Legenda Naga Indosiar

Legenda Naga Indosiar
Jalan-jalan di protokol utama


__ADS_3

Seseorang memegang bahu lentik Satella. Didorong-dorong tubuh mungil nan rapuh itu kedepan dan kebelakang. Dikiranya Satella sedang melamun dengan pikiran kosong. Mencoba menyadarkan, orang itu membuat Satella mengakhiri penerawangan.


"Hei apa kamu hilang kesadaran? Apakah kamu terkena kutukan yang menghapus kesadaran. Cepat sadar, cepat jawab aku!" Orang itu terus bersuara kepada Satella yang telah mendapatkan indera duniawi kembali, lalu meninggalkan indera penerawangan. Tanpa sadar telah menyakiti Satella dengan tubuh mungilnya yang rapuh dan ringkih.


"Kya ... ha ... ah hentikan ... pusing merasa mual, cepat berhenti! Sakit punggung aku, sakit ha ... berhenti!" Satella pun mengomeli orang tersebut dengan nada setengah keras.


Iris matanya berputar-putar saat merasa pusing dan mual bagaikan naik wahana adrenalin. Saat ini perasaan Satella adalah mual dan ingin muntah, tapi dia tahan dulu.


"Eng ... anu, apakah kamu baik-baik saja?" Tanya orang itu.


Sejenak Satella mengambil napas panjang. Awalnya mata masih kunang-kunang karena mual, tapi perlahan mulai jelas. Setelah agak mereda Satella menoleh kearahnya.


"Jack?" Satella kaget.


"Iya, ini aku Jack. Syukur, ternyata kamu masih waras." Kata Jack.


"J-jack oy ... Jack! Apa-apaan maksud dari aku masih waras? Emang kamu pikir aku sakit jiwa apa?" Satella amat mengomel.


"Hehe bercanda, maaf." Kata Jack sambil cengar-cengir.


"Bagaimana dengan janji yang kemaren?" Tanya Jack.


"Sebentar Jack kepala aku masih pusing, perutku agak mual." Jawab Satella, dengan kepalanya menyender diatas meja baca perpustakaan.


"Oh ... iya benar, akan aku bawakan minyak angin." Kata Jack.


"Hah, Serius kamu punya minyak angin ya Jack. Kaya cewe aja sih, apa jangan-jangan kamu." Tiba-tiba Satella memasang mimik wajah yang bermasalah.


"Apa?" Jack bingung campur penasaran.


"Kaya bencong." Ledek Satella.


"Badan kecil, mulutnya jahat!" Balas Jack, mengedutkan alisnya.


"Badan kecilku pusing gara-gara kamu Jack! Badanku rasanya Kaya habis diputar-putar dipermainkan pukul pinata saja." Keluh Satella.


[Note : Pada permainan memukul pinata berisi hadiah, biasanya si pemukul ditutup matanya sambil diputar-putar tubuhnya terlebih dahulu diawal agar tambah sulit.]


"Iya tunggu. Tapi aku gak terima perkara dikatain kaya bencong, soalnya minyak angin itu bukan milikku. Aku sempat menemukan kemudian ku pungut saja." Jack hendak putar badan kearah pintu keluar perpustakaan.


"Hah ... bodo amat!" Balas Satella dengan menyipitkan mata, agak nge-gas.


Sambil menidurkan kepala diatas meja, Satella menoleh kearah Jack yang belum pergi. Satella kembali mengumpat kesal.


"Bodo amat lah Jack! Ngomong apa juga bagiku gak penting. Semakin kamu banyak bicara malah semakin kamu mirip cewe, besok pakai gaun saja lah Jack." Omelan Satella yang menatapnya sinis, sambil ia menahan sensasi pusing di kepala. Masih menyenderkan kepala diatas meja.


Akhirnya Satella ketiduran juga diruang perpustakaan. Yang membangunkannya adalah bau dari minyak angin. Membuka mata, Satella melihat botol minyak angin terbuka ditempelkan dekat di hidungnya.

__ADS_1


"Enaknya." Gumam Satella, sedikit demi sedikit rasa pusingnya lenyap.


"Sudah baikan?" Tanya Jack.


"Em." Satella mengangguk.


"Kukira kamu bakalan bilang." Jack berhenti dan bersiap menirukan suara perempuan.


