
Sebenarnya gua mau merancang satu plot twist. Tapi mood gua keburu habis. Plot twist adalah bagian yang paling gak mau saya pikirin sebagai pengarang fantasi. Andai saja dalam cerita boleh gak ada plot twist maka gak akan saya bikin, habisnya itu part yang bikin otak jadi berasap layaknya batok kepala Patrick star pas lagi jadi manager pemasaran si bos plankton.
Tapi hal itu gak mungkin. Dalam menulis sebuah karya, kita gak bisa meniadakan tahapan menulis bagian itu. Sebenarnya bagian plot twist adalah bagian khusus genre misteri atau thiller dan saya gak bikin kedua genre itu. Tapi berhubung pengetahuan yang saya baca tentang ilmu menulis seperti itu makanya mau gak mau saya buat.
__ADS_1
Sebelumnya kepikiran mau menulis cerita horor supaya bisa ikutan event yang lagi
tersedia sekarang. Setelah dipikir-pikir itu bukan selera saya. saya gak bisa rancang cerita yang bikin jantung mau copot.
__ADS_1
Yang saya pelajari adalah....
Saya gak minat cerita horor.
__ADS_1
Sekian dan terimakasih.