanya mudah merah kalau dicubit ataupun ditampar. Menuruni tangga dengan pikiran nelongso, hatinya sabar menahan.


"Seenaknya saja, aku kan tidak sengaja." Gumam Satella, tak bisa berhenti memikirkan kesalahannya yang telah membekukan satu kelas. Terus membebani pikirannya.


Kamar asrama.


Satella duduk didepan meja rias kamarnya, bercermin dengan mimik yang masih lesu. Bukan lesu karena kelelahan tapi merasa bersedih hati. Memandangi pantulan keindahan kulit putih saljunya. Matanya agak lebar seperti anak kecil, bibirnya ditekuk cemberut. Mata menyipit tidak berselera dan hanya menyisir rambut peraknya saja.


Kemudian Satella mengeluarkan artefak sage diary. Membuka buku tersebut untuk mencari tahu.


"Hah ... kosong?" Satella terkaget ketika melihat isinya masih kosong.


Yang dilihatnya adalah lembaran kertas kosong. Satella berniat tuk melakukan psikometri, menggali ingatan yang tersimpan didalam artefak sage diary. Mengurungkan niatnya karena mood tidak baik.


"Nanti saja deh." Gumam Satella.


Berjalan keranjang, menjatuhkan tubuh mungilnya kesana. Tiduran manja dengan perasaan lesu.


"Kira-kira apa yang terjadi setelah teman-teman pulih? Aku pasti akan dimarahi orang satu kelas." Satella.


"Kacau deh." Batin Satella, membenamkan mukanya di bantal tidurnya.


Istirahat sepanjang waktu adalah caranya memulihkan mental dan suasana hati.


~bersambung~

__ADS_1


__ADS_2