"Terimakasih Jack, aku merasa lebih baik sekarang. Kamu baik deh Jack." Seru Jack, menirukan suara anak cewe ketika ngomong itu ke Satella, Jack juga menirukan bahasa tubuh wanita.


Lalu Satella membalas dengan.


"Mana bisa aku pura-pura seperti begitu!" Satella menatap sinis.


"Hai ... Jack. Dasar ngenes, hoek." Satella menjulurkan lidahnya yang mirip lidah kucing kearah Jack dengan gestur mengolok-olok.


Mendapatkan sindiran dari Satella, Jack membalas dengan menirukan suara cewe hanya untuk membalas sindirannya Satella. Jack melambaikan tangan untuk memberi gestur penghinaan terhadap jenis gender wanita dengan sisi minusnya yang umum. Jack meledek Satella.


"Hei ... Jack, aku membekukan murid satu kelas. Tolong ajak aku kemana saja Jack habisnya aku gak punya punya kerjaan lagi sekarang. Aku bosan Jack, bawa aku Jack." Itulah ucapan yang Jack suarakan dengan nada yang meniru suara wanita sebagai upayanya meledek Satella.


"Hentikan itu, Tolong hentikan itu! Kamu nyebelin Jack, kamu bikin aku kesel Jack. Aku marah banget!" Ucap Satella memberi nada protes dengan tatapan mata yang memelototi.


Tak mengindahkan ucapan Satella, Jack kembali meledek Satella.


"Jack ... ayo cepetan kita pergi Jack. Diriku sudah gak sabaran buat jalan-jalan keluar. Habisnya diam didalam asrama terus aku bosan. Aku yang nolep ini butuhin partner yang mau nemenin aku pergi kedunia luar. Melepas sifat nolep ku." Sekali lagi Jack menirukan suara cewe seolah semua itu kata-kata Satella. Jack pun tertawa puas sementara Satella sebal atas ledekan itu.


"Oke damai. Aku janji berhenti akan ngatain kamu." Jack cengar-cengir.


"Janji!" Satella melotot.


"Iya janji." Jack.


Akhirnya mereka pun benar-benar pergi ke luar. Yang mereka jumpai adalah jalan yang didesain khusus sebagai area perdagangan semacam ruko-ruko dan emperan.


Berjalan di koridor.


"Kenapa kesana Jack? Jalan keluar akademi sihir kan kesana." Satella menyela.


"Kita minta surat Dispen dulu dari wali kelas. Sekarang kan kelasnya diliburkan sementara. kalau nanti penjaganya gak memperbolehkan kita lewat gimana?" Kata Jack.


"Oke cepat." Balas Satella.


Skip....


Protokol utama.


Jalan yang ada di depan bangunan akademi termasuk jalan utama kota Geffenia. Disebut protokol utama karena itu jalur penghubung pintu gerbang kota menuju istana. Jalan utama juga jadi penghubung dari beberapa tempat penting seperti menara Plasa, kantor pengadilan, kantor pemerintahan, polisi, dan beberapa tempat penting lainnya.

__ADS_1


Protokol utama, basicly jalan raya dengan ruas sangat lebar.


Yang terpenting adalah fitur yang membedakan protokol utama dan jalanan biasa adalah ruas jalannya. Kalau jalan utama empat ruas saja maka protokol utama delapan ruas jalurnya. Maksud dari delapan ruas adalah bisa dilalui empat kendaraan jalur kiri atau kanan. Setelah keluar akademi sihir Griffin, belok ke kiri dan lurus terus menyusuri protokol utama, nanti ada papan arah jalan nunjukin belok kanan menuju jalur percabangan dengan nama Elevenia street. Keluar jalur utama sehingga tiba di jalur yang bukan jalan raya tetapi masih seluas enam jalur. Itu sengaja didesain enam jalur agar cukup luas untuk sarana kaki lima.


Satella dan Jack sedang berjalan disepanjang trotoar protokol utama.


"Wah ... jalan-jalan di protokol utama seru juga. Soalnya aku tuh bosan terlalu sering beraktifitas didalam bangunan sekolah aja." Gumam Satella sambil melihat-lihat.


"Hei ... Jack hei ... Jack, lihat itu ada banyak bis tingkat, seru deh. Ayo kita naik itu, ayo kita naik itu dan keliling kota." Tangan lentik Satella menarik-narik lengan baju Jack dan berkomentar heboh.


"Tuh kan mulai lagi." Jack bilang.


"Eh, Jack ... apa maksud dari, tuh kan dia mulai lagi!" Satella melotot kesal kearah Jack yang dibalas dengan gelengan tangan dan mimik yang ketakutan dari Jack.


"Tidak ... lupakan." Balas Jack tidak mau memperpanjang ocehan atas mulut bawel cewe didepannya.


Akhirnya mereka lanjut jalan di sepanjang trotoar protokol utama dengan kalemnya.


Point of view.


Peradaban disini persis Eropa abad pertengahan. Satu era peradaban sebelum era mesin uap. Kendaraan disini umumnya kereta kuda yang ditarik dengan seekor naga.


Kirin, adalah cabang dari silsilah keturunan naga. Kirin adalah naga darat, di universe ini naga memiliki banyak jenis. Ada naga darat, naga terbang, juga naga air. Naga terbang adalah wyvern tapi masih ada lagi jenis percabangan naga terbang. Cockatrise dan amphithere adalah dua jenis lainnya dari percabangan naga terbang. Naga kolosal adalah naga klasik sebelum naga berevolusi menjadi banyak jenis. Naga klasik yang bentuknya kolosal berevolusi menjadi wujud lebih kecil supaya memungkinkan keturunannya bisa bertahan tanpa kekurangan sumber makanan. Kalau saja semua naga bentuknya masih kolosal seperti nenek moyangnya, niscaya mereka punah karena kehabisan sumber makanan, mati berebut makanan.


Hydra adalah naga darat yang paling besar. Sementara Drake adalah naga darat dengan panjang tubuh lima meter atau lebih. Sementara Kirin adalah naga darat paling kecil juga ramping. Kirin panjang tubuhnya hanya dua meter. Semenjak naga berevolusi jadi entitas yang sekecil Kirin, manusia pun jarang memakai kuda lagi. Naga darat lebih cepat juga lebih lincah dan staminanya lebih kuat dari kuda Mustang. Tapi naga darat pemakan daging. Sebagai ganti dari fungsi hewan tunggangan yang sangat superior maka ternak seperti ayam harus diternak dalam jumlah yang teramat banyak hanya untuk pakan naga darat tunggangan.


Kuda masih dipakai oleh sebagian orang karena pakan yang murah. Kuda hanya butuh rumput ataupun jerami, tapi kapasitas sebagai hewan tunggangan sangat inferior. Naga darat dan unggas darat menjadi prioritas sebagai hewan tunggang.


Kereta naga ada tiga jenis, yaitu kereta pribadi, kereta barang dan transportasi umum. Kereta pribadi biasa dipakai orang kaya tapi juga jasa transportasi sejenis taksi, itu gerbong kereta berkapasitas empat orang. Kereta barang adalah yang wujudnya seperti bagian belakang truk pengangkut barang. Kemudian kereta umum, bentuknya seperti sebuah bis kota dikota modern. Tepatnya bus mini, gerbong kereta kayu berkapasitas satu orang. Bus kereta naga punya dua tingkat yaitu bagian bawah yang tertutup dengan atap dan bagian atas tak beratap. Apabila ditotal maka gerbong atas juga bawah total ada 20 penumpang kapasitas angkutnya.


POV end..


"Belok kanan." Kata Jack.


"Apa ... Jack, Jadi harus menyebrang kah? Takut ketabrak naga darat, aku ngeri." Ujar Satella, hanya terdiam tanpa menyebrang.


"Gak usah takut!" Kata Jack.


"Tapi ... Jack!" Dipaksa menyebrang, Satella menunjukkan mimik yang setengah marah setengah takut, dia takut jalan raya.


Tak seperti laju kuda. Naga darat lajunya sama cepatnya dengan kendaraan bermotor pada dunia modern. Apalagi Kirin memiliki kepala dengan batok keras tanpa tanduk, batok kepala sekeras besi.


Batok naga darat sangatlah keras apabila menyeruduk kesatria zirah besi maka kesatria itu akan pingsan.


"Jangan bilang." Satella resah.


~bersambung~

__ADS_1


__ADS_